Aku harus pulang

“Perpisahan itu tidak ada yang menyenangkan”

Jangan sedih Han, masih bisa melihat mereka kok di Instagram. Secara gitu zaman sekarang serba mudah, kangen tinggal Whatsapp 😀 Percayalah semuanya akan baik-baik saja. Tidak terasa hmm 4 tahun 4 bulan ternyata bisa tinggal di Bandung 🙂 September 2015 s/d Desember 2019 #revisi Agustus 2015 s/d Desember 2019.

Processed with VSCO with p5 preset

Terima Kasih untuk “Agrotech Lab Crew” 2 tahunku lalui bersama. Susah, senang, sedih, bahagia, galau, panik, dll itu semua pernah ku rasakan disana. Bukan waktu yang sebentar 2 tahun itu lho 🙂 Januari 2018 – Januari 2020.

000294 8rp

Aku pasti merindukan kalian, guys!

Pasti!

Semoga sukses kalian semua, Aamiin!

Nanti kita bertemu di waktu yang berbeda dan cerita yang berbeda.

 

Cerita sebelum sidang PKL

Terima kasih kepada kawan-kawan semua atas dukungan dan do’anya!

Tepatnya di hari Kamis kemarin tanggal 27 September 2018 saya telah melaksanakan proses menuju SP yang dimana tahap ini sering dikenal oleh kakak tingkat dengan satu per enam atau 1/6. Kalian tahu tidak apa artinya 1/6 itu? Pasti bingung bukan? Pengertian dari 1/6 ini merupakan tahap pertama atau awalun atau bisa juga disebut start dari beberapa tahap sampai akhirnya sidang Munaqosah a.k.a Sidang skripsi. Seminar PKL ini lah tahap pertama di jurusan Agroteknologi UIN SGD Bandung sebagai syarat untuk memperoleh gelas Sarjana Pertanian (SP).  Siapa yang tidak menyangka dibalik perjuangan saya seminar PKL hari Kamis pukul 15:30 tersebut telah banyak melewati waktu yang sangaaaaaaaaaaaat padat. Dimulai pukul 07:00 pagi saya harus periksa kesehatan ke Puskesmas, karena sudah 4 hari tenggorokan saya bermasalah dan takut terjadi apa-apa. Pernah berfikir untuk acuh dengan tenggorokan yang semakin hari semakin sakit dan lebih didiamkan saja mungkin besok akan agak mendingan. Setelah puncaknya malam Kamis tenggorokan ini tidak ada tanda-tanda sembuh dan malah semakin parah, kemudian saya pun panik. Maka diputuskan pada Kamis pagi untuk periksa ke Puskesmas Cibiru. Satu jam berlalu dengan antrian yang lumayan lama dan di ruang antiran saya kebagian kartu antrian ke 13 putih (periksa umum). Disana ada warna-warna tersendiri untuk pemeriksaan, seperti kartu antrian untuk lansia berwarna kuning, ibu dan anak warna hijau, dokter gigi warna merah dan lainnya. Kemudian saya duduk di bangku kedua dari belakang dan ditemukan kursi kosong ditengah dan dipinggirnya ada seorang Ibu (lupa kenalan) konon katanya mempunyai rumah biro jodoh yang sebelumnya saya bertanya mengenai antrian giliran untuk dipanggil, dan terjadilah sebuah percakapan :

IBU         : “Neng, kuliah di UIN? Semester berapa sekarang?”

HANA    : “Muhun Ibu, semester akhir”.

IBU         : “Ohhh iya anak Ibu juga sekarang kuliah di Mesir, dan bla….bla….bla….

Teman-temanku yang budiman, maafkan tidak bisa melanjutkan percakapan diatas, dikarenakan saya lupa lagi isi percakapannya ditambah naskah ini sudah lama disimpan dalam folder. Sehingga saya lupa lagi mau cerita apa, intinya sih ini cerita rasa syukur ketika menjalani proses awal sidang di semester 7 yaitu siding PKL tahap 1/6 OK! Ada tambahan sedikit cerita nih, lumayan lah supaya sampai 500 kata 😊

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Kosan Oren, 14 September 2018

Hari ini super duper hectic (mungkin) mulai dari laporan KKN yang tinggal nunggu cover dan TTD dari bapak DPL di LH (Lecture Hall). Laluuuu yang bikin panik adalah pengumpulan berkas pendaftaran siding PKL masyaAllah. Mulai dari print laporan PKL lumayan banyak di waktu yang mepet yaitu jam 3 sedangkan terakhir pengumpulan itu adalah jam 4. It’s so very very panic. Tapi alhamdulillah semuanya diperlancar. Terima Kasih ya Allah…

Dan tadi siang itu ada balad-balad KKN, yaitu ada Kudus, Bungsu, Kakak and Bunda. Maaf ya gaes untuk si bungsu Ivi dan Kudus ditinggal dulu dikosan pada saat riweuh ngurus berkas PKL 😀

Terima Kasih gengs….

Lalu kita ngebaso dan foto-foto grupie nyampe penuh memori hmmm ada sekitar 50 foto lho!

Sekali lagi izinkan saya ucapkan kata Terima Kasih, untuk teman-teman yang sudah membacanya dengan penuh rasa gaje (mungkin).

First Time

Thanks for today…

Terima kasih atas rencana-Mu yang selalu indah untukku. Tadi tanggal 26 Februari 2018 adalah hari pertama ngasprak (asisten praktikum), iya awal kerja hari Senin itu adalah jadwal Praktikum Teknologi Benih yang partner-nya sama Hasna dan jadwal kedua itu pada hari Rabu ada Praktikum Kesehatan Tanah dengan partner Hikmaya Ajiningrum. It’s so Alhamdulillah bisa punya pengalaman jadi asisten dosen. I NEVER IMAGINED BEFORE~

Wujudkan impian mamah kalau kamu juga bisa jadi guru/dosen dengan sedikit berbekal dari pekerjaan jadi asisten ini, setidaknya kamu sudah punya pengalaman di bidang mengajar 🙂

ALBUM#IMG_5324

Regards,

Nangis di Angkot, lagi.

Kenapa ya kok berasa ragu dan sedih gini. Hari ini gue tidur di kost-an lagi. Karena, mau persiapan SP (Semester Pendek) ^_^9

Guys, gue sedih banget beneran. Tadi pas di angkot ada maba (mahasiswa baru) sama emaknya dianter, mau verifikasi kayanya. Guys, kalian tahu enggak disitu gue sedih banget jadi inget dulu! Dari awal sampai akhirnya resmi jadi mahasiswi UIN SGD Bandung tahun 2015, gue selalu sendiri enggak kenal istilah dianter orang tua. Guys, asli gue sedih ngeluarin air mata dihadapan Eka – temen Pramuka – ini temen gue dulu kenalan pas verifikasi. Kata dia “kalau sama orang tua enggak bisa ngerasain bebasnya kenalan sama temen-temen lainnya” (Eka, 2017).

Guys, setiap orang pasti berbeda-beda, dari sini gue sangat bersyukur menjadi seseorang yang dididik sama emak gue menjadi seorang yang pemberani, hebat dan juga bertanggung jawab. Inget lagi dulu pas di angkot menuju UIN untuk yang pertama kalinya (sendiri) ada sms (maklum belum punya hp android) dari Aul, isinya tentang gue diterima di Jurusan Agroteknologi UIN SGD. Tak kuasa menahan air mata disitu juga, didalem angkot. Tak peduli gue banjir air mata di angkot! 🙂 

Karikatur

Bukber edisi 2

1497531040118

Tadi, kita makan-makan lagi di rumah mantan kosma siapa lagi kalau bukan di rumah Edo *tepuk tangan* yang meriah yaa. Acara ini untuk merayakan bukber+bucat bisul alias tadi hari UAS terakhir di semester 4.

Alhamdulillah semester 4 is done!

Hallo semester 5 !!

Be fine, be dilligent, be smart~

 

 

1497531048287
Selamat Idul Fitri 1439 H

1497531037341

 

Akhir Mei? So, interesting

Selamat siang menuju sore kawan – kawan. Gimana kabar puasa kalian semoga berjalan dengan lancar dan tidak ada gangguan yang terkutuk.

    Sekarang aku mau cerita tentang kemarin. Yups! Lebih tepatnya hari kemarin yang jatuh pada hari Rabu tanggal 31 Mei 2017 itu kalian pasti penasaran, kan? Apa sih yang bikin menariknya pada akhir bulan itu. Pertama, aku, ketemu –ngobrol langusung- sama, seseorang, siapa, lagi, kalau bukan dia HEHE. Pokoknya seneng deh! Walaupun itu hanya sebatas ya bukan pertemuan yang biasa tapi didalam keseriusan, benar sekali keadaannya formal bangeeet. Kalian tahu apa? Aku di interview sama dia, dia yang aku kagumkan (lebay parah). Oke gak apa-apa ini hanya suka biasa yang diterpa angin pun akan hilang. Layaknya debu dijalan ketika turun hujan lalu debu itu tertimpa butiran hujan akan menghilang yang entah kemana.

  Next, hal yang menarik lagi ialah acara buka bersama anak kelas yang super mendadak! Kalian mungkin akan mempersiapkan acara seperti itu lebih ‘wah’ atau ditempat yang layak ya, contohnya di rumah makan, restoran atau di cafe – cafe ternama. Mungkin, ini, lah kelas kami, agrtoteknologi 2015 IV/A yang mempunyai kriteria sikap tegas dan selalu mendadak –terkecuali saya- jujur saja. Ada alasan dibalik semua ini sebenarnya, yaitu jika hari Sabtu maka akan bentrok dengan bukber Himagi dan jika diundur minggu depan kami sedang UAS (ulangan akhir semester). Rencananya, sih setelah uas kami akan mengadakan lagi acara bukber^^

Akhirnya setelah obrolan chat grup di pagi hari merencanakan bukber, pada sore hari itu juga rencana itu pun terealisasi baik. Mantap, tidak?

Setelah itu, kami pun membuat cuci mulut berupa ice buah yang dimana buahnya Cuma 3 jenis, apel, limus dan semangka, sisanya kita ganti dengan sekoteng dan agar – agar (lebih hemat).

DSCN2795

     Hingga diakhir acara kita membuat rapat sidang pleno awal tentang rencana Class Tour hingga pukul 21:00 WIB. Musyawarah ini dipimpin langsung oleh kosma langsung yaitu Mr. Fhandan yang mirip orang RRC sehingga kami memanggilnya dengan sebutan “koko”, mungkin lebih uniknya sebutan coco fhandan rasa strawberry 😀

IMG20170531192436
mohon maaf guys fotonya terhapus
IMG20170531192431
mohon maaf guys fotonya terhapus

   Cukup sekian cerita kali ini, mudah – mudahan dicerita selanjutnya bisa lebih bermanfaat lagi. Do’akan. Juga do’akan ingin bikin buku sendiri baik itu cerpen, novel, biografi maupun memoriam. Untuk buku pelajaran Alhamdulillah sudah dua kali menerbitkan 🙂

Don’t never gie up!

Smile you unforgettabble.

Bandung, 01 Juni 2017

Kunjungan ke Ewindo

18 April aku menginjakan kaki lagi ke PWK alias Purwakarta Istimewa. Sudah berapa tahun yang lalu~

Pwk 10

Tidak seperti biasanya hari ini aku bangun sangat pagi dan menyiapkan semua bawaan, karena hari ini ada kelas kunjungan ke Purwakarta, Jawa Barat. Kami –Agroteknologi 2015– akan berkunjung ke dua tempat, yang pertama ke PT. EAST WEST INDONESIA (ewindo) atau kita kenal produknya dengan nama “CAP PANAH MERAH”. Kunjungan ini berlangsung selama satu hari dan lokasi PT. Ewindo ini terletak di Desa Banteng, Kecamatan Campaka – Purwakarta  41181. Ewindo adalah perusahaan benih sayuran terpadu di Indonesia yang menghasilkan benih unggul sayuran melalui kegiatan pemulia tanaman. Hasil penelitian dan pengembangan benih sayuran ini diproduksi, diproses dan dikemas serta di pasarkan untuk  petani Indonesia dengan merk dagang “CAP PANAH MERAH”.

Perusahaan Benih –> Riset Penelitian –> Teknologi Benih –> Packaging–> Marketing

East West menerapkan sistem DNA molekuler marker dan kini sudah mengeluarkan sebanyak 150 varietas. Pada tahun 2012 Ewindo mempersembahkan Tyto Alba yang dimana Deputi Direktur Seed Operation PT. East West Indonesia yakni Bapak Agung Subroto mengenalkan teknik pengendalian hama tikus dengan burung hantu (Tyto Alba) kepada petani di Desa Bumiharjo, Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur.

East West didirikan pada tahun 1990 dan diresmikan pada tanggal 11 Juni 1991 oleh Mneteri Pertanian RI dan sampai tahun 2017 saat ini Ewindo sudah membina petani sebanyak 7000 dan memiliki 35000 pegawai polinator. Untuk mengembangkan pengawasan terhadap mutu dari hulu sampai hilir proses manajemen agribisnis maka Departemen Quality Assurance adalah ujung tombaknya. Setiap proses produksi benih, Ewindo menghasilkan sebanyak 4 ton per hari.

Sampai disana kami disambut oleh pemandu perusahaan untuk memasuki wisma pertemuan dan ada beberapa sambutan untuk penerimaan rombongan. Setelah itu kami diberikan izin untuk bisa masuk ke ruangan processing dan di pandu oleh Bapak siapa ya, saya lupa lagi 😀 setelah itu adzan dzuhur kami selesai mengelilingi semua area processing tersebut. Selanjutnya kami foto bersama dan melaksanakan sholat Dzuhur lalu dilanjutkan dengan perjalanan ke dua yaitu ke Waduk Jatiluhur.

Bye, East West 🙂 sampai berjumpa kembali~

 

🍀🌸 – at PT East-West Seed Indonesia

See on Path