Start a new life~

Akhirnya air mata ini keluar dan membasahi pipi. Setelah sekian lama terakhir aku menangis akibat musibah kapan ya, yang jelas aku baru merasakannya lagi menangis seperti ini. Sakit hati. Dulu yang hilang itu flashdisk dan disitu ada data-data kuliah dan juga albumku yang banyak itu hilang di perpus pusat karena kecorobohan dan sebal wifi-nya tidak nyambung-nyambung. Akhirnya aku pulang dan si flashdisk jatuh dari laptop. Sekarang, musibah sama dan lebih dari flashdisk hilang, semua data di laptop baik itu data kuliah, album masa sekolah, album keluarga, music, video, semuanya hilang seketika akibat ketidaksabaranku, Ya Allah. Ini semua sudah terjadi maka aku harus ikhlas 🙂

Seminggu yang lalu hati ini sudah gundah sekali, menunggu info laptop apakah bisa di downgrade atau tidak. Sebelumnya aku pernah kehilangan semua file laptop karena dijual oleh kakak dan sampai saat ini aku masih bisa memaafkan dan bertahan untuk tidak mengingat masa lalu kenangan di laptop tersebut. Lalu saat ini kejadian sama dengan hilangnya semua file di laptop, aku harus bisa memaafkan terutama ikhlas dan aku pasti bisa hidup tanpa masa lalu. Sedih sekali. Jika ini yang terbaik untuk ku yang dimana aku harus MOVE ON dari masalalu dan aku harus membuka lembaran baru di laptop ini dan dengan semangat impian yang indah, maka aku harus meng-ikhlaskannya.

Aku harus bisa hidup tanpa banyak kenangan kala itu, foto-foto zaman MTs, kenangan nge-journey kesana kemari, album keluarga yang susah ngumpulinnya, dan masih banyak lagi. Ya Allah aku harus bisa, aku harus kuat!!!

Jika ini yang terbaik, aku terima, karena semuanya itu tidak akan dibawa ke akhirat. Semuanya akan musnah, hilang, tenggelam tidak akan kembali lagi seperti file-file yang ada di laptopku, and all the lost. Except, hanya Allah yang bisa berkehendak atas bumi ini, kita hanya menumpang. Berfikir positive akan lebih baik, ya, Han. Karena, Allah akan memberikan ujian yang sesuai dengan kemampuan hamba-Nya. Alhamdulillah….

So, don’t be panic and thinking positive about all, because the earth and all will come back to the Creator is Allah Subhana wa ta’ala.

Iklan

First Time

Thanks for today Ya Allah…

Terima kasih atas rencana-Mu yang selalu indah untukku. Penuh dengan pengalaman, penuh dengan rasa syukur. Tadi tanggal 26 Februari 2018 adalah hari pertama ngasprak (asisten praktikum), iya awal kerja hari Senin itu ada jadwal Praktikum Teknologi Benih yang partner-nya sama Hasna dan jadwal kedua itu pada hari Rabu ada jadwal Praktikum Kesehatan Tanah dengan partner Hikmaya Ajiningrum. It’s so Alhamdulillah bisa punya pengalaman jadi asisten dosen juga. Jadi, intinya Hana kamu harus lebih gesit dan berani lagi, ya!! YOU CAN DO IT!!

Wujudkan impian mamah kalau kamu juga bisa jadi guru/dosen dengan sedikit berbekal dari pekerjaan jadi asisten ini, setidaknya kamu sudah punya pengalaman di bidang mengajar 🙂

 

 

 

Regards,

Curhatan Receh

Ternyata menjadi diri orang lain itu tidak enak, tidak nyaman dan memang tidak ada gunanya. Kemarin saya sempet menjadi ‘bukan’ diri sendiri, contoh salah satunya kalau chat-an sama orang lain tuh jarang pake emoticon. Ya, gue males pake emot-emot kayak gituan -___- ya kaya gini. Alasannya tuh ribet, bro. Bayangin kalau ngetik panjang lebar, capek, ditambah harus ada emot misalnya harus nyari dulu. Emang keliatan norak sih cuma nyari emot aja dibikin ribet. Hei! Setiap manusia itu berbeda-beda kebiasaannya. Jadi tolong hargai semua pendapat orang lain tersebut. Kalau masalah yang ini mungkin kalian bisa bebas mentoleran atau tidak, tapi sebenarnya gue ini orangnya memang typical dibikin ribet. Jujur saja. Lebih baik jujur dan mendapat kenyamanan bahwa gue orangnya gitu gini dari pada di buat-buat yang akhirnya enggak nyaman. So, balik lagi ke judul awal kalau gue itu aslinya males pake banget kalau chat-an harus seru sama emot. Sekalipun itu orang yang gue kenal deket dan ya bisa dibilang orang yang gue suka. Dan parahnya lagi gue enggak suka becanda/humor, kesannya ‘apaansih’ banget gitu. Intinya gue enggak bisa chat sama orang yang sama dalam sehari, gampang bosen. Duh. Adakah orang yang sama type-nya kaya gue? Oh iya, minggu kemarin gue chat-an sama orang baru, berusaha ramah, selalu pakai emot dsb, nyatanya itu menyiksa guys. Gue enggak bisa jadi orang lain, lebih nyaman jadi diri gue yang simple, kalau chat-an jarang pakai emot 😦 karena dasarnya gue orangnya datar, enggak bisa diajak bercanda. Pada akhirnya orang memandang kalau gue itu orangnya jutek, tapi enggak pakai abis kok, jutek doang. Makaaaaaa gue putuskan untuk menjadi diri sendiri! #betherealme (kalau bahasa Maya mah).
Welcome back, Han! Kamu harus percaya diri dengan apa yang telah ada didalam diri kamu sejak dulu. Tetaplah jutek 😦 tapi harus bisa membedakan dan memposisikan waktunya dengan baik 🙂

Syarat bikin SIM (Tes Teori)

Gengs you knowing???

to first experience I try to do driver test at policeman office of Subang. And me there, dapet urutan no 2 terus pas di ruangan tes tuh gue ngambil kursi no 22. Tadinya mau di depan lah cuma pada rusak fasilitasnya -____- Yaudah jadi gue duduk di paling belakang.

TES DIMULAI…

Oh my GOD! betapa gue beberapa kali ucapkan bismillah karena saking tegangnya mau ngadepin 30 soal. Kalah dah sama mau UN juga ini tegangnya, asli. Tes soal 1 benar, soal 2 benar juga nah dari soal 3 kesana gue udah ada yang salah sampai nggak ke hitung, deh. Terus dipinggir kanan gue ada teteh-teteh seorang diri doang. So, semua diruangan itu ada 13 orang dan semuanya adalah cowok alias bapak-bapak. Ya ampyun dah, cewek cuma 2 orang aja nih gue sama yang di sebelah kanan gue ya, Teh Irma 🙂

TES SELESAI…

Tes hasil tadi diliatin langsung, bro. Semua tegang, apalagi gue? And yang lulus cuma 2 orang aja dah, ngirit amat sih. Aslinya yang lulus itu cuma 2 orang dari peserta 13. Gue dapet point 20, Teh Irma 19 dan bapak-bapak dipinggir kiri gue point-nya dapet 21. Serius dah ini kayak anak tangga hasilnya, berurutan :

_________________________________________________________________

No.                                          Nama                                               Hasil

21                                        Irma Yuniar                                          19

22                                       Hana Fitriani                                        20

23                                 (gue lupa namanya)                                   21

________________________________________________________________

Wah… Mantap! tinggal 4 point lagi padahal dah gue bisa lulus uji teori. Yaelah kalian tahu nggak soal-soalnya itu bikin ngejebak. Banget. Ya kita harus teliti juga sih. Oh iya, Teh Irma asalnya dari Pagaden. Kata beliau bisa sih langsung beres cuma katanya pengin nyobain dulu gitu itung-itung pengalaman (sama sih teh). Sudah sih cuma itu pengalaman berharga hari ini.

My Scout in High School

Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh…

Come back again on my simple blog about my story yesterday and today. Yeay, yesterday is have fun! You want to know why ? Kemarin itu adalah acara wajib tahunan di Pramuka MAN 1 Subang yang sering kita ketahui yakni alih golongan atau disingkat PGP (Pengenalan Gerakan Pramuka). Kalau istilah sekarang ditemui dengan MATSAMA (Masa Ta’aruf Siswa Madrasah) yang didalamnya akan dikenalkan Pramuka MAN 1 Subang secara umum. Disini aku mau menceritakan sedikit cerita tentang kemarin sore sampai pagi tadi.

Pramuka sejak dulu sudah menjadi bagian hidup dan menjadi ekstrakurikuler yang sangat diminati selain Drum Band or Marching Band. So, kalau ada acara tentang Pramuka di almamater tercinta aku selalu ikut berpatisipasi seperti alih golongan tersebut karena di dalam acara tersebut aku dan rekan yang lainnya tidak ikut campur dalam hal acara atau tidak akan merusak acara dengan mengambil alih komando. Kami (read: Dewan Kehormatan) hanya memantau atau sekedar ikut merasakan bernostalgia dan selain itu menambah silaturahim juga dikarenakan kami bertemu dengan Pembina Pramuka yaitu Bapak Uus dan Ibu Fifit, anak-anak DA (Dewan Ambalan), Ateu (penjaga kantin), Mang Ujang (pedagang minuman), Kang Opik (penjaga sekolah) dan masih banyak lagi. Oh iya soulmate Mang Ujang kebetulan nggak ada yaitu Mang Wahyu (pedagang mie ayam) mereka adalah pedagang yang sangat setia di sekolah kami sudah lama kami mengenalnya selain disana ada kantin yang diurus oleh Ateu.

Next, kami disana mengadakan suatu rapat yang dimana Pak Uus selaku Pembina menjadi ketua rapat. Dalam ruangan tersebut diisi oleh semua alumni yang tentunya juga sudah menjadi Dewan Kehormatan atau Purna DA mulai dari angkatan tertua seperti tahun 2010 sampai angkatan tahun kemarin yakni 2016. Rapat tersebut membahas tentang program rencana perlombaan yang akan diadakan tahun depan awal semester 2 tepatnya bulan Januari 2018. Lomba ini sebelumnya sudah dilaksanakan dalam MASCOUT I se-Kabupaten pada bulan Januari 2017 di kampus kami tercinta MAN 1 Subang. Untuk adik-adik atau kawan-kawan yang mempunyai adik mari persiapkan segera lomba tingkat Penggalang tersebut tahun depan. Setelah semuanya berjalan sampai akhir sesi rapat, kami berharap akan lebih baik dari perlombaan sebelumnya seperti jenis lomba sebelumnya ada 5 ada Tari Komando, Screet code, Menghias tong sampah, Pionering Mini dan Senam Semaphore tersebut akan ditambah kategori perlombaan menjadi 8 dan menjadi tingkat Provinsi se-Jawa Barat, DKI, Banten. InsyaAllah…

Rapat yang dimulai pukul 22:00 WIB tersebut telah selesai sampai pukul 23:30 WIB dengan lancar dan dilanjut dengan sesi makan-makan ada yang membawa nasi goreng, martabak, ice cream, kue ringan dan ciki-cikian. Kami sangat bersyukur mempunyai keluarga yang kompak di DA Dewi Sri Kandi Sakti dan Satria Dharma Buana Sakti tersebut yang berada didalam Gugus Depan 01.242-01.243 Pangkalan MAN 1 Subang. Yes! Akhirnya waktu kami untuk bernostalgia siap pukul 01:00 dini hari dengan menginap di mushola sekolah sampai waktu subuh untuk sholat berjam’ah. Selanjutnya kami melaksanakan persiapan pulang lalu berpamitan dengan seluruh komite sekolah yang ada dan para Pembina. Lalu kami pulang pukul 06:00 WIB dan sampai di kediaman satu jam setelahnya yang dilanjutkan dengan makan sorabi di dekat Situ Cigayonggong di Kasomalang. Berhubung hari Minggu dan tempatnya kurang luas untuk di makan disana sambil melihat pemandangan situ menjadi kami meniatkan untuk dibungkus lalu dimakan dirumah salah satu dari kami.

pgp 7pgp 6

             Mungkin cukup sekian cerita ini. Kemaren bertepatan dengan pertandingan bola yaitu Persib vs Persija. Namun kami tidak bisa menonton karena fasilitas televisi yang kurang mendukung alias di sensor. Oke guys, happy weekend and dont forget to study hard!

SALAM PRAMUKA!

Wassalamu’alaikum… 

 

 

Ayo biasakan jalan kaki!

Hallo…

Kembali lagi di opini saya sekarang yang sedang ramai-ramainya berita di situs aplikasi ternama tentang ‘malasnya orang Indonesia berjalan’ or ‘orang Indonesia peringkat terakhir dalam berjalan’ dan mungkin masih banyak lagi artikel tersebut yang belum saya baca. Secara garis besar negara kita ini kurang sekali melangkah di setiap harinya dibandingkan dengan China, Japan, Hongkong dan yang lainnya ada juga negara Amerika berada diurutan tengah dan setelah itu barisan bawah yakni ada negara kita dan peringkat sebelumnya diduduki oleh Malaysia. So, saya perhatikan kenapa itu bisa terjadi mungkin dilihat dari hal yang terkecil dulu untuk fasilitas berjalan alias trotoar tersebut sangat minim keberadaannya. Selain itu, ada juga fasilitas trotoar namun tidak terpakai sama sekali dikarenakan trotoar tersebut malah digunakan untuk berjualan seperti pedagang kaki lima, gerobak, emepran dan semacamnya.

Melihat permasalahan diatas kita ketahui selain itu juga banyak orang-orang lebih menggunakan motor untuk menempuh jarak dekat tersebut guna meminimalisir telat. Namun, lihat di kota-kota besar halnya ibu kota kita yang setiap harinya panas dipenuhi oleh asap kendaraan yang menandakan jalanan penuh sesak alias macet. Hal tersebut tidak lah bagus karena semakin kita telat karena terjebak macet dan juga polusi tidak baik untuk pernafasan. Baik, contoh lainnya adalah ibu saya sendiri jika pergi bekerja beliau lebih menggunakan motor daripada jalan, padahal jaraknya pun tidak lebih dari 1 KM. Hal tersebut terjadi akibat tidak adanya jalan khusus untuk pejalan kaki alias trotoar yang layak dan aman. Seperti yang kita ketahui dampak dari berjalan banyak setiap harinya akan menyehatkan seperti membuat otot-otot kaki semakin kuat, mengurangi gejala stroke dan otot-otot kaki tidak mudah mengecil akibat jarang dipakai untuk berjalan.

Maka, permasalahan yang sekarang dihadapi yakni menurut saya perbanyaklah jalan-jalan khusus untuk pengguna jalan kaki karena itu bisa membuat kita terasa nyaman dan aman ketika sedang berjalan lalu kurangilah kebiasaan menggunakan roda 2 seperti motor, disini saya belum mengetahui lebih banyak tentang penggunaan sepeda. Lebih ditingkatkan lagi aktivitas berjalan kita setiap harinya misal jika berangkat ngampus, kerja, sekolah, berkunjung ke rumah teman dan yang lainnya selama itu masih bisa ditempuh oleh kita. Gambar dibawah memberitahukan kepada kita semua bahwa jalan raya padat diisi oleh kendaraan sedangkan orang yang berjalan kaki tidak ditemukan sama sekali seperti gambar ketiga orang-orang lebih menggunakan mobil coltbak alias mobil buntung daripada jalan bersama-sama lebih afdhal dan menyenangkan.

Nangis di Angkot, lagi.

Kenapa ya kok berasa ragu dan sedih gini. Hari ini gue tidur di kost-an lagi. Karena, mau persiapan SP ( Semester Pendek) ^_^9

Guys, gue sedih banget beneran. Tadi pas di angkot ada maba (mahasiswa baru) sama emaknya dianter, mau verifikasi kayanya. Guys, kalian tahu enggak disitu gue sedih banget jadi inget dulu! Dari awal sampai akhirnya resmi jadi mahasiswi UIN SGD Bandung tahun 2015, gue selalu sendiri enggak kenal istilah dianter orang tua. Guys, asli gue sedih ngeluarin air mata dihadapan Eka – temen Pramuka – ini temen gue dulu kenalan pas verifikasi. Kata dia “kalau sama orang tua enggak bisa ngerasain bebasnya kenalan sama temen-temen lainnya” (Eka, 2017).

Guys, setiap orang pasti berbeda-beda, dari sini gue sangat bersyukur menjadi seseorang yang dididik sama emak gue menjadi seorang yang pemberani, hebat dan juga bertanggung jawab. Inget lagi dulu pas di angkot menuju UIN untuk yang pertama kalinya (sendiri) ada sms (maklum belum punya hp android) dari Aul, isinya tentang gue diterima di Jurusan Agroteknologi UIN SGD. Tak kuasa menahan air mata disitu juga, didalem angkot. Tak peduli gue banjir air mata di angkot! 🙂