Pinalti Keberuntungan

HAH? Goal?

Itulah pertanyaan yang langsung ada dalam pikiran pada saat itu.

Screenshot_2018-02-17-15-10-36-59
Yeay goaaaaallllllllllllllllllllllll

Hari ini adalah hari pelaksanaan acaranya para alumni yang sering dikenal dengan “Doledocleng Cup”. Kelasku yakni 2015/A mendapatkan bagian main hari pertama, ya hari Sabtu dan lawan mainnya adalah maba (mahasiswa baru) yakni 2017/B. Sebelum pertandingan tadi, kelas A itu penuh dengan ngadadak yang artinya serba mendadak, baik itu pemainnya, kostum, sepatu, kerudung dan lainnya. Itulah kelasku walaupun begitu kami tetap hebat dan berjalan saling bergandengan alias selalu bersama. *eaaaa*

Babak pertama pun dimulai, aku, Firda, Fuji, Hindun dan Maya masuk sebagai pemain. Ini juga ada yang lebih mendadak lho, kalian harus tahu kalau Maya itu nggak niat jadi kipper awalnya dan memang bukan pekerjaan dia menjadi seorang kipper. Tetapi dengan tekad dan kemauan yang membara itulah Maya memutuskan ingin menjadi kipper di beberapa jam sebelum pertandingan. Pada babak pertama ini aku dan Fuji ditempatkan di depan untuk menyerang. Aslinya, aku nggak bisa jadi penyerang lah ngoper bola aja masih kaku apalagi nge-shoot ke gawang L

Peluit babak pertama sudah berbunyi yang artinya pertandingan sudah selesai dan diharapkan kepada para pemain untuk istirahat dulu sejenak. Setelah beberapa saat dan posisi kami telah bertuakr dengan lawan, itulah babak kedua dimulai. Kata coach Agung entah Fhandan (aku lupa) aku dan Fuji dipindah tempat menjadi di belakang dan yang maju ke depan menjadi penyerang adalah Firda dan Fitra. Huft. Akhirnya lega bisa maen dibelakang lagi jadi back with my partner is Fuji.

Bola masuk ke gawang oleh Fitra! Good Job! Kedudukan 1-0 harus dipertahankan. Tapi saying ketika aku nendang dari lawan untuk diarahkan ke team, bola itu malah salah sasaran dan aku tidak bisa menahannya karena harus lari dari pinggir ke tengah lalu menahan bola itu rasanya capek (hehehe) dan Maya tidak bisa mengendalikan bolanya karena lumayan agak kenceng sih. Akhirnya goal terjadilah goal untuk angakatan 2017 kedudukan imbang menjadi 1-1.

Fifit –panggilan Fitra- sudah berusaha dengan semaksimal mungkin untuk bisa mencetak gola lagi tetapi belum waktunya, hingga bunyi peluit terdengar pertanda pertandingan sudah selesai. Kami pasrah, karena ini adalah babak penentuan siapa yang menang diantara kita. Kemudian coach Fhandan memberikan intruksi bahwa yang maju  untuk pinalti yang pertama Firda, kedua Fuji dan ketiga Fitra. Namun, mereka gagal alias tidak bisa memasukan bola satupun ke gawang karena selalu tertangkap oleh kipper.

Alhamdulillahnya angkatan 2017 juga tidak ada yang bisa memasukan satupun ke gawang kelas kami. Akhirnya penentuan ada dipemain terkahir, yakni adalah aku. Aku hanya berdoa dan berprinsip tidak akan memasukan ke tengah gawang dan akan memasukan ke sudut gawang. Dengan keberanian dan percaya diri, setelah peluit ditiup oleh wasit, akupun tidak lama beberapa detik kemudian menendang bolanya sampai di sudut gawang dan bola itu tidak tertahan oleh kipper lalu akhirnya bola itu lolos masuk ke gawang yang artinya GOAL.

Sempat tidak percaya tetapi kejadian barusan adalah kenyataan, iya maksudnya nggak percaya aja gitu bisa masukin bola ke gawang dan lebih kerennya lagi (menurutku) itu tuh lagi pinalti, penentuan antara pemenangnya siapa apakah angkatan 2015 atau 2017. Dan sejarah tadi menciptakan goal untuk saya. Banyak yang bilang itu keliatan bohongan, keliatan nggak nendang dan emang bukan tendangan yang baik. Tetapi percayalah aku hanya senang bisa mencetak goal yang tidak terduga dan mungkin apakah itu hanya sebuah keberuntungan?

Iklan

Kenangan MAPAH di Kalijati

Kalijati is here…

Sekarang jam 00:42 WIB

____________________________________________________________________________________________

Cerita dimulai pada hari Jum’at sore pulang nganter Ami dari Jatos aku langsung mandi dan buru-buru packing terus keburu disamper Puja, deh. Udah gitu kita on the way-nya ba’da Magrib mau adzan Isya pokoknya. Nah, kita bareng sama rombongan yang lain juga pada bawa motor ada 12 motor #mantap #boaedan #pawaimotor.

Aku sama Puja bawa motornya gantian, di Bandung sampai Cijambe itu dibawa sama Puja dan di akhiran aku bawa dari Sindangpalay sampai lokasi tujuannya yaitu di Ponpes YAFATA Kalijati. Kalian harus tahu kalau kita itu dari Rumah Makan Pengkolan kehujanan lalu neduh dulu di warung yang depan RM Pengkolan dan kita nunggu lumayan lama sampai aku tidur nyenyak lah -________________-

Sudah sampai lokasi aku langsung tidur dah. Sabtu Subuh berjama’ah dan langsung kultum (kuliah tujuh menit) dengan materi 1 yang dibawakan oleh Asep Supriatna alias “Asep Dollar” (?) entahlah kenapa Dollar -_-“). Lanjut, materi ke-2 ada dari Ketua Umum HIMKAS yaitu  A Ibad. Yap, lanjut materi ke-3 ada “Group Discussion” yang dimana aku masuk ke kelompok 1 dan anggotanya ada Alawi, Iwan, Wulan, Linda, Sofi, Nurhayati dan pastinya ada aku jadi kita bertujuh orang. Materi ke-4 ada “Sejarah Subang”. Cihuy! Subang sejarahnya ternyata gitu toh yaks~

Materi Sejarah ini dibawakan oleh A Ulul Fahmi Fauzi dan pokoknya dia kerja di OPPO Smartphone lalu diakhir materi kita dibagi-bagi pamflet handphone OPPO. Jadinya, aku kepengin beli hape baru deh, OPPO A39 hehehe terus jadinya mau OPPO lagi Han apa Sams*ng nich? *mikir keras*. Materi ke-5 adalah materi tentang “Fungsi Mahasiswa Terhadap Subang” yang dibawakan oleh Pak Subhan (staff ahli DPR), yang ditemani dengan Pak ALdo/Didin (sekwan). Next, kita belajar nyanyi dums, ya kita harus bisa nyanyi Mars HIMKAS and than ada materi 5 “Simulasi Sidang” oleh Kang Deden Fahruji. Nah pas malemnya baru lah keadaan sudah tidak kondusif lagi, asli. Banyak alumni pada datang dan judulnya itu katanya tentang “Rempug Alumni” sampai jam 10 malam deh (kalau tak salah).

Next,  ada penampilan inagurasi dari setiap kelompok (Y). Aku asli kangen koyol-konyolan pas inagurasi ini, because kita tuh pakai sarung semua anggota kelompok 1 lalu nyanyi “Manuk Dadali” it’s so funtastic aku tak peduli lagi penampilannya kayak gimana dan pokoknya aku enggak liat audience sama sekali. Asli suka lupa, ngebleng, parah deh malu-maluin kelakuan itu dan semua ide berasal dari Wulan Tupis (tukang pipis).

Selanjutnya kita sidang deh baru sampai jam 1 udah diganggu dan baru sampai BAB 1 padahaal (-_-“). Jam 3 kita dibangunin buat di uji mental (ceritanya) semuanya ada 4 pos. Pada pos 1 aku aman dan teman-teman yang lainnya juga. Eh, by the way di kelompok pos-posan ini kita beda lagi lah kelompoknya, jadi aku sama Saoqi, Yanti, Nurhayati, Sifa. Parah lah di pos selanjutnya tuh makin extrem apalagi pos 4 (zerem).

Pos 2 ini yaitu tentang Sejarah Subang yang dimarahin terus gara-gara enggak bener neranginnya katanya kaya anak SD? Lah terus kita nyeritainnya harus begimane kakak-kakak ku, harus pake bahasa isarat? Lucu nget nget. And than di pos 3 me and all diam tanpa kata (sepertinya kenal kaya judul lagu), sampai-sampai kita disamain seperti pohon karena enggak beda jauh diem mele wkwkwk (diem-diem bae, ngopi napa ngopi).

Tuh rasain aja dah nyampe capek, lagian pasti deh kalau dijawab juga serba salah ujungnya. Daripada nguras energi kakak-kakak semua dan kita juga, jadi mendingan aku diem saja until the end. Next, di pos 4 lebih parah lagi bahasanya itu, lho! But, be grateful enggak sampai dibanjur *tepuk tangan*. Selesai adzan subuh langsung pada mandi bersih-bersih and etc.

Pas mau lanjut sidang itu kita dipindah alias disuruh hijrah dari asalnya di Gor & KBIH jadi harusnya pindah ke ruangan kelas MTs. Jam 8-an kita selesaikan sidang sampai adzan Dzuhur+pemilihan ketua angkatan (ketung). Kemudian makan siang dan acara penutupan, deh. -The End-

Next, for go to Bandung jam 2-an and arrived in here jam 7 malam. Mantap, cyin 5 jam? Aku langsung tidur lagi aja dah soalnya enggak kuat pusing banget, niat mau ngeblog juga eh malah teler duluan. ASELI. 

Cukup segitu pengalaman MAPAH-nya. Aku harap bisa mengembangkan HIMKAS supaya lebih maju Kota Subang dan aku bisa punya banyak kenalan di Pemerintahan Subang khususnya dan umumnya se-Indonesia. Amiin Ya Allah.

 

Thank YOU for time~

 

 

National Futsal Agrochampionship 2017

1506172356902

Untuk yang pertama dan terakhir kalinya saya merasa snagat beruntung dan bersyukur karena telah menjadi bagian dari acara besar “National Futsal Agrochampionship 2017” sebuah acara besar dan perdana se-Jawa Barat yang diselenggarakan oleh bidang Minat dan Bakat HIMAGI UIN Sunan Gunung Djati. Nagib selaku Ketua Pelaksana serta ada Kang Ogi selaku Ketua Bidang, mereka berdua adalah official atau peribahasa lain adalah jantungnya futsal di jurusan Agroteknologi. Pada saat hari pelaksanaan, semua para peserta/pemain dan tidak lupa kepada pemain Timnas jurusan juga para panitia mengikuti upacara pembukaan dan meramaikan acara se-Jawa Barat tersebut. Acara ini berlangsung selama 2 hari yaitu di mulai dari hari Sabtu dan berakhir pada hari Minggu tepatnya pada tanggal 16 – 17 September 2017 yang bertempat di lapang futsal Zone 73. Tema yang diusungkan adalah “Lets Play Together Fair Play Our Game” .

Sebagai acara perdana di jurusan Agroteknologi khususnya dan umumnya di fakultas Sains dan Teknologi saya sangat bangga sekali karena acara ini dilaksanakan tingkat wilayah provinsi Jawa Barat maka pialanya pun ada dari Disbudpora. Perjuangan dan hasil kerja keras para panitianya pun sangat luar biasa sekali, mulai dari Ketua Pelaksana, Sekretaris Umum, Bendahara Umum serta panitia yang lainnya juga sangat antusias mulai dari merumuskan konsep acara hingga pencairan proposal dana untuk memeriahkan dan mensukseskan acara tersebut. Ketika H-1 mereka  –panitia- sudah mulai beraksi melakukan berbagai persiapan yang matang untuk esok hari yaitu upacara pembukaan yang salah satunya adalah persiapan memasangkan baligho untuk photo booth. Mereka tidak mengenal lelah demi kesuksesan hajat besar ini. Salah satunya ialah Hasna selaku Sekretaris yang memberikan sedikit curahan hatinya bahwa “Awal-awal untuk perjuangin acara ini kayaknya cukup sulit dan sangat sulit, sampe berpikiran bahwa acara ini nggak akan landing. Tapi, karena semangat dari tim yang lain menggebu-gebu mendekati puncak acara, aku juga termotivasi buat menjadikan acara ini seru dan berkesan di masing-masing peserta maupun panitia. Pas acara landing di hari Sabtu, banyak kendala salah satunya aku yang ngaret dateng hehehe karena harus cari tali buat nametag, sampe harus naek ojek ke Zone untuk pertama kalinya bayar ojek sampe ceban. Pas udah mulai pertandingan satu satu tim main, ada kenangan ketika liat anak Faperta IPB nomer punggung 10. Pas dia sakit, pas dia break, pas dia liatin kita lagi ngobrol, pas temennya pinjem jarum dan semuanya hahaha. Seru dan ada pengalaman baru ketemu sama anak Faperta-faperta lain di univ se-nasional” jelasnya.

Upacara Pembukaan

Tepat pukul 08:30 WIB di Zone 73 lapangan 1 National Futsal Agrochampionship resmi dibuka langsung oleh Ketua Jurusan kita yakni Bapak Ir. Ahmad taofik, MP. Yang dimana beliau akan menendang bola futsal khusus warna oren yang telah disediakan oleh panitia untuk simbolis pembukaan acara ini. Sebelumnya di dalam upacara pembukaan ada beberapa sambutan mulai dari Ketua Pelaksana oleh Nagib, Ketua Bidang oleh Kang Ogi, Ketua Himpunan oleh Kang Aliza dan yang terakhir adalah Ketua Jurusan dan setelah menyelesaikan sambutannya beliau –Ketua Jurusan- menendang lalu memasukan bola tersebut ke dalam gawang maka secara resmi acara besar ini telah di buka lalu dilanjutkan dengan tepuk tangan riang gembira dari para peserta juga para panitia tersebut bergema di lapangan 1. Peserta yang mengikutinya sangat bervariasi dan dari berbagai daerah yang mewakili setiap jurusan atau intansi yang ada di Jawa Barat.

Konsep pertandingan yang digunakan yaitu sistm group, dimana menjadi ada 4 group yaitu Grup A, B, C dan D. Kick off pertama dilaksanakan pada pukul 09:00 WIB yang menempati lapangan 1 ada grup A dan tim yang akan bertanding adalah Agribisnis UNMA (Universitas Majalengka) vs Teknik Elektro UIN SGD kemudian di lapangan 2 tim yang akan bertanding yaitu Agroteknologi UNWIM (Universitas Winaya Mukti) vs Kimia UIN SGD yang berada dalam grup C tersebut. Kemudian permainan berlanjut sampai pukul 11:40 WIB yang digunakan untuk istirahat, sholat serta makan dan dilanjutkan untuk pertandingan ke-enam ada Grup D di lapangan 1 dan Grup B di lapangan 2. Untuk pembagian pemain Timnas jurusan terdapat 3 kategori yaitu, Agro A UIN, Agro B UIN dan Agro C UIN dan semuanya itu merupakan para pemain kelas atas.

Timnas Agro

Beberapa dari pemain Timnas Agro A UIN kebanyakan dari semester V yang sama dengan saya (seangkatan) tim ini mempunyai penjaga gawang/kiper andalan bernama bung Cepi Supriyadi dan di pimpin oleh seorang kapten bernama saudara Agung Robani. Menurut Agung ketika mengikuti acara ini sangat senang sekali “Sebagai pemain Agrochampionship saya cukup berpatisipasi atas kelangsungan acara ini, walau baru awal di gelar di jurusan Agroteknologi UIN SGD yang meliputi pertanin se-Jabar. Acaranya pun begitu bergengsi karena hadiah dan pesertanya pun lumayan mumpuni, berjamnya pertandingan pun lancar dan wasitnya memimpin dengan baik. Saya sebagai peserta begitu senang karena pertandingan yang mempertumkan mahasiswa se-Jabar menjadi pengulur tangan dalam silaturahim antar fakultas pertanian. Semoga acara ini dapat diselenggarakan kembali di setiap tahunnya dan mudah-mudahan peserta dan hadiahnya semkain banyak, biar makin menarik” ujar Agung yang saat ini menjabat sebagai Kosma (komanda kelas) tersebut.

Seperti yang telah dipaparkan oleh Agung bahwa acara ini selain untuk merebutkan hadiah total senilai 5 juta rupiah tersebut bermakna sebagai pengulur tangan dalam silaturahim antar fakultas pertanian khususnya dan umunya untuk semua jurusan. Selanjutnya selain hadiah yang bergengsi wasitnya pun di datangkan langsung dari Jepang berdasrkan pemaparan Ketua Pelaksana saat rapat terkahir di Sekretariat Kelas V B. Maka, mereka –wasit- memimpin pertandingan dengan sangat baik dan fokus. Babak penyisihan dilanjutkan pada hari Minggu mulai pukul 08:00 sampai dnegan final yaitu pukul 12:00 WIB dan yang masuk babak final ini ada dari Faperta IPB, Agribisnis IPB, Agroteknologi UNMA, dan Kimia UIN SGD. Kemudian yang berhasil merebut Piala Utama dan hadiah sebesar 2 juta rupiah dimenangkan oleh Faperta (Fakultas Pertanian) IPB Bogor sebagai juara 1.

Pemberian Juara 1, 2, 3 dan Top Score

Dilanjutkan kedudukan juara 2 diraih oleh Kimia UIN SGD yang mendapatkan hadiah sebesar Rp. 1.500.000,- dan juara 3 hadiah sebesar Rp. 1000.000,- dimenangkan oleh Agroteknologi UNMA (Universitas Majalengka). Selain hadiah tim ada juga hadiah khusus yaitu Top Score sebesar Rp. 300.000,- sebagai pencetak goal terbanyak. Top score ini diberikan untuk semua para pemain yang dapat mencetak goal dengan jumlah yang sangat banyak dan Top Score ini berhasil diraih dari peserta/pemain Matematika UIN SGD dan Agroteknologi UIN SGD yang masing-masing telah memasukan bola ke gawang dengan jumlah sebanyak 10 dan 11 kali. dan acara terakhir yaitu foto bareng semua panitia/crew sebagai hadiah dari jerih payah dan kenang-kenangan dari kesuksesan acara ini. Namun, saat terakhir saya tidak mengikuti sampai akhir karena ada orang tua menjenguk.

Juara 1 Faperta IPB
Juara 1 Faperta IPB Bogor
Juara 2 Kimia UIN
Juara 2 Kimia UIN SGD
Juara 3 Agroteknologi UNMA
Juara 3 Agroteknologi UNMA
 All Crew

Oh ini dia…

tumblr_owzgycmsi31umj4zko1_540

Ketika rasa penasaran alias kepo (bahasa anak zaman sekarang) muncul pada saat itu juga. Apa yang membuat diriku disamakan (mirip) dengan kakak tingkat tersebut ? Ibu Sofi hanya bilang “kamu teh asa mirip Karin” (dalam hati aku bertanya-tanya). What ? Karin ? Who is that ?

Dan,
Terjadilah,
Kepo itu.

Sempat aku bertanya sama Ibu, “semester berapa, bu?” Jawaban beliau hanya “udah nikah”. Tetapi aku lupa buat menanyakan lebih detailnya karena waktu terbatas, kita hanya berpapasan di lorong lantai 3. Ibu masuk kelas dan akupun pulang.

Nah, hal pertama yang aku lakukan untuk mencari sumber terlengkapnya adalah “facebook”. Ya, aku selalu mencarinya lewat media sosial itu ketika akan mencari seseorang. Karena, pikirku semua orang pasti memiliki facebook dan pasti ketemu. Aku ketik nama “Karina” dan munculah paling atas akun yang sudah berteman dengan semua anak-anak jurusan beserta para dosennya, tidak salah lagi, pasti itulah orangnya. Di klik menuju profile aku temukan photo profile sepasang suami istri lalu aku temukan juga tempat tinggal beliau itu di Bekasi. Maka, yang namanya ‘kepo’ itu terus saja ada sampai aku telusuri postingan-postingannya kemudian ditemukan banyak sekali postingan mengenai catatan dan semua catatannya menarik!

Salah satu catatan beliau yang aku sangat sukai di screen schoot dan
bisa dilihat gambar diatas bahwa isinya itu membuat aku ingin terus berpacu dengan prestasi dan hal ibadah, tanpa mengeluh sedikitpun.

Terima Kasih kak! Your notes is amazing. 
Make me to be dilligent for write, study, pray and gratefull 🙏

Mirip Kating?

Ternyata menjadi orang yang susah senyum itu membuat menyebalkan setiap orang yang melihatnya. Dari sana aku belajar, karena senyum adalah percakapan ringan namun sangat berarti“. -Hana (2017)

Siapapun yang butuh pertolongan selagi aku bisa pasti akan ku usahakan ❤ karena setiap hal yang bisa aku bantu itu semua akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Dan, juga pasti akan mendapat banyak pelajaran berharga.

Guysss kalian mau tahu lagi enggak hari tadi aku ketemu Ibu Sofiya alias Bu Sofi 🙂 dosen terfavorit terlucu terkece dan kata kating sih Ibu Sofi itu cara menilainya perfectionis, padahal menurutku sangat baik. Terus aku tadi ketemu Bu Sofi lalu salam tuh sambil basa basi (maklum biar makin akrab) lalu kata beliau aku itu mirip “Karin” (who is it?) siapa dia? Pensaran -___-

Aku tanya semseter berapa sih dan katanya udah menikah (OMG). Aku makin penasaran deh -,-)” mirip dari apanya ya kira-kira guys!

Oh iya besok tanggal merah guys karena ada Tahun Baru Islam 1439 H. Mudah-mudahan di tahun baru ini aku semakin istiqomah dalam segala hal menajalankan sunnahnya.