Posted in Diary, Live

Senja Kemarin di Kota Tercinta

Udara senja kemarin menjadi sangat berbeda karena ada pertemuan special anak-anak manusia cerdas kelahiran 90-an yang dinamakan “bukber”. Kalian pasti sudah tak asing dengan kosakata seperti itu, ya. Inilah dimana rasa kangen bercampur dengan rasa sedih disebabkan kemarin adalah hari kedua terakhir di bulan Ramadhan tahun sekarang, pendek kata kemaren adalah terawih terakhir juga di bulan Ramadhan 1438 H. Tempatnya tak jauh dari belahan bagian barat di Negara Indonesia yaitu, Jl. Otto Iskandardinata No. 191, Karanganyar, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211, Indonesia. Guys, ini bukan promosi or endorse but this is the full address where we bukber.

Aku berangkat bersama Burid, ya panggilannya seperti itu. Nama lengkapnya adalah Ridha Srirahayu Silvionie, nama yang cantik bukan sama halnya seperti oragnya yang anggun itu. Burid entah sejak kapan kami dipertemukan dengan dirinya, yang jelas kami kenalan di salah satu ekstrakurikuler di sekolah kami tercinta yaitu Pramuka. Dengan begitu sampai sekarang kita tak pernah lepas kontek karena kami terikat dalam Dewan Kehormatan Wiracakti~

Subang, ia adalah kota yang selalu kurindukan terutama di Jl. Sukamelang Perumahan Perum Subang Asri. Sungguh bersejarah. Sedih jadinya.

Subang, janganlah engkau berubah. Karena, disetiap panjang jalan, banyaknya bangunan, deretan pohon telah menyimpan sejuta kenangan tentang diri ini.

Subang, aku berjanji akan menjadikan kau kota dan kabupaten yang lebih baik dan terkenal melebihi nanas simadu dan jaipongnya. Tekadku besar untuk merubah mu, Subangku!

 

IMG20170623173041IMG20170623173051IMG20170623173054

Cisalak, 24 Juni 2017

Advertisements
Posted in Diary, Live

I’m Come Back!

Hi! Assalamu’alaikum semuanya, seneng bisa nge-blog lagi. Sudah sekian lamanya aku menghilang dari dunia ini dikarenakan beberapa hal. Pertama, awal semester 3 ada event besar di Jawa Barat yaitu PON XIX (Pekan Olahraga Nasional) dan Peparnas 2016 yang dimana aku ikut berkontribusi dalam event yang diadakan 4 tahun sekali tersebut. Aku mendaftar jadi relawan ticketing dan alhasil kuliahku harus dispen selama seminggu. Harusnya sih lebih dari satu minggu karena, acara tersebut berlangsung dari tanggal 19 – 28 September 2016. So, aku mikir ulang daripada ada absen 2 kali yang nggak masuk mendingan aku kabur saja dari tempat kerjaku di PON XIX tersebut. Maklum lah, masih mahasiswi yang polos mengingat tujuan utamanya kuliah dan akhirnya jatah untuk 3 hari pun dipotong. Tak apa yang penting aku mendapatkan pengalaman yang tak pernah orang lain punya.

Kegiatan kedua yaitu Agroteknologi Bina Desa 2016 yang diadakan pada tanggal 9 – 12 Desember 2016. Acara tersebut termasuk dalam kegiatan yang besar karena, kita turun langsung ke penduduk selama 3 hari. Istilah umumnya sih seperti KKN (Kerja Kuliah Nyata) tapi, ini versi himpunan exactly himpunan maahsiswa agroteknologi (Himagi). Disana aku mendapat posko yang lumayan jauh dari center of committee activity yakni posko “Lilly” . Tetapi, disana aku mendapatkan lagi pengalaman yang sungguh awesome. Menurutku, acara ini bagus sekali karena seperti melatih dari sekarang untuk nanti mengahadapi KKN asli. Well, aku bersyukur bisa berpartisipasi dalam acara tersebut.

Mungkin, selain dari 2 kegiatan besar diatas. Masih banyak lagi kegiatanku yang lainnya seperti kunjungan ke PT. East West Indonesia, Observasi Teknik Budidaya Nanas, Praktikum ke Tahura (Taman Hutan Raya), Observasi Manajemen Agribisnis, Latihan Angklung, Perform Angklung, dan yang lainnya biasa mengikuti kepanitiaan di lingkungan fakultas dan jurusan. Cukup padat, aku merasakan yang lebih dari semester III dan lebih extra padat di semester IV. It’s amazing bruh!

Oke, cukup sampai disini dulu untuk peng-aktif-an kembali alamat blog ini. Mudah-mudahan kalian tidak bosan untuk sering-sering menunggu cerita or pengalaman dari aku, wkwk. Karena, membaca itu jendelanya dunia ^_^

Dont never give up!

Life its struggle -_-)9

Posted in Campus

Praktikum di Tahura

Praktikum 😑 – at Taman Hutan Raya goa jepang/goa belanda

1491798440288

Praktikum kali ini tentang stratifikasi tumbuhan yang dilaksanakan di Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda – Dago. Hasil yang diperoleh dari pengamatan terdapat 4 termasuk Pohon, 3 Tiang, 3 Pancang dan 10 yang tergolong Semai. Menurut Rahardjanto (2004), untuk mengetahui semai, pancang, tiang dan pohon dapat dilihat berdasarkan tinggi pohon dan DBH. Kegunaan mengetahui DBH ini untuk mempelajari analisa vegetasi.

Analisis vegetasi adalah suatu cara mempelajari susunan dan atau komposisi vegetasi secara bentuk (struktur) dari tumbuhan. Unsur struktur vegetasi adalah bentuk pertumbuhan, stratifikasi dan penutupan tajuk (Surasana, 1990). Di Taman Hutan Raya (Tahura) Juanda ini mempunyai beragam kekayaan alam yang begitu menakjubkan seperti halnya pohon besar Ki Oray. Ki Oray tersebut memiliki DBH (Diameter Breast High) yang paling besar yaitu 114,65 cm dan sudah jelas masuk ke dalam stratifikasi pohon karena lebih dari 35 cm. Tingginya pun lebih dari 50 m yaitu sepanjang 60,5 m. Sedangkan untuk vegetasi kecil seperti semai mempunyai DBH sebesar 0,15 cm yang dimiliki oleh tumbuhan Cyperus kyllingia.

Taman Hutan Raya (Tahura) Juanda atau lebih dikenal dengan nama Dago Pakar adalah tempat wisata alam yang berada diantara kawasan Cicadas dan Lembang. Tempat pelaksanaan praktikum ini tidak terlalu jauh dari pusat Kota Bandung, yaitu berjarak 7 km jika melalui Jalan Ir. H. Djuanda atau dikenal Jalan Dago. Adapun kendala dalam praktikum kali ini yaitu kebanyakan di Tahura untuk stratifikasi pohon itu di dominasi oleh Mahoni Uganda sedangkan kita harus mencari 5 jenis spesies yang berbeda. Tetapi, kalau untuk stratifikasi semai banyak sekali macam spesiesnya.

 

1491797721502
Kang Agung (Dosen Praktikum)

 

 

IMG20170408155614
Me and Dedew

 

 

1491797264500
Masuk Gua

 

See on Path

Posted in Diary

Thanks for todaaaay 😍 – with Iqma and Yita at Curug Cileat Subang

for the second time to this waterfall again with the prospective teachers of physical education UPI Bandung and my twin friends~

View on Path

Posted in Campus

1484312683577

Akhirnya sampai di Solo~

Kota yang terkenal dengan ciri khas batiknya dan Kota Solo ini mempunyai dua nama yang dimana nama tersebut sama digunakan, yakni Solo serta Surakarta. Pada mulanya masyarakat sudah familiar dengan Desa Sala, maka banyak orang yang menyebut dengan Kraton Sala lalu jadilah penyebutan itu hingga sekarang. Nama Sala masih dipergunakan, dan nama Surakarta juga tetap dipakai. Namun, entah dimulai oleh siapa dan kapan, dan karena apa pula, kata Sala berubah penulisan serta pembacaannya menjadi Solo.

Tempat yang aku kunjungi di Kota ini adalah Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta terletak di Jalan Ir. Sutami 36 A, Surakarta, 57126. Aku kesana dalam rangka kegiatan Himpunan untuk silaturahmi ke Format (Forum Mahasiswa Agroteknologi) UNS. Kegiatannya berlangsung selama satu hari dan dilanjutkan ke UNIBA Surakarta.

🙌 – at Gedung B Fakultas Pertanian UNS

See on Path

Posted in Diary, Live

Senang Sekali

Assalamu’alaikum Warrahmmatullahi  Wabarrakatuh.

Hello! just call me Noe 😉 I am a prospective minister of international agriculture and journalist is my hobby. Let’s share my experience by reading my blog. Maybe useful 🙂

Wassalamu’alaikum Warrahmmatullahi  Wabarrakatuh.

IMG20160301112017
First post