Seperti Tahu Bulat

Ya Allah hari ini hari Jum’at, kirain tidak akan secapek ini. Mulai dari Presentasi 2 kali dan keduanya belum ada persiapan sama sekali. #1 Kultur Jaringan yang makalahnya juga belum beres dan ada teman yang agak marah gitu ke aku. Gara-gara makalahnya itu yang belum beres 😀 yasudah sekarang aku tahu gimana sifat aslinya. #2 Arsitektur Pertamanan yang PPT-nya aku belum di share di grup, sengaja lah niatnya biar surprise! Dari beres presentasi Kuljar  kita langsung bagi-bagi materi dan aku kebagian di Latar Belakang/Deskripsi (tapi agak kurang greget presentasinya). Ya begitulah… semuanya serba mendadak.

Daaaaaaaan yang membuat today is tired is

Shooting Video for task English Course. Mantap gak tuh aku belum makan dari pagi sudah cape-capean dari pagi, siangnya take video dari jam 1 siang sampai 6 sore. 5 jam buat begituan doang tapi menguras tenaga. Niatnya tadi siang pengin sekali istirahatin badan. Tapi takdir Allah berkata lain. Sekarang pukul 23:08 WIB and tomorrow masih ada 2 agenda besar : PLENO TENGAH HIMAGI dan RAPAT KERJA ASDOS.

 

Bismillah…

Iklan

Pelantikan Asisten Praktikum

Hello everybody.

Alhamdulillah yang paling utama saya panjatkan rasa syukur tiada akhir kepada Allah subhana wa ta’ala. Ternyata satu tahap impianku mulai terkabul, impian dimana saat menjadi maba (mahasiswa baru) ingin rasanya seperti mereka yang duduk didepan -dekan, kajur, sekjur, asdos dan asprak- ketika hari kedua OPAK 2015 yang artinya saat itu pengenalan fakultas dan jurusan masing-masing. Hari itu aku duduk ditengah-tengah barisan teman lainnya, disana ku melihat para atasan di fakultas Sains dan Teknologi, pastinya ada Bapak Opik (Dekan). Setelah itu dipanggil lah satu persatu kajur+sekjur dari setiap jurusan, tiba saatnya jurusan Agroteknologi dikenalkan kajurnya yaitu Bapak Taufik dan sekjurnya Ibu Liberty. Nah setelah itu dipanggilah para dosen/asdosnya yang salah satunya membuat saya terinspirasi ingin seperti orang-orang dipanggil adalah Teh Fika, beliau inspirator saya, beliau semangat saya, jujur saya katakan.

Entah kenapa hanya kepada Teh Fika, waktu itu saya hanya menulis nama kajur, sekjur dan Teh Fika yang nama lengkapnya itu Frieska Mega Wahyuni. Sampai detik ini saya masih terinspirasi olehnya, dari pertemuan di aula lama pertama kenal sampai di praktikum selalu jadi panutan. Mungkin waktu itu jika asdosnya yang hadir bukan Teh Fika mungkin saya tidak akan sampai begini, bisa jadi saya terinspirasi oleh asdos semuanya. Inilah takdir-Mu yang selalu membuat saya terkagum-kagum.

Sejak dahulu saya selalu ingin menjadi atau mempunyai suatu kegiatan/organisasi penting seperti OSIS, MTsN dan MA saya sangat aktif mengikuti OSIS karena entah kenapa saya selalu semangat dengan organisasi apalagi OSIS. Kesannya itu punya banyak pengalaman, itu saja sih paling utama karena yang selebihnya seperti ilmu, kepemimpinan, relasi, keberanian, itu sekedar bonus. Niat dan dan semangat yang kuat bisa mencapai titik tersebut, di MTsN menjadi kabid 10 dan di MA menjadi sekbid 6. Senang? Lebih dari senang, guys.

Nah, ini dia bahasan paling utamanya, tadi hanya pembuka kenapa saya begini dan sangat menyukai kesibukan yang dimana teman-teman lainnya spesifiknya temen deket saya selalu memilih untuk di zona nyaman, sekolah hanya sekolah, belajar hanya sampai pukul 1, untuk kuliah seperti istilah ‘kupu-kupu’, pasti udah tau kepanjanganya yakkkkk. Pokoknya hari Jumat saya senang, titik.

Tidak akan menyangka sampai dititik ini – pengukuhan asisten – mulai dari pendaftaran, pengumpulan dokumen, wawancara, sampai dimasukan ke grup calon asisten yang dimana saya sudah diterima dan lulus di perekrutan dan anggota asisten praktikum.

Dibilang mirip (lagi) kating?

SELAMAT ISRA MI’RAJ 1439 HIJRIYYAH

Sebenarnya mau cerita 2 hari yang lalu pada tanggal 12, tapi berhubung ada waktu snatainya sekarang 😦 sorry guys…

Cerita hari Kamis tanggal 12 itu ada presentasi Kuljar, tentang sterilisasi eksplan. Nah disitu aku jadi moderator ya, ketika presentasi baru mau dimulai, eh si Ibu bilang gini :

aduh jadi inget Karina presentasi kaya gini, uh mengingatkan 4 tahun yang lalu, Karina Nabila jadi inget saya.

Lalu aku hanya tersenyum HE HE HE HE

Aku tahu kok maksud ibu itu siapa 🙂 Tahu bangeeeet. Ibu salah nama belakangnya, harusnya Maibilillah bukan Nabila 😀 dan aku juga tahu kok kalau teteh itu sudah menikah dan aku mah belum 😀 karena aku masih imut-imut semester 6. Sempat juga minta pertemanan di Facebook belum di konfirmasi saja ternyata, kayanya sih. Eh husnudzon lah apa susahnya sih Han. Okay, jadi intinya aku mirip dari mananya? Guys anyone know? Sudah ada dua dosen lho yang bilang gituuu 😉

#sebulanlagipuasa #semangathana #belajarsabardanikhlas

 

First Time

Thanks for today…

Terima kasih atas rencana-Mu yang selalu indah untukku. Tadi tanggal 26 Februari 2018 adalah hari pertama ngasprak (asisten praktikum), iya awal kerja hari Senin itu adalah jadwal Praktikum Teknologi Benih yang partner-nya sama Hasna dan jadwal kedua itu pada hari Rabu ada Praktikum Kesehatan Tanah dengan partner Hikmaya Ajiningrum. It’s so Alhamdulillah bisa punya pengalaman jadi asisten dosen. I NEVER IMAGINED BEFORE~

Wujudkan impian mamah kalau kamu juga bisa jadi guru/dosen dengan sedikit berbekal dari pekerjaan jadi asisten ini, setidaknya kamu sudah punya pengalaman di bidang mengajar 🙂

ALBUM#IMG_5324

Regards,

Pinalti Keberuntungan

HAH? Goal?

Itulah pertanyaan yang langsung ada dalam pikiran pada saat itu.

Screenshot_2018-02-17-15-10-36-59
Yeay goaaaaallllllllllllllllllllllll

Hari ini adalah hari pelaksanaan acaranya para alumni yang sering dikenal dengan “Doledocleng Cup”. Kelasku yakni 2015/A mendapatkan bagian main hari pertama, ya hari Sabtu dan lawan mainnya adalah maba (mahasiswa baru) yakni 2017/B. Sebelum pertandingan tadi, kelas A itu penuh dengan ngadadak yang artinya serba mendadak, baik itu pemainnya, kostum, sepatu, kerudung dan lainnya. Itulah kelasku walaupun begitu kami tetap hebat dan berjalan saling bergandengan alias selalu bersama. *eaaaa*

Babak pertama pun dimulai, aku, Firda, Fuji, Hindun dan Maya masuk sebagai pemain. Ini juga ada yang lebih mendadak lho, kalian harus tahu kalau Maya itu nggak niat jadi kipper awalnya dan memang bukan pekerjaan dia menjadi seorang kipper. Tetapi dengan tekad dan kemauan yang membara itulah Maya memutuskan ingin menjadi kipper di beberapa jam sebelum pertandingan. Pada babak pertama ini aku dan Fuji ditempatkan di depan untuk menyerang. Aslinya, aku nggak bisa jadi penyerang lah ngoper bola aja masih kaku apalagi nge-shoot ke gawang L

Peluit babak pertama sudah berbunyi yang artinya pertandingan sudah selesai dan diharapkan kepada para pemain untuk istirahat dulu sejenak. Setelah beberapa saat dan posisi kami telah bertuakr dengan lawan, itulah babak kedua dimulai. Kata coach Agung entah Fhandan (aku lupa) aku dan Fuji dipindah tempat menjadi di belakang dan yang maju ke depan menjadi penyerang adalah Firda dan Fitra. Huft. Akhirnya lega bisa maen dibelakang lagi jadi back with my partner is Fuji.

Bola masuk ke gawang oleh Fitra! Good Job! Kedudukan 1-0 harus dipertahankan. Tapi saying ketika aku nendang dari lawan untuk diarahkan ke team, bola itu malah salah sasaran dan aku tidak bisa menahannya karena harus lari dari pinggir ke tengah lalu menahan bola itu rasanya capek (hehehe) dan Maya tidak bisa mengendalikan bolanya karena lumayan agak kenceng sih. Akhirnya goal terjadilah goal untuk angakatan 2017 kedudukan imbang menjadi 1-1.

Fifit –panggilan Fitra- sudah berusaha dengan semaksimal mungkin untuk bisa mencetak gola lagi tetapi belum waktunya, hingga bunyi peluit terdengar pertanda pertandingan sudah selesai. Kami pasrah, karena ini adalah babak penentuan siapa yang menang diantara kita. Kemudian coach Fhandan memberikan intruksi bahwa yang maju  untuk pinalti yang pertama Firda, kedua Fuji dan ketiga Fitra. Namun, mereka gagal alias tidak bisa memasukan bola satupun ke gawang karena selalu tertangkap oleh kipper.

Alhamdulillahnya angkatan 2017 juga tidak ada yang bisa memasukan satupun ke gawang kelas kami. Akhirnya penentuan ada dipemain terkahir, yakni adalah aku. Aku hanya berdoa dan berprinsip tidak akan memasukan ke tengah gawang dan akan memasukan ke sudut gawang. Dengan keberanian dan percaya diri, setelah peluit ditiup oleh wasit, akupun tidak lama beberapa detik kemudian menendang bolanya sampai di sudut gawang dan bola itu tidak tertahan oleh kipper lalu akhirnya bola itu lolos masuk ke gawang yang artinya GOAL.

Sempat tidak percaya tetapi kejadian barusan adalah kenyataan, iya maksudnya nggak percaya aja gitu bisa masukin bola ke gawang dan lebih kerennya lagi (menurutku) itu tuh lagi pinalti, penentuan antara pemenangnya siapa apakah angkatan 2015 atau 2017. Dan sejarah tadi menciptakan goal untuk saya. Banyak yang bilang itu keliatan bohongan, keliatan nggak nendang dan emang bukan tendangan yang baik. Tetapi percayalah aku hanya senang bisa mencetak goal yang tidak terduga dan mungkin apakah itu hanya sebuah keberuntungan?