Akhir Mei? So, interesting

Selamat siang menuju sore kawan – kawan. Gimana kabar puasa kalian semoga berjalan dengan lancar dan tidak ada gangguan yang terkutuk.

    Sekarang aku mau cerita tentang kemarin. Yups! Lebih tepatnya hari kemarin yang jatuh pada hari Rabu tanggal 31 Mei 2017 itu kalian pasti penasaran, kan? Apa sih yang bikin menariknya pada akhir bulan itu. Pertama, aku, ketemu –ngobrol langusung- sama, seseorang, siapa, lagi, kalau bukan dia HEHE. Pokoknya seneng deh! Walaupun itu hanya sebatas ya bukan pertemuan yang biasa tapi didalam keseriusan, benar sekali keadaannya formal bangeeet. Kalian tahu apa? Aku di interview sama dia, dia yang aku kagumkan (lebay parah). Oke gak apa-apa ini hanya suka biasa yang diterpa angin pun akan hilang. Layaknya debu dijalan ketika turun hujan lalu debu itu tertimpa butiran hujan akan menghilang yang entah kemana.

  Next, hal yang menarik lagi ialah acara buka bersama anak kelas yang super mendadak! Kalian mungkin akan mempersiapkan acara seperti itu lebih ‘wah’ atau ditempat yang layak ya, contohnya di rumah makan, restoran atau di cafe – cafe ternama. Mungkin, ini, lah kelas kami, agrtoteknologi 2015 IV/A yang mempunyai kriteria sikap tegas dan selalu mendadak –terkecuali saya- jujur saja. Ada alasan dibalik semua ini sebenarnya, yaitu jika hari Sabtu maka akan bentrok dengan bukber Himagi dan jika diundur minggu depan kami sedang UAS (ulangan akhir semester). Rencananya, sih setelah uas kami akan mengadakan lagi acara bukber^^

Akhirnya setelah obrolan chat grup di pagi hari merencanakan bukber, pada sore hari itu juga rencana itu pun terealisasi baik. Mantap, tidak?

Setelah itu, kami pun membuat cuci mulut berupa ice buah yang dimana buahnya Cuma 3 jenis, apel, limus dan semangka, sisanya kita ganti dengan sekoteng dan agar – agar (lebih hemat).

DSCN2795

     Hingga diakhir acara kita membuat rapat sidang pleno awal tentang rencana Class Tour hingga pukul 21:00 WIB. Musyawarah ini dipimpin langsung oleh kosma langsung yaitu Mr. Fhandan yang mirip orang RRC sehingga kami memanggilnya dengan sebutan “koko”, mungkin lebih uniknya sebutan coco fhandan rasa strawberry 😀

IMG20170531192436
mohon maaf guys fotonya terhapus
IMG20170531192431
mohon maaf guys fotonya terhapus

   Cukup sekian cerita kali ini, mudah – mudahan dicerita selanjutnya bisa lebih bermanfaat lagi. Do’akan. Juga do’akan ingin bikin buku sendiri baik itu cerpen, novel, biografi maupun memoriam. Untuk buku pelajaran Alhamdulillah sudah dua kali menerbitkan 🙂

Don’t never gie up!

Smile you unforgettabble.

Bandung, 01 Juni 2017

Teruntuk yang Terkasih

Ayah ibu,
Maafkan si bungsu yang masih sering mengeluh sakit.
Maafkan si bungsu yang masih meninggikan nada suaraku di hadapan mu, si bungsu yang masih membantah.

Maafkan si bungsu mu ini,
Jika sekiranya kesuksesan dunia tak dapat ku raih.

Tetapi saat dunia tak dapat ku raih, percayalah si bungsu akan berusaha meraih ridho-Nya dan membuat mu bahagia.

Maafkan si bungsu mu ini,
Ketika sering membuat mu malu ketika si bungsu tak bisa bersalaman kepada teman-teman ayah dan ibu.

Si bungsu hanya ingin memberikan kalian kebahagiaan akhirat.
Tapi apalah dayaku ketika ayah ibu kakak belum bisa menerima hijrah ini.

Apalah daya si bungsu ketika kalian masih mencemooh teman-teman ku yang seperti diriku.

Ayah, ibu dan kakak,
Si bungsu memang sudah berubah, tapi perubahan ku hanyalah semata-mata untuk menyelamatkan ayah dari api neraka.

Tak ingin kalian jatuh ke lubang yang panas lalu ku biarkan kalian didalam menangis sedangkan aku bahagia.
Tidak, aku tidak ingin seperti itu.
Bukan juga berarti aku sudah yakin akan bahagia di akhirat tapi setidaknya aku mencoba untuk meraih-Nya.

Si bungsu kini sudah dewasa, sudah mampu memilih yang baik dan salah, sudah jatuh cinta dan sudah mudah galau.

Ayah ibu,
Si bungsu kelak akan menjadi orang tua dan akan merasakan bahagianya punya anak.
Lalu meninggalkan ayah ibu di rumah dan hidupku selanjutnya bergantung pada imam ku, begitupun kakak yang kelak akan berumah tangga.

Ayah ibu,
Sibungsu rindu akan masa kecil itu.
Maafkan si bungsu yang belum bisa membuat kalian tersenyum lebar karena hasilku.

 

 

Dari si bungsu,
`

 

                                                                                                                Bandung, 29 Mei 2016

Karisma ITB

Hari ke-2 – at Taman Ganesha

Alhamdulillah bisa ikut Kharisma ITB juga. Aku kesana bareng si Fikri orang Purwakarta katanya and di UIN dia ambil jurusan Sosiologi 2015. Pulang Makrab Angkatan langsung pergi sama Ayip alias nebeng wkwk. Udah gitu langsung caw ke Taman Ganesha, deh. Capek sih tapi seru and pengalaman 🙂

1488367328332

See on Path

di UNS Solo

1484312683577

Akhirnya sampai di Solo~

Kota yang terkenal dengan ciri khas batiknya dan Kota Solo ini mempunyai dua nama yang dimana nama tersebut sama digunakan, yakni Solo serta Surakarta. Pada mulanya masyarakat sudah familiar dengan Desa Sala, maka banyak orang yang menyebut dengan Kraton Sala lalu jadilah penyebutan itu hingga sekarang. Nama Sala masih dipergunakan, dan nama Surakarta juga tetap dipakai. Namun, entah dimulai oleh siapa dan kapan, dan karena apa pula, kata Sala berubah penulisan serta pembacaannya menjadi Solo.

Tempat yang aku kunjungi di Kota ini adalah Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta terletak di Jalan Ir. Sutami 36 A, Surakarta, 57126. Aku kesana dalam rangka kegiatan Himpunan untuk silaturahmi ke Format (Forum Mahasiswa Agroteknologi) UNS. Kegiatannya berlangsung selama satu hari dan dilanjutkan ke UNIBA Surakarta.

🙌 – at Gedung B Fakultas Pertanian UNS

Bina Desa Agroteknologi 2016

Bina Desa Agroteknologi^^ – at Rancakalong

IMG_20161212_090725

Wellcome my room, i’m come back!

5 hari di Rancakalong Sumedang banyak banget pelajaran dan pastinya juga pengalamannya.

To first, aku jadi lebih bersyukur atas hidupku saat ini. Disana masih banyak orang-orang yang serba kekurangan dan membutuhkan. Salah satunya rumah yang menjadi posko aku disana selama 5 hari. Ibu itu mempunyai 2 orang anak perempuan, pada cantik-cantik banget asli. Anak pertama namanya Wulan dia sedang duduk di bangku SMK Pertanian Tanjungsari kelas 10. Kemudian anak kedua namanya Sinta yang masih di tingkat dasar kelas IV SD.

IMG_20161212_090940

To second, alhamdulillah aku udah bisa belajar untuk jadi seorang guru. Anak-anak SD kelas 4, 5, 6 ternyata masih pada lucu, imut, boloho *eitss. Apalagi yang kelas 1, 2, 3 deh kayanya mereka masih harus didikan setara TK *menurutku*. Pokoknya Bina Desa ini mengajarkan ku untuk lebih lebih mandiri and bekal pelajaran juga buat KKN nanti jadi sudah punya gambaran, deh. Bersyukur banget.

IMG20161210092412

To threeth, yang pasti dunia itu luas, jangankan dunia lah Jawa Barat or Indonesia itu masih luas guys. Jika kalian mengelilinginya, pasti relasi, teman, kenalan, and etc tak akan sedikit it’s mean pasti banyak bangeeet nget nget. Pasti BANYAK. Maka banyak dunia yang mesti dijelajahi.

Murid-muridku di SDN Pasirbiru, Rancakalong, Sumedang

Kelompok 3

Kelas 4

  1. Rifki
  2. Siska
  3. Titin
  4. Aliya

Kelas 5

  1. Raisa
  2. Rena
  3. Yosi

Kelas 6

  1. Raka
  2. Sandika

See on Path

Pelatihan Relawan PON

TADI PELATIHAN PPLT LHO !!

GUE SENDIRI DAH CEWEK DARI SUBANG (ntapz)

Tempat pelatihannya di Graha Perhubungan Cinunuk, lumayan sih dapet uang cepe sama makan 2x and snack-snack. Alhamdulillah

By the way gue nggak ada dokumentasinya because there is busy.

Pelatihan relawan PON 🙌 – at Gedung Graha Perhubungan

Maafkan Adikmu

1470289_383054905163060_1283545985_n
Ilustrasi untuk Wisuda S1 dan ini ketika Wisuda D3

     Bandung, 21 Mei 2016

 

Maafkan adikmu.

Jika adikmu sampai saat ini hanya menjadi sosok yang masih ingusan dan polos untuk mengenal soal gaya hidup dan percintaan.

Hanya bisa bercerita hal yang tidak penting kepadamu.

Hanya menjadi beban karena selalu meminta uang tambahan kepadamu.

Hanya menjadi pengganggu waktu istirahatmu.

 

Mafkaan adikmu.

Jika adikmu yang menganggap dirimu telah berbeda.

Yang menganggap dirimu semakin sibuk.

Yang menganggap duniamu sudah tak menjadi duniaku

Yang menganggap hidupmu hanya untuk pekerjaanmu

Yang menganggap hidupmu hanya untuk teman-temanmu ataukah kekasihmu.

Yang menganggap hari istimewamu tak menjadi urusanku lagi.

Yang menganggap masalah hatimu tak berhak ku ketahui lagi.

Yang menganggap dirimu akan selalu membawakan ice cream untukku.

Tapi adikmu suatu saat nanti akan kehilangan dirimu. Kehilangan karena esok hari nanti engkau ataukah diriku yang akan memilih hidup bersama dengan seseorang yang akan melengkapi separuh agama dan kehilangan karena waktu kita semakin terbatas kesibukan ataukah dunia kita masing-masing.

Kini kita semakin beranjak dewasa, semakin menuju tua, semakin dekat dengan kematian. Bahkan kita tak akan tahu apakah dirimu ataukah diriku yang dahulu akan dipanggil oleh-Nya. Namun, usia memberi kita jarak. Membatasai kita untuk saling berbagi walau hanya sekedar menanyakan keadaan “bagaimana kabarku atau kabarmu hari ini?”

Kakak, adikmu hanya meminta. Bagilah waktumu walau hanya sekedar “makan malam bersama” dimeja setengah bundar yang biasa kita tempati tuk bercengkrama dan tertawa. Entah kita bercerita tentang dunia kita masing-masing ataukah masa depan kita seperti apa? Bisakah kita mengulang kembali masa kecil yang telah direnggut oleh waktu dan usia?

Maafkan adikmu tak menghadiri hari bersejarahmu yang kedua, semoga dalam hari bersejarhmu yang lainnya aku harus dan pasti akan mengahdirinya.

 

 

Congratulations on second graduation

for my brother get a S1

 

Tertanda,

Adikmu