Kunjungan ke Ewindo

18 April aku menginjakan kaki lagi ke PWK alias Purwakarta Istimewa. Sudah berapa tahun yang lalu~

Pwk 10

Tidak seperti biasanya hari ini aku bangun sangat pagi dan menyiapkan semua bawaan, karena hari ini ada kelas kunjungan ke Purwakarta, Jawa Barat. Kami –Agroteknologi 2015– akan berkunjung ke dua tempat, yang pertama ke PT. EAST WEST INDONESIA (ewindo) atau kita kenal produknya dengan nama “CAP PANAH MERAH”. Kunjungan ini berlangsung selama satu hari dan lokasi PT. Ewindo ini terletak di Desa Banteng, Kecamatan Campaka – Purwakarta  41181. Ewindo adalah perusahaan benih sayuran terpadu di Indonesia yang menghasilkan benih unggul sayuran melalui kegiatan pemulia tanaman. Hasil penelitian dan pengembangan benih sayuran ini diproduksi, diproses dan dikemas serta di pasarkan untuk  petani Indonesia dengan merk dagang “CAP PANAH MERAH”.

Perusahaan Benih –> Riset Penelitian –> Teknologi Benih –> Packaging–> Marketing

East West menerapkan sistem DNA molekuler marker dan kini sudah mengeluarkan sebanyak 150 varietas. Pada tahun 2012 Ewindo mempersembahkan Tyto Alba yang dimana Deputi Direktur Seed Operation PT. East West Indonesia yakni Bapak Agung Subroto mengenalkan teknik pengendalian hama tikus dengan burung hantu (Tyto Alba) kepada petani di Desa Bumiharjo, Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur.

East West didirikan pada tahun 1990 dan diresmikan pada tanggal 11 Juni 1991 oleh Mneteri Pertanian RI dan sampai tahun 2017 saat ini Ewindo sudah membina petani sebanyak 7000 dan memiliki 35000 pegawai polinator. Untuk mengembangkan pengawasan terhadap mutu dari hulu sampai hilir proses manajemen agribisnis maka Departemen Quality Assurance adalah ujung tombaknya. Setiap proses produksi benih, Ewindo menghasilkan sebanyak 4 ton per hari.

Sampai disana kami disambut oleh pemandu perusahaan untuk memasuki wisma pertemuan dan ada beberapa sambutan untuk penerimaan rombongan. Setelah itu kami diberikan izin untuk bisa masuk ke ruangan processing dan di pandu oleh Bapak siapa ya, saya lupa lagi 😀 setelah itu adzan dzuhur kami selesai mengelilingi semua area processing tersebut. Selanjutnya kami foto bersama dan melaksanakan sholat Dzuhur lalu dilanjutkan dengan perjalanan ke dua yaitu ke Waduk Jatiluhur.

Bye, East West 🙂 sampai berjumpa kembali~

 

🍀🌸 – at PT East-West Seed Indonesia

See on Path

Anniversary Agrotechnology 9th

11215775_1493390770976735_193085235551152254_n

Pemateri 1 : Asep Subandi, SE., SP., MM

(Stock Seed Manager of PT. East West Seed Ind)

“PEMBANGUNAN PERTANIAN DI INDONESIA”

Basic change model : SEEDOGET

Membangun Mental :

  • Pemerintah                 –> Intensifikasi
  • Dunia Pendidikan      –> Eksentifikasi
  • Masyarakat                 –> Rehabilitasi lingkungan

 

Organik :

  • Nutrisi                                   = memperbaiki tekstur tanah
  • Mengendalikan hama        = keseimbangan ekosistem
  • Aplikasi pestisida organik = tidak berbahaya untuk kesehatan

 

An-Organik :

  • Nutrisi kimia                    = merusak tekstur tanah
  • Membasmi hama             = ekosistem terganggu
  • Aplikasi pestisida kimia = residu, berbahaya untuk kesehatan

Paradigma :

Pertanian Organik = sulit, biaya besar dan hasil rendah

Praktik Kultivasi Sehat :

  • Media tumbuh atau tanah yang baik
  • Satu pintu masuk dan keluar
  • Hindari membawa hama/penyakit ke area tanaman

Melindungi Tanaman dari OPT :

  • Dengan Kasa struktur sederhana
  • Greenhouse dengan metode Hidroponik

We Believe in High Quality Vegetable Seeds for Better Living” – Asep Subandi

 

Pemateri 2 : H. Dedi Mulyadi, SH.

(Bupati Purwakarta)

Harus dirombak!! Hilangkan Imperior!!

Pangan selalu berkaitan dengan Kesenian.

E-Book ==> Al-qur’an is telling you

Baca surah Qaf

Al-Imran ayat 124

Pangan itu adalah ketahanan dan pertahanan yang sangat tangguh” –Dedi Mulyadi

1443109843247