Aplikasi Komputer

KODE 706213

NAMA DOSEN

Nur Lukman, ST. M.Kom

KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan Puji serta Syukur kehadirat Allah SWT Yang Maha Kuasa pencipta alam raya ini beserta ilmu dan nikmat sehat yang telah diberikan akhirnya buku ini dapat saya susun dengan tidak kurang dari waktu yang telah ditentukan. Shalawat dan salam selalu  tercurahkan kepada baginda kita yakni Nabi Muhammad SAW manusia istimewa yang seluruh perilakunya layak untuk diteladani, yang seluruh ucapannya adalah kebenaran, yang seluruh getar hatinya adalah kebaikan. Dan semoga kita mampu meneladaninya. Aamiin.

Penulis sebagai mahasiswi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Fakultas Sains Dan Teknologi dapat menyelesaikan buku ini dengan sebaik-baiknya dan penulis sangat tertarik untuk mengajukan Judul :

“Belajar Cepat Komputer, Microsoft dan Internet”

Banyak kesulitan dan hambatan yang penulis hadapi dalam penyusunan buku ini tetapi dengan semangat dan kegigihan serta arahan juga bimbingan dari dosen pembimbing. Oleh karena itu pada kesempatan ini, saya mengucapkan terimakasih kepada :

  • Orang tua yang akan selalu menjadi inspirasi dan penyemangat, serta mencurahkan kasih sayangnya tanpa pamrih.
  • Bapak Nur Lukman, ST,. M.Kom sebagai Dosen Aplikasi Komputer. Semoga ilmunya berkah dan menjadi aliran amal hingga kelak di akhir zaman.

Saya selaku penulis menyimpulkan bahwa buku ini disusun dengan tujuan untuk memenuhi salah satu tugas Aplikasi Komputer. Semoga buku ini dapat memberikan manfaat dan motivasi sekaligus menambah wawasan untuk saya pribadi khususnya dan umumnya untuk para pembaca.

Tidak lupa juga saya mohon maaf apabila jika dalam penyusunan buku ini terdapat kesalahan. Oleh karena itu penulis menerima saran dan kritik, guna kesempurnaan pembuatan buku ini dan menjadi pelajaran bagi penulis.

 

Bandung, 24 Februari 2016

 

 

Penulis

 

DAFTAR ISI

Contents

KATA PENGANTAR.. 1

DAFTAR ISI. 3

DAFTAR GAMBAR.. 7

DAFTAR TABEL.. 10

BAB I KOMPUTER.. 11

1.1 Pengenalan Komputer 11

1.2 Pengertian Sistem Komputer 12

1.3 Generasi Komputer 15

1.3.1 Komputer Generasi Pertama (1940-1959) 16

1.3.2 Komputer Generasi Kedua (1959-1964) 18

1.3.3 Komputer Generasi Ketiga (1964-1970) 20

1.3.4 Komputer Generasi Keempat (1970-1980) 22

1.3.5 Komputer Generasi Kelima (1980-2001) 23

1.4 Jenis-jenis Komputer 25

BAB II MICROSOFT WORD.. 27

2.1 Pengertian Microsoft Word. 27

2.2 Sejarah Microsoft Word. 28

2.3 Cara Mengaktifkan Microsoft Word. 29

2.4 Mengenal Jendela Word. 30

2.5 Mengoperasikan Microsoft Word. 32

2.5.1 Penyuntingan. 32

2.5.2 Titik Sisip. 33

2.5.3 Sorot dan Blok Kata. 35

2.5.4 Mailings. 35

2.5.5 Page Break. 39

2.5.6 Header dan Footer 40

2.5.7 Caption. 49

2.5.8 Membuat Daftar Tabel dan Gambar 51

2.5.9 Membuat Daftar Isi 52

2.5.10 Cara Memperbarui Daftar Isi 55

BAB III MICROSOFT EXCEL.. 56

3.1 Pengertian Microsoft Excel 56

3.2 Sejarah Microsoft Excel 56

3.3 Cara Mengaktifkan Microsoft Excel 58

3.4 Mengenal Jendela Microsoft Excel 59

3.5 Mengoperasikan Microsoft Excel 62

3.5.1 Shortcut pada Microsoft Excel 62

3.5.2 Name Box, Formula Bar, Worksheet dan Workbook. 69

3.5.3 Tipe Data. 74

3.5.4 Format Sel 76

3.5.5 Perhitungan Aritmatika. 78

3.5.6 Fungsi Bantu Statistika. 78

3.5.7 Fungsi Logika IF. 79

3.5.8 Operator Logika. 80

3.5.9 Count dan Countif. 83

3.5.10 Vlookup dan Hlookup. 85

3.5.11 Pivot Table. 86

BAB IV INTERNET. 94

4.1 Pengertian Internet 94

4.2 Sejarah Internet 95

4.3 Manfaat Internet 96

4.4 E-mail 99

4.4.1 Filter 99

4.4.2 Label 103

4.4.3 Signature. 104

4.5 WordPress. 106

4.5.1 Jenis-jenis WordPress. 106

4.5.2 Macam-macam WordPress. 107

4.5.3 Menu dan Sub Menu pada Dasboard. 109

4.5.4 Cara Membuat Akun WordPress. 110

4.5.5 Mengenal Panel Dashboard WordPress. 115

Daftar Pustaka. 116

Tentang Penulis. 117

 

 

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 Pengenalan Komputer 13

Gambar 2 Hardware & Software. 14

Gambar 3 Komputer Generasi Pertama. 17

Gambar 4 Komputer Generasi Kedua. 19

Gambar 5 Komputer Generasi Ketiga. 21

Gambar 6 Komputer Generasi Keempat 23

Gambar 7 Ilustrasi Microsoft Word 2007. 29

Gambar 8 Menu Start pada Taksbar 30

Gambar 9 All Programs. 31

Gambar 10 Klik Microsoft Word. 31

Gambar 11 Menu Bar pada Microsoft Word. 33

Gambar 12 Display Microsoft word. 33

Gambar 13 Button. 34

Gambar 14 Contoh Surat Kuasa. 37

Gambar 15 Mailings Bar 38

Gambar 16 Type New List 38

Gambar 17 Customize Columns. 39

Gambar 18 Pilihan Page Number 42

Gambar 19 Top of Page. 43

Gambar 20 Bottom of Page. 43

Gambar 21 Page Margins. 44

Gambar 22 Current Position. 44

Gambar 23 Page Number Format 45

Gambar 24 Tabulasi References. 50

Gambar 25 Kotak Dialog Caption. 51

Gambar 26 Kotak Dialog Label 51

Gambar 27 Tabulasi References. 52

Gambar 28 Kotak Dialog Caption. 52

Gambar 29 Kotak Dialog Label 52

Gambar 30 Tabulasi Reerences. 53

Gambar 31 Tabulasi View.. 53

Gambar 32 Document Map. 54

Gambar 33 Icon Styles Formatting. 54

Gambar 34 Format Painter 55

Gambar 35 Table of Contens. 55

Gambar 36 Contoh Daftar Isi 55

Gambar 37 Update Table. 56

Gambar 38 Icon Update Table Contens. 56

Gambar 39 Start pada Taskbar 59

Gambar 40 All Programs. 60

Gambar 41 Klik Microsoft Excel 60

Gambar 42 Display Microsoft Excel 63

Gambar 43 Name Box. 71

Gambar 44 Formula Bar 71

Gambar 45 Column. 72

Gambar 46 Row.. 72

Gambar 47 Cell 73

Gambar 48 Pointer 73

Gambar 49 Fungsi IF Tunggal 81

Gambar 50 Hasil Rumus Logika. 81

Gambar 51 Contoh Fungsi Rumus LEFT. 82

Gambar 52 Contoh Fungsi Rumus RIGHT. 82

Gambar 53 Contoh Rumus Fungsi MID.. 83

Gambar 54 Contoh Fungsi Rumus AND.. 83

Gambar 55 Contoh Rumus Fungsi OR.. 84

Gambar 56 Contoh Rumus Fungsi NOT. 84

Gambar 57 Contoh Rumus COUN dan COUNTIF. 86

Gambar 58 Sheet Transaksi 87

Gambar 59 Pivot Table. 88

Gambar 60 Membuat Pivot Table. 88

Gambar 61 Sheet Baru Pivot Table. 89

Gambar 62 Field List 90

Gambar 63 Data dan Jumlah. 90

Gambar 64 Mengatur Field. 91

Gambar 65 Pengaturan Value Field. 92

Gambar 66 Pengubahan SUM menjadi COUNT. 92

Gambar 67 Range. 93

Gambar 68 Sheet Baru pada Pivot Table. 93

Gambar 69 Pivot Chart Field. 94

Gambar 70 Grafik. 94

Gambar 71 Menu Setting. 102

Gambar 72 Create a new Filter 102

Gambar 73 button More. 103

Gambar 74 Menu Settings. 104

Gambar 75 Tab Filter 104

Gambar 76 Tab Labels. 104

Gambar 77 Create New Label 105

Gambar 78 Contoh Label Baru. 105

Gambar 79 Menu Settings. 106

Gambar 80 Contoh Signature. 107

Gambar 81 button Save Changes. 107

Gambar 82 Membuat WordPress. 112

Gambar 83 Mengisi Formulir 113

Gambar 84 Cari Alamat Kustom.. 114

Gambar 85 Memilih Tema. 115

Gambar 86 Pilih Gratis. 115

Gambar 87 Halaman Selamat Datang. 116

DAFTAR TABEL

Tabel 1 Generasi Komputer 26

Tabel 2 Titik Sisip. 37

Tabel 3 Blok Kata. 38

Tabel 4 Shortcut pada Microsoft Excel 77

Tabel 5 Tombol-tombol memindahkan Cell Pointer 82

Tabel 6 Kategori Number 84

Tabel 7 Perhitungan Aritmatika. 86

BAB I

KOMPUTER

1.1 Pengenalan Komputer

Pada pembahasan pertama kali ini saya akan mulai dengan pengertian komputer terlebih dahulu. Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata komputer pada awalnya dipergunakan untuk menggambarkan orang yang pekerjaannya melakukan perhitungan aritmatika atau yang biasa kita kenal dengan perhitungan dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata itu kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahannya hampir semua berhubungan dengan masalah aritmatika.

Menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology, kata Komputer tersebut digunakan dalam bahasa Inggris pada tahun 1646 sebagai kata untuk “orang yang menghitung” kemudian menjelang 1897 juga digunakan sebagai “alat hitung mekanis”. Selama Perang Dunia II kata tersebut menunjuk kepada para pekerja wanita Amerika Serikat dan Inggris yang pekerjaannya menghitung jalan artileri perang dengan mesin hitung.

Orang yang mendesain salah satu mesin hitung pertama (mesin analitikal) adalah Charles Babbage. Selain itu, berbagai alat mesin sederhana seperti slide rule juga sudah dapat dikatakan sebagai komputer. Jadi singkatnya pengertian komputer bisa dirangkum sebagai perangkat alat elektronik yang mampu mengolah data untuk menyajikan informasi yang diinginkan.

1
Gambar 1 Pengenalan Sistem Komputer

1.2 Pengertian Sistem Komputer

Sistem komputer adalah suatu jaringan elektronik yang terdiri dari perangkat lunak dan perangkat keras yang melakukan tugas tertentu (menerima input, memproses input, menyimpan perintah-perintah, dan menyediakan output dalam bentuk informasi). Selain itu dapat pula diartikan sebagai elemen-elemen yang terkait untuk menjalankan suatu aktivitas dengan menggunakan komputer.

Hardware adalah perangkat keras komputer yang terdiri dari unit input (Pengisian/pengambilan data). Contoh: Keyboard, Mouse, Scanner. Unit proses (Proses data) RAM/ROM, Control Unit, Arithmetic & Logical unit dan unit output (Pengeluaran data). Contoh: Monitor, Disk Drive & Printer. Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan gambar berikut.

2
Gambar 2 Hardware and Software

Software adalah perangkat lunak komputer untuk mengontrol perangkat keras (hardware). Software bisa dikelompokkan dalam beberapa kategori antara lain:

  • Sistem Operasi : Ms. DOS, Windows, MAC OS dan

Linux.

  • Program Bantu : Anti Virus, PC Tools dan Windows

Explorer.

  • Program Siap Pakai :

Pengolah Kata       : WordStar, WordPerfect, Ms. Word.

Pengolah Angka     : Ms. Excel, Lotus, Quattro Pro.

Pengolah Data        : DataBase, FoxPro, Ms. Access.

Pengolah Gambar   : CorelDraw, 3D Studio, Adobe

Photoshop.

  • Compiler / Interpreter : Pascal, Delphi, Visual Basic,

Visual FoxPro.

Brainware adalah SDM (Sumber Daya Manusia) yang mengurusi komputer tersebut. Dibagi dalam beberapa kategori sesuai dengan tugasnya antara lain :

  • Operator    : Bertugas mengoperasikan komputer.
  • Programmer    : Bertugas untuk membuat program

siap pakai.

  • Sistem Analisis : Bertugas menganalisa dan merancang

sistem komputer perusahaan.

Untuk mempermudah saya akan rangkum dalam bahasa singkat dan pengertiannya bisa seperti ini :

  • Hardware adalah perangkat keras komputer,
  • Software adalah perangkat lunak komputer, dan
  • Brainware adalah orang yang mengoperasikan komputer.

1.3 Generasi Komputer

Komputer merupakan alat modern yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari mengerjakan pekerjaan kantor, multimedia, tugas dan kegiatan sekolah, bahkan hiburan. Perkembangan komputer semakin berkembang dan masih akan terus berkembang tanpa batas. Kita sebagai manusia mau tidak mau harus mengikuti perkembangan kemajuan teknologi khususnya bidang komputerisasi.

Hampir seluruh aspek kehidupan manusia saat ini tidak dapat dilepaskandari teknologi, khusunya teknologi komputer. Dapat dilihat untuk menuliskan suatu dokumen, orang cenderung sudah meninggalkan mesin ketik manual dan sudah digantikan perannya oleh komputer. Kasir disuatu pertokoan besar seperti di supermarket sudah menggunakan peralatan otomatis berupa komputer yang didesain khusus untuk keperluan itu. Kumpulan lagu-lagu yang sebelumnya hanya dapat didengarkan melalui media kaset atau piringan hitam, saat ini sudah mulai dikemas dalam bentuk compact disk (CD) yang dapat didengarkan dengan menggunakan komputer multimedia. Belum lagi perkembangan teknologi komputer dibidang kesehatan yang maju sangat pesat untuk membantu diagnosa penyakit dan proses penyembuhannya.

Untuk memahami generasi komputer secara lengkap saya akan membahas tentang sejarah generasi komputer mulai dari generasi pertama, kedua, ketiga dan keempat.

               1.3.1 Komputer Generasi Pertama (1940-1959)

3
Gambar 3 Komputer Generasi Pertama

Electronic Numerical Integrator and Calculator (ENIAC) merupakan generasi pertama komputer digital elektronik yang digunakan untuk kebutuhan umum. Program proposal ENIAC dirancang pada tahun 1942 dan mulai dibuat pada tahun 1943 oleh Dr. John Mauchly dan John Presper Eckert di Moore School of Electrical Engineering (University of Pennsylvania) dan baru selesai pada tahun 1946.

ENIAC berukuran sangat besar, untuk penempatannya membutuhkan ruang 500m2. ENIAC berukuran 18.000 tabung hampa udara 75.000 relay dan saklar 10.000 kapasitor, kilowatt dengan berat lebih dari 30 ton dan menempati ruangan 167m2.

Ciri-ciri komputer pada generasi pertama adalah sebagai berikut:

  • Komponen elektronikanya dari Tabung Hampa (Vacuum Tube)
  • Program dibuat dalam bahasa mesin (Machine Language), yang programnya tersimpan dalam memori komputer. Programnya masih menggunakan bahasa mesin dengan menggunakan kode 0 dan 1 dalam urutan tertentu.

Sifat-sifatnya:

  • Ukurannya besar dan memerlukan tempat yang sangat luas.
  • Memerlukan banyak Pendingin (AC) karena banyak mengeluarkan panas.
  • Prosesnya relatif lambat.
  • Kapasitas untuk menyimpan data kecil.

                1.3.2 Komputer Generasi Kedua (1959-1964)

4
Gambar 4 Komputer Generasi Kedua

Tahun 1948, penemuan transistor sangat berpengaruh terhadap perkembangan komputer masa itu. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. sehingga mengakibatkan, berubahnya ukuran mesin-mesin elektrik yang tadinya berukuran besar menjadi ukuran yang lebih kecil.

Transistor mulai dipakai dalam teknologi komputer dimulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori intimagnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih bisa diandalkan dan lebih hemat.

Mesin pertama yang dapat memanfaatkan teknologi baru ini adalah super komputer. IBM menciptakan super komputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer ini dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah data yang besar, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom.

Mesin komputer LARC itu sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga kepopulerannya menjadi terbatas. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan ; yaitu satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center, Washington D.C. Komputer generasi kedua ini telah menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner.

Kemudian pada awal tahun 1960-an, mulailah bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya telah menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program. Sebagai salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar memakai komputer generasi kedua sebagai alat untuk memproses informasi keuangan  perusahaan.

               1.3.3 Komputer Generasi Ketiga (1964-1970)

5
Gambar 5 Komputer Generasi Ketiga

Dibanding dengan tabung transistor jauh lebih efisien sebagai switch dan dapat diperkecil ke skala mikroskopik. Era ini juga menandakan permulaan munculnya mini komputer yang merupakan terbesar kedua dalam keluarga komputer. Harganya lebih murah dibanding dengan generasi pertama. Komputer DEC PDP-8 adalah minikomputer pertama yang dibuat tahun 1964 untuk pengolahan data komersil.

Pada generasi ketiga inilah teknologi Integrated Circuit menjadi ciri utama karena mulai digunakan pada sebuah perangkat komputer hingga generasi sekarang. IC mengombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silicon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Para ilmuan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen kedalam satu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya komputer generasi ketiga lainnya yaitu penggunaa Operating System (OS) yang memungkinkan satu komputer melakukan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang mengkoordinasi memori komputer.

IC dibuat pertama kali oleh Texas Instruments dan Fairchild Semiconductor pada tahun 1959 yang hanya berisi enam transistor. Jenis-jenis komputer lain yang muncul pada generasi ini diantaranya adalah UNIVAC III, UNIVAC SS80, SS90, 1107, IBM 7070, 7080, 1400 dan 1600. Contoh komputer generasi ke III adalah IBM S/360, UNIVAC 1108, UNIVAC 9000, Burroughts 5700, 6700, 7700, NCR Century, GE 600, CDC 3000, 6000 dan 7000, PDP-11 pabrik pembuatnya adalah Digital Equipment Corporation.

            1.3.4 Komputer Generasi Keempat (1970-1980)

6
Gambar 6 Komputer Generasi Keempat

Komputer generasi keempat adalah komputer yang kita temui pada saat ini. Komputer yang dalam komponen elektriknya masih menggunakan mikrochip walaupun ukurannya dan bahan yang digunakan berbeda. Ukurannya lebih kecil membuat ukuran computer lebih sederhana.

Ciri- ciri pada generasi keempat sebagai berikut:

  • Komponen VLSI (Very Large Scale Integration) paduan dari IC dengan kapasitas rangkaian dapat mencapai 100.000 komponen tiap chip.
  • Menggunakan ARCNET (Attach Research Computing Network).
  • Program dibuat dengan bahasa: BASIC, FORTRAN, COBOL, PASCAL

Sifat-sifatnya:

  • Ukurannya relatif lebih kecil.
  • Menerapkan Multi Programming dan Multi Processing.
  • Mengenal DataBase Management System (DBMS).
  • Pabrik yang memproduksi yaitu IBM, BURROGHS, HONEYWELL, INTEL.
  • Contoh mesin; IBM (IBM S/34, IBM S/36, IBM PC/AT & XT, IBM PS/2), HONEYWELL 700, BURROGHS 600, CRAY I, CYBER, PC Aplle II, COMMODORE PC ,INTEL i386 sampai dengan intel Pentium I, II, III, IV, Dual Core, Core 2 Duo, dan Quad Core.

                 1.3.5 Komputer Generasi Kelima (1980-2001)

Pada generasi ini komputer sudah mempunyai bentuk umum yaitu terdiri dari:

  • CPU (Central Processing Unit).
  • Monitor baik berupa LCD (Liquid Crystal Digital) maupun CRT (Cathode Ray Tube).

Pada generasi kelima ini telah dilakukan pengembangan dengan yang dinamakan Josephson Junction merupakan generasi yang akan menggantikan chip yang mempunyai kemampuan memproses triliyun operasi perdetik sementara teknologi chip hanya mampu memproses miliaran operasi perdetik. Komputer pada generasi ini akan dapat menerjemahkan bahasa manusia, dapat langsung bercakap-cakap dengan komputer serta adanya penghematan energi komputer. Sifat luar biasa ini disebut sebagai “Artificial Intelligence”. Selain itu juga berbasis Graphic User Interface (GUI), multimedia dan multikomunikasi.

Contoh komputer yang lahir pada generasi kelima berbasis x86 seperti chip 286 dengan 134.000 transisitor, chip 386 pada tahun 1983 dengan 275.000 transistor, sedangkan chip 486 diperkenalkan tahun 1989 yang memiliki 1,2 juta transistor. Selanjutnya pada tahun 1993 Intel memperkenalkan keluarga prosesor 586 yang disebut Pentium 1 dengan jumlah transistor 3,1 juta untuk melakukan 90 MPS (Million Instruction Per Second).

Kemudian dilanjutkan pada generasi berikutnya yaitu Pentium 2, 3, dan 4. Pada generasi tersebut selain ciri khas pada peningkatan kecepatan akses datanya juga tampilan gambar sudah beresolusi (kualitas gambar) bagus dan berwarna serta multimedia dan yang lebih penting adalah fungsi komputer menjadi lebih cerdas. Meskipun komputer pada generasi ini ukuran fisiknya menjadi lebih kecil dan sederhana namun memiliki kemampuan yang semakin canggih.

GENERASI CHIP UTAMA
Generasi I (1978’an) Intel 8086
Generasi II (1982’an) Intel 80286
Generasi III (1985’an) Intel 80386 DX
Generasi IV (1989’an) Intel 80486 DX
Generasi V (1993’an) Intel Pentium, AMD K5
Generasi VI (1997’an) Intel Pentium II, AMD K6
Generasi VII (1999’an) Intel Pentium III, AMD K6-3
Generasi VIII (2001’an) Intel Pentium IV, AMD K7

1.4 Jenis-jenis Komputer

  • Super Komputer : Komputer jenis ini memiliki kecepatan proses paling hebat, biasa digunakan untuk perhitungan yang kompleks contohnya pada rancangan roket, ramalan cuaca dan lain-lain.
  • Mainframer : Komputer besar, memiliki kecepatan 50-20000 MLDPS.
  • Minikomputer : Komputer kecil.
  • Workstation : Mesin yang powerfull / Terminal Kerja.
  • Mikrokomputer : Komputer jenis ini memiliki ukuran yang relatif lebih sederhana dan mudah dibawa kemanapun, lebih dikenal dengan laptop.
  • Mikrokontroler : Mikropopesor yaitu keunggulan dapat membuat peralatan di program.

 

BAB II

MICROSOFT WORD

2.1 Pengertian Microsoft Word

Microsoft Word atau Ms. Word sangat populer di Indonesia dari dulu hingga sekarang. Segala aktivitas penulisan surat, dokumen, makalah, modul, atau yang lainnya dibuat secara komputasi, rujukan utamanya adalah Microsoft Word. Saking populernya, Ms. Word dijadikan sebagai pelajaran dasar di berbagai kursus-kursus komputer saat ini.

Pengertian Microsoft Word adalah perangkat lunak (software) pengolah kata yang banyak digunakan saat ini. Seperti nama, Microsoft Word merupakan salah satu perangkat lunak yang dikembangkan oleh Microsoft. Software ini masuk dalam paket Microsoft Office.

Microsoft Word pertama kali diperkenalkan sebagai Multi-Tool Word pada tahun 1983. Namun saat itu hanya dapat dijalankan oleh komputer dengan sistem operasi Xenix. Dan pihak Microsoft pun terus melakukan pengembangan, hingga diperkenalkan seperti sekarang dengan versi-versi terbarunya yang dapat dijalankan diberbagai sistem operasi.

7
Gambar 7 Ilustrasi Microsoft Word 2007

Setelah pengembangan yang dilakukan Microsoft, tercatat Ms. Word dapat dijalan di berbagai komputer dengan sistem operasi beragam seperti IBM PC dengan SO DOS (1983), AT & T Unix PC (1985), Apple Macintosh dengan sistem operasi Mac OS (1985), Atari ST (1988), SCO UNIX (1994), OS/2 (1989), dan Windows dari Microsoft sendiri tahun 1989.

2.2 Sejarah Microsoft Word

Setelah mengerti pengertian Microsoft Word, selanjutnya dianggap penting untuk diketahui sejarah diciptakannya Microsoft WordAdalah Charles Simonyi, seorang pengembang dari Bravo, sistem pengolah kata GUI pertama yang dikembangkan di Xerox PARC. Charles dipinang Microsoft pada tahun 1981, untuk membuat proyek untuk Microsoft.

Setelah bergabung dengan Microsoft, Charles Simonyi kemudian mengerjakan proyek sistem pengolah kata, yang selanjutnya dikenal dengan Multi-Tool Word. Dalam mengerjakan proyek tersebut, Charles tidaklah bekerja seorang diri, dia merekrut Richard Brodie, yang tak lain adalah seorang mantan pegawai Xerox. Saat bekerja di Xerox Richard menjabat sebagai kepala Software Engineering.

2.3 Cara Mengaktifkan Microsoft Word

Untuk menggunakan dan mengaktifkan Microsoft Word dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut.

  1. Klik menu Start pada taskbar ====>
    8
    Gambar 8 Menus Start pada Taskbar

    2. Klik All Programs ====>

    9
    Gambar 9 All Programs

    3. Klik Microsoft Office Word 2007 ====>

    10
    Gambar 10 Klik Microsoft Word

    2.4 Mengenal Jendela Word

    Menu bar bisa dibilang sama seperti menu horizontal pada blog, yang mempunyai sub-sub menu. Menu bar terdiri atas Home, Insert, Page Layout, References, Mailings, Review, dan View.

    • Home

    Merupakan menu utama yang akan tampil pada saat pertama kali anda membuka word 2007. Menu home terdiri dari font, tool bar formatting, paragraph, style, editing serta clipboard.

    • Insert

    Terdiri dari : Pages, Tables, Illustrations, Links, Header & Footer, Text dan Symbol.

    • Page Layout

    Terdiri dari : Themes, Page Setup, Page Background, Paragraph dan Arrange.

    • References

    Terdiri dari : Table of Contents, Footnotes, Citations, Bibliography, Captions, Index dan Table of Authorities.

    • Mailings

    Terdiri dari : Create, Start Mail Merge, Write & Insert Fields, Preview results dan Finish & Merge

    • Review

    Terdiri dari : Proofing Comments, Tracking, Changes, Compare dan Protect.

11
Gambar 11 Menu Bar pada Microsoft Word

2.5 Mengoperasikan Microsoft Word

2.5.1 Penyuntingan

12
Gambar 12 Display Microsoft Word
  • Title Bar berisi nama file yang sedang
  • Control berisi Minimize, Maximize,Restore, dan                 
  • Office Button berisi perintah–perintah yang berkaitan dengan dokumen seperti New, Open, Save, Save As, Print dan Close.
    13
    Gambar 13 Button
    • Quick Acces Toolbarberisi tombol–tombol yang berfungsi sebagai shortcut perintah yang sering digunakan seperti Menu Bar, Ribbon, Ruler, Status bar dan View Toolbar

                   2.5.2 Titik Sisip

    Dalam penyuntingan suatu dokumen tentu sangat penting, sebab dalam hal ini kita dapat melihat mana bagian yang salah ketika pengetikan serta memudahkan kita dalam memeriksa apakah dokumen yang kita buat. Berikut beberapa pengoperasian Ctrl untuk menempatkan titik sisip.

    Tombol Fungsi
    ← → Memindahkan kursor ke kiri atau kanan satu kata
    ↑↓ Memindahkan kursor ke atas atau ke bawah
    Ctrl + ← Memindahkan kursor per kata kesebelah kiri
    Ctrl + → Memindahkan kursor per kata kesebelah kanan
    Ctrl +↓ Memindahkan kursor per baris dari kalimat ke bawah
    Ctrl + ↑ Memindahkan kursor per baris dari kalimat ke atas
    Home Memindahkan kursor ke awal kalimat per baris
    End Memindahkan kursor ke akhir kalimat per baris
    Pg Dn Memindahkan kursor dengan jarak yang cukup jauh ke bawah
    Pg Up Memindahkan kursor dengan jarak yang cukup jauh ke atas
    Ctrl + PgDn      Memindahkan kursor ke halaman dibawahnya
    Ctrl + PgUp Memindahkan kursor ke halaman diatasnya
    Ctrl + End Memindahkan kursor ke paling akhir dihalaman

                 2.5.3 Sorot dan Blok Kata

    Untuk memblok suatu kalimat dalam suatu dokumen kita dapat menggunakan beberapa cara berikut ini:

    Tombol Fungsi
    Shift + ® ¬

     

    Memblok satu baris dari kanan ke kiri satu karakter
    Shift + ¯­ Memblok satu baris dari bawah ke atas
    Shift + End Untuk memblok kata dari atas ke akhir baris
    Shift+ Home Untuk memblok kata dari bawah ke awal baris

                     2.5.4 Mailings

    Mailings bisa diartikan sebagai penggabungan surat, dalam hal ini surat document digabung dengan data. Mailings sangat membantu dalam pembuatan surat yang banyak dengan isi yang sedikit berbeda satu sama lain. Contoh yang bisa dilihat adalah pembuatan surat kuasa. Jika kita harus membuat surat kuasa  untuk satu orang, kemudian kita harus mengganti nama dan alamat untuk orang yang lain alangkah merepotkannya. Tapi, jika kita menggunakan Mailings, untuk menganti satu orang dengan orang lain yang kita kirim kita hanya cukup melakukannya dengan hanya satu klik saja.

    Keuntungan lain dengan menggunakan Mailings adalah data orang-orang yang kita kirim tersimpan dalam satu database, dimana data tersebut dapat dipergunakan lagi jika kita membutuhkannya.

    Pembuatan surat dengan menggunakan Mailings dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya dengan cara kita membuat sendiri data base untuk Mailings dengan menggunakan tabel di Microsoft Word atau data yang dibuat di Microsoft Excel.

    Dalam pembahasan kali ini saya hanya akan mencoba membuat surat dengan memanfaatkan database dengan fasilitas database yang sudah disediakan oleh Microsoft Word.

    • Cara Membuatnya :
    1. Buat Document baru Surat Kuasa
    14
    Gambar 14Contoh Surat Kuasa

    2. Klik Mailings pada Menu Bar

    15
    Gambar 15 Mailings Bar

    3. Pilih Select Recipients, maka akan muncul beberapa options kemudian pilih Type New List

    16
    Gambar 16 Type New List

    4. Pilih Customize Coloumns

    17a

    17b
    Gambar 17 Customize Coloumns

    5. Setelah New Address List bentuk surat dengan perubahan tulisan Nama dan tulisan Alamat menjadi bentuk field.

    6. Klik Next: Preview your letters, untuk melihat hasil Mailings.

  • 7. Dalam surat ini Nama dan Alamat, telah berubah sesuai dengan data yang kita isika
  • 8. Jika Nama dan Alamat tidak muncul klik Preview Result 
  • 9. Untuk menuju ke data berikutnya klik >>
  • 10.Untuk kembali ke data sebelumnya klik <<Untuk melanjutkan klik Next: Complete the merge, akan muncul jendela Mailings
  • 11. Klik Print jika ingin mencetak hasil Mailings, akan muncul kotak dialog ke Printer.
  • 12. Pilih Radio Button All untuk mencetak seluruh data. Current Record, hanya akan mencetak apa yang terlihat di Surat yang ditampilkan hanya akan tercetak satu lembar dan From To akan mencetak surat dari data ke sampai ke.
  • 13. Klik OK jika sudah dipilih, klik Cancel jika batal print.
  • 14. Jika ingin menyimpannya dalam file tersendiri klik Edit Individual Letters, akan muncul kotak dialog to New Document.
  • 15. Surat baru hasil Mailings akan otomatis tersimpan dan bisa memberi nama sesuai kehendak kita.
  •             2.5.5 Page Break

    Header (catatan kepala) adalah teks yang khusus diletakkan dibagian atas halaman yang akan selalu   tampil   pada   setiap   halaman. Header dapat berupa nomor halaman, tanggal, jam dan sebagainya. Sedangkan   Footer   (catatan   kaki)  mempunyai arti yang sama dengan Header, hanya saja letaknya berada di bawah lembar kerja dokumen.

    Informasi yang ditulis pada Header atau Footer biasanya adalah judul topik atau tema, dsb. Informasi tersebut akan muncul pada setiap halaman dokumen. Pada Header dan Footer, user dapat memberikan nomor halaman secara otomatis. User dapat pula menyisipkan gambar pada Header maupun Footer. Tata letak tulisan dapat diatur yaitu berada di kiri, tengah, atau kanan dokumen.

                 2.5.6 Header dan Footer

    • Cara membuka Header dan Footer
    1. Klik Tab Insert.
    2. Klik perintah Header atau Footer pada Grup Header & Footer lalu pilih format yang diinginkan sehingga insertion point otomatis muncul tab design pada Ribbon.
    3. Ketikkan teks yang untuk header/footer sesuai dengan keinginan kita.
    4. Selain dengan cara di atas, kita juga bisa membuka Header & Footer dengan cara klik ganda (double Klik) pada area header atau footer. Setelah itu lakukan penambahan teks, tanggal, maupun pengaturan lain sesuai dengan kebutuhan.
    5. Untuk pindah ke footer (ketika membuat header) klik perintah go to Footer. Lalu ketikkan teks untuk footer.
    6. Untuk pindah ke header (ketika membuat footer) klik perintah go to Header. Lalu ketikkan teks untuk header
    7. Setelah selesai klik Close Header & Hooter atau klik ganda diluar kotak Header & Footer untuk keluar dari format ini.
    8. Untuk mengedit Header/Footer, klik perintah Header atau Footer pada Grup Header & Footer lalu klik edit Header/Footer.
    9. Untuk menghapusnya, klik perintah kembali Header atau Footer pada Grup Header & Footer lalu klik Remove Header/Footer.
    • Membuat Nomer Halaman Pada Dokumen

      1. Pada Insert tab, Header & Footer, klik Page Number.

      18
      Gambar 18 Pilihan Page Number

      2. Pilih letak nomor halaman:

      Top of Page

      Untuk menempatkan nomor halaman di bagian atas Header

      19
      Gambar 19 Top of Page

      Bottom of Page

      Untuk menempatkan nomer halaman di bagian bawah Footer

      20
      Gambar 20 Bottom of Page

    Page Margins

    Untuk menempatkan nomor halaman di dekat marjin halaman.

    21
    Gambar 21 Page Margins

    Current Position

    untuk menempatkan nomor halaman di posisi kursor.

22
Gambar 22 Current Position
  1. Klik bentuk nomor halaman yang diinginkan.
  1. Tutup Header/Footer dengan klik ganda pada area dokumen atau klik tombol Close Header and Footer.
  • Merubah Format Nomor Halaman

Misalnya, merubah format nomor halaman dari 1, 2, 3 ke format i, ii, iii.

  1. Klik ganda pada Header/Footer tempat nomor halaman berada untuk memunculkan Header & Footer Tools.
  1. Pada Design tab, Header & Footer, klik Page Number kemudian klik Format Page Numbers.
  2. Di kotak dialog Page Number Format, bagian Number Format, klik tanda panah dan pilih gaya penomoran yang diinginkan.
  3. Klik OK.
23
Gambar 23 Page Number Format
  • Merubah Penomoran Halaman
  1. Klik ganda pada Header/Footer untuk memunculkan Header & Footer Tools.
  2. Pada Design tab, Header & Footer, klik Page Number kemudian klik Format Page Numbers.
  3. Di kotak dialog Page Number Format, bagian Page Numbering, pillih:
    • Continue From Previous Section, untuk melanjutkan nomor halaman dari section sebelumnya.
    • Start at dan isi nomor pada kotak di sampingnya, untuk memulai penomoran dari nomor tertentu.
  1. Klik OK.
  • Merubah Jenis dan Ukuran Font Nomor Halaman
  1. Klik ganda pada Header/Footer tempat nomor halaman berada untuk memunculkan Header & Footer Tools.
  2. Pilih/sorot nomor halaman.
  3. Pada mini toolbar yang muncul, lakukan format yang diinginkan.
  • Membuat Letak Nomor Halaman Berbeda di Halaman Ganjil dan Genap

 

Seperti contoh di atas, kita akan membuat halaman ganjil memiliki nomor halaman di sebelah kanan. Pada halaman genap, nomor halaman di sebelah kiri.

  1. Klik ganda pada Header/Footer tempat nomor halaman berada untuk memunculkan Header & Footer Tools.
  1. Pada Design tab, Options, centang kotak Different Odd & Even Pages.
  2. Pada halaman ganjil, buat nomor halaman di sebelah kanan.
  3. Kemudian pindah ke halaman genap, dan buat nomor halaman dengan posisi di sebelah kiri.
  4. Selanjutnya setiap kita menambah halaman baru, maka posisi nomor halaman akan mengikuti format yang telah dibuat.
  • Membuat Letak Nomor Halaman Pertama Berbeda Pada Setiap Bab

Halaman pertama pada setiap bab akan berbeda posisinya dengan halaman-halaman yang lain. Biasanya untuk pengaturan seperti ini, ada yang memisahkan setiap bab dalam dokumen yang berbeda. Tetapi dengan penggunaan Section Break maka kita dapat menggabungkan beberapa bab dalam satu dokumen yang sama.

Lebih jelasnya tentang penggunaan section break dibawah ini : Gunakan Section Break untuk Mengatur Layout dan Format Dokumen di Word.

  1. Klik ganda pada Header/Footer untuk memunculkan Header & Footer Tools.
  2. Pada Design tab, Options, centang kotak Different First Page.
  3. Pada halaman pertama, buat nomor halaman
  4. Kemudian pindah ke halaman kedua, dan beri nomor halaman di kanan atas.
  5. Selanjutnya kita akan membuat section baru untuk memisahkan antar bab. Simpan kursor di bagian yang ingin dibuat section baru
  6. Pada Page Layout tab, Page Setup, klik Breaks.
  7. Dalam grup Section Breaks, pilih jenis break Next Page. Sekarang lihat format nomor halaman pada section 2 akan sama dengan section 1.
  8. Selanjutnya bila kita ingin menambahkan bab baru, ikuti langkah 5-7.
  • Membuat Format Nomor Halaman Berbeda Dalam Dokumen yang Sama

Halaman Daftar Isi menggunakan format angka romawi (i, ii, iii, dan seterusnya) sedangkan isi menggunakan angka arab (1, 2, 3, dan seterusnya). Pada bagian ini juga akan digunakan Section Break.

  • Pisahkan antar bagian (Daftar Isi dan The Article) dengan Section Break. Pilih tipe break Next Page.

Tip: Kita bisa membuat section break dahulu, baru kemudian mengetikkan isi dokumen. Tandai dengan judul masing-masing section.

  • Pada Insert tab, Header & Footer, klik Page Number dan pilih Format Page Numbers.
  • Pada bagian Number Format, pilih format angka romawi.
  • Klik OK.
  • Pada Insert tab, Header & Footer, klik Page Number dan sekarang pilih Bottom of Page untuk menyisipkan nomor halaman.
  • Klik ganda pada Footer di Section 2 (bagian The Article).
  • Selanjutnya pada grup Header & Footer, klik Page Number dan pilih Format Page Numbers.
  • Pada Page Numbering, klik Start At dan ketikkan angka 1.
  • Klik OK.

 

  • Menghilangkan Nomor Halaman
  1. Pada Insert tab, Header & Footer, klik Page Number.
  2. Pilih Remove Page Numbers.
  3. Untuk menghapus secara manual, klik Header/Footer dan pilih nomor halaman.
  4. Kemudian tekan tombol Delete.

                2.5.7 Caption

Caption yaitu sebuah perintah untuk memberikan label bagi objek dalam dokumen seperti gambar dan tabel.

  • Langkah-langkah Membuat Caption Gambar
  1. Pilih gambar yang akan diberi caption. Masukkan pada lokasi yang telah ditentukan.
  2. Pilih tabulasi References dan klik Insert Caption
24
Gambar 24 Tabulasi References

3. Setelah muncul icon Caption, dan jika label yang digunakan tidak ada klik New Label

25
Gambar 25 Kotak Dialog Caption

4. Buat label baru, sesuai dengan yang anda inginkan.

5. Klik OK

26
Gambar 26 Kotak Dialog Label
  • Langkah-langkah Membuat Caption Tabel

 

  1. Pilih tabel yang akan diberi caption. Masukkan pada lokasi yang telah ditentukan.
  2. Pilih tabulasi References dan klik Insert Caption
    24
    Gambar 27 Tabulasi References

    3. Setelah muncul ikon Caption, dan jika label yang digunakan tidak ada klik New Label.

25
Gambar 28 Kotak Dialog Caption

4. Buat label baru, sesuai dengan yang anda inginkan.

5. Klik OK.

26
Gambar 29 Kotak Dialog Label

2.5.8 Membuat Daftar Tabel dan Gambar

  • Langkah-langkah membuat daftar tabel dan gambar
  1. Siapkan halaman kosong. Kemudian pilih tab References, lalu klik Insert Table of Figure
30
Gambar 30 Tabulasi References

2. Kemudian pilih Format = Simple dan Caption Label = Gambar dan Tabel

3. Klik OK

                2.5.9 Membuat Daftar Isi

  • Langkah-langkah Membuat Daftar Isi
  1. Buatlah halaman baru yang berisi judul bab dan sub bab yang akan ditampilkan pada daftar isi
  2. Pastikan Print Layout pada halaman tersebut aktif, dengan cara klik tabulasi View, kemudian klik Print Layout.
31
Gambar 31 Tabulasi View

3. Aktifkan pula Document Map, group Show/Hide, tabulasi Sehingga akan muncul gambar seperti dibawah ini.

32
Gambar 32 Document Map

4. Blok judul bab yang akan ditampilkan dalam daftar isi. Kemudian klik Styles Formatting pada tabulasi Home. Untuk judul bab, pilih Heading 1

33
Gambar 33 Icon Styles Formating

5. Untuk judul bab yang lainnya, lakukan dengan cara klik Format Painter pada tabulasi Home.

6. Kemudian Paste pada judul bab yang lain satu per satu.

34
Gambar 34 Format Painter

7. Pada halaman Daftar Isi, pilih tabulasi References lalu klik Table of Contents

8. Setelah muncul ikon Table of Contents, pilih Automatic Table 1.

35
Gambar 35 Table of Contens

9. Maka muncul Daftar Isi seperti pada gambar dibawah ini.

36
Gambar 36 Contoh Daftar Isi

                    2.5.10 Cara Memperbarui Daftar Isi

  • Langkah-langkah memperbarui daftar isi
  1. Pada tabulasi References, grup Table of Contents, klik Update Table. Atau klik daftar isi, sehingga akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Kemudian klik Update Table
37
Gambar 37 Update Table

2. Klik Update Page Numbers Only, bila perubahan hanya pada nomor halaman. Update Entire Table, bila ada penambahan atau pengurangan teks pada heading atau judul bab.

3. Klik OK

38
Gambar 38 Icon Update Contens

BAB III

MICROSOFT EXCEL

3.1 Pengertian Microsoft Excel

Microsoft Excel atau Microsoft Office Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS. Aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik dengan menggunakan strategi marketing Microsoft yang agresif, menjadikan Microsoft Excel sebagai salah satu program komputer yang populer digunakan di dalam komputer mikro hingga saat ini. Aplikasi ini merupakan bagian dari Microsoft Office System.

3.2 Sejarah Microsoft Excel

Sejarah Excel dimulai pada tahun 1982, Microsoft membuat sebuah program spreadsheet yang disebut dengan Multiplan, yang sangat populer dalam sistem-sistem CP/M, tapi tidak dalam sistem MS-DOS mengingat di sana sudah berdiri saingannya, yakni Lotus 1-2-3. Hal ini membuat Microsoft memulai pengembangan sebuah program spreadsheet yang baru yang disebut dengan Excel.

Versi pertama Excel dirilis untuk Macintosh pada tahun 1985 dan versi Windows menyusul (dinomori versi 2.0) pada November 1987. Lotus ternyata terlambat turun ke pasar program spreadsheet untuk Windows, dan pada tahun tersebut, Lotus 1-2-3 masih berbasis MS-DOS. Pada tahun 1988, Excel pun mulai menggeser 1-2-3 dalam pangsa pasar program spreadsheet dan menjadikan Microsoft sebagai salah satu perusahaan pengembang aplikasi perangkat lunak untuk komputer pribadi yang andal.

Microsoft, dengan menggunakan keunggulannya, rata-rata merilis versi Excel baru setiap dua tahun sekali, dan versi Excel untuk Windows terakhir adalah Microsoft Office Excel 2010 (Excel 14), sementara untuk Macintosh (Mac OS X), versi terakhirnya adalah Excel for Mac.

Dari pertama kali dirilis, Excel menggunakan format berkas biner yang disebut dengan Binary Interchange File Format (BIFF) sebagai format berkas utamanya. Hal ini berubah ketika Microsoft merilis Office System 2007 yang memperkenalkan Office Open XML sebagai format berkas utamanya. Office Open XML adalah sebuah berkas kontainer berbasis XML yang mirip dengan XML Spreadsheet (XMLSS), yang diperkenalkan pada Excel 2002. Berkas versi XML tidak dapat menyimpan macro VBA.

Meskipun mendukung format XML yang baru, Excel 2007 masih mendukung format-format lamanya yang masih berbasis BIFF yang tradisional. Selain itu, kebanyakan versi Microsoft Excel juga mendukung format Comma Separated Values (CSV), DBase File (DBF), SYmbolic LinK (SYLK), Data Interchange Format (DIF) dan lain-lain.

3.3 Cara Mengaktifkan Microsoft Excel

Microsoft Excel merupakan program aplikasi spreadsheet (lembar kerja elektronik). Fungsi dari Microsoft Excel adalah untuk melakukan operasi perhitungan serta dapat mempresentasikan data kedalam bentuk tabel.

  • Langkah-langkah memulai Microsoft Excel
  1. Klik tombol Start pada taskbar ===>
39
Gambar 39 Start pada Taskbar

2. Klik All Programs ===>

40
Gambar 40 All Programs

3. Klik Microsoft Excel ===>

41
Gambar 41 Klik Microsoft Excel

3.4 Mengenal Jendela Microsoft Excel

Secara default tampilan area kerja program MS Excel 2007 terdiri atas Title Bar, Office Button, Quick Access Toolbar, Menu Bar, Ribbon, Ruler, Status Bar, dan View Toolbar, Cotrol Window, Scroll Bar, Work Area, Name Box, Formula Bar.

Unsur-unsur utama layar Microsoft Excel 2007 Title Bar berisi nama file yang sedang dikerjakan.

  1. Office Button berisi perintah New, Open, Save, Print.
  2. Quick Access Toolbar berisi tombol-tombol yang berfungsi sebagai alternative penggunaan perintah yang sering digunakan.
  3. Menu Bar berisi serangkaian perintah yang didalamnya terdapat sub-sub perintah sesuai kategorinya. Menu Home terdapat submenu Clipboard, Slide, Font, Paragraph, Drawing, dan Editing.
  4. Ribbon berisi perintah-perintah khusus yang merupakan submenu dari Menu Bar.
  5. Ruler merupakan kotak pengukuran yang diletakkan secara horizontal, diatas dokumen, dan secara vertikal, disebelah kiri dokumen.
  6. Status Bar adalah baris horizontal yang menampilkan informasi jendela dokumen yang sedang ditampilkan
  7. View Toolbar berisi pengaturan jenis tampilan dokumen.
  8. Normal, memberikan tampilan secara normal dengan bagian kiri thumbnail dan kanan isi slide.
  9. Slide Sorter, berisi thumbnail
  • Slide Show, memberikan tampilan slide yang sedang di persentasikan
  • Cotrol Window berisi tombol perintah Minimaze, Maximaze, Restore, Close.
  • Scroll Bar, digunakan untuk menggulung halaman dokumen yang lebih dari satu.
  • Work Area, merupakan area kerja yang dibuat.
  • Name Box, tempat yang memberikan informasi posisi terpilih.
  • Formula Bar, tempat yang memberikan dan menulis formula.

Tampilan area kerja dapat dilihat pada gambar.

42
Gambar 42 Display Microsoft Excel

3.5 Mengoperasikan Microsoft Excel

3.5.1 Shortcut pada Microsoft Excel

Tombol Keterangan Fungsi
Ctrl+A Select All None
Ctrl+B Bold Format, Cells, Font, Font Style, Bold
Ctrl+C Copy Edit, Copy
Ctrl+D Fill Down Edit, Fill, Down
Ctrl+F Find Edit, Find
Ctrl+G Goto Edit, Goto
Ctrl+H Replace Edit, Replace
Ctrl+I Italic Format, Cells, Font, Font Style, Italic
Ctrl+K Insert Hyperlink Insert, Hyperlink
Ctrl+N New Workbook File, New
Ctrl+O Open File, Open
Ctrl+P Print File, Print
Ctrl+R Fill Right Edit, Fill Right
Ctrl+S Save File, Save
Ctrl+U Underline Format, Cells, Font, Underline, Single
Ctrl+V Paste Edit, Paste
Ctrl W Close File, Close
Ctrl+X Cut Edit, Cut
Ctrl+Y Repeat Edit, Repeat
Ctrl+Z Undo Edit, Undo
F1 Help Help, Contents and Index
F2 Edit None
F3 Paste Name Insert, Name, Paste
F4 Repeat last action Edit, Repeat. Works while not in Edit mode.
F4 While typing a formula, switch between absolute/relative refs None
F5 Goto Edit, Goto
F6 Next Pane None
F7 Spell check Tools, Spelling
F8 Extend mode None
F9 Recalculate all workbooks Tools, Options, Calculation, Calc,Now
F10 Activate Menubar N/A
F11 New Chart Insert, Chart
F12 Save As File, Save As
Ctrl+: Insert Current Time None
Ctrl+; Insert Current Date None
Ctrl+” Copy Value from Cell Above Edit, Paste Special, Value
Ctrl+’ Copy Formula from Cell Above Edit, Copy
Shift Hold down shift for additional functions in Excel’s menu None
Shift+F1 What’s This? Help, What’s This?
Shift+F2 Edit cell comment Insert, Edit Comments
Shift+F3 Paste function into formula Insert, Function
Shift+F4 Find Next Edit, Find, Find Next
Shift+F5 Find Edit, Find, Find Next
Shift+F6 Previous Pane None
Shift+F8 Add to selection None
Shift+F9 Calculate active worksheet Calc Sheet
Shift+F10 Display shortcut menu None
Shift+F11 New worksheet Insert, Worksheet
Shift+F12 Save File, Save
Ctrl+F3 Define name Insert, Names, Define
Ctrl+F4 Close File, Close
Ctrl+F5 XL, Restore window size Restore
Ctrl+F6 Next workbook window Window, …
Shift+Ctrl+F6 Previous workbook window Window, …
Ctrl+F7 Move window XL, Move
Ctrl+F8 Resize window XL, Size
Ctrl+F9 Minimize workbook XL, Minimize
Ctrl+F10 Maximize or restore window XL, Maximize
Ctrl+F11 Inset 4.0 Macro sheet None in Excel 97. In versions prior to 97 – Insert, Macro, 4.0 Macro
Ctrl+F12 File Open File, Open
Alt+F1 Insert Chart Insert, Chart…
Alt+F2 Save As File, Save As
Alt+F4 Exit File, Exit
Alt+F8 Macro dialog box Tools, Macro, Macros in Excel 97 Tools,Macros – in earlier versions
Alt+F11 Visual Basic Editor Tools, Macro, Visual Basic Editor
Ctrl+Shift+F3 Create name by using names of row and column labels Insert, Name, Create
Ctrl+Shift+F6 Previous Window Window, …
Ctrl+Shift+F12 Print File, Print
Alt+Shift+F1 New worksheet Insert, Worksheet
Alt+Shift+F2 Save File, Save
Alt+= AutoSum No direct equivalent
Ctrl+` Toggle Value/Formula display Tools, Options, View, Formulas
Ctrl+Shift+A Insert argument names into formula No direct equivalent
Alt+Down arrow Display AutoComplete list None
Alt+’ Format Style dialog box Format, Style
Ctrl+Shift+~ General format Format, Cells, Number, Category, General
Ctrl+Shift+! Comma format Format, Cells, Number, Category, Number
Ctrl+Shift+@ Time format Format, Cells, Number, Category, Time
Ctrl+Shift+# Date format Format, Cells, Number, Category, Date
Ctrl+Shift+$ Currency format Format, Cells, Number, Category, Currency
Ctrl+Shift+% Percent format Format, Cells, Number, Category, Percentage
Ctrl+Shift+^ Exponential format Format, Cells, Number, Category,
Ctrl+Shift+& Place outline border around selected cells Format, Cells, Border
Ctrl+Shift+_ Remove outline border Format, Cells, Border
Ctrl+Shift+* Select current region Edit, Goto, Special, Current Region
Ctrl++ Insert Insert, (Rows, Columns, or Cells) Depends on selection
Ctrl+- Delete Delete, (Rows, Columns, or Cells) Depends on selection
Ctrl+1 Format cells dialog box Format, Cells
Ctrl+2 Bold Format, Cells, Font, Font Style, Bold
Ctrl+3 Italic Format, Cells, Font, Font Style, Italic
Ctrl+4 Underline Format, Cells, Font, Font Style, Underline
Ctrl+5 Strikethrough Format, Cells, Font, Effects, Strikethrough
Ctrl+6 Show/Hide objects Tools, Options, View, Objects, Show All/Hide
Ctrl+7 Show/Hide Standard toolbar View, Toolbars, Standard
Ctrl+8 Toggle Outline symbols None
Ctrl+9 Hide rows Format, Row, Hide
Ctrl+0 Hide columns Format, Column, Hide
Ctrl+Shift+( Unhide rows Format, Row, Unhide
Ctrl+Shift+) Unhide columns Format, Column, Unhide
Alt or F10 Activate the menu None
Ctrl+Tab In toolbar: next toolbar None
Shift+Ctrl+Tab In toolbar: previous toolbar None
Ctrl+Tab In a workbook: activate next workbook None
Shift+Ctrl+Tab In a workbook: activate previous workbook None
Tab Next tool None
Shift+Tab Previous tool None
Enter Do the command None
Shift+Ctrl+F Font Drop Down List Format, Cells, Font
Shift+Ctrl+F+F Font tab of Format Cell Dialog box Format, Cells, Font
Shift+Ctrl+P Point size Drop Down List Format, Cells, Font

Tabel 4 Shortcut pada Microsoft Excel

               3.5.2 Name Box, Formula Bar, Worksheet dan Workbook

Name Box merupakan kotak yang berfungsi untuk menampilkan nama sel yang sedang dan dapat digunakan untuk menampung beberapa sel menjadi suatu range dengan diberikan nama tertentu.

43
Gambar 43 Name Box

Formula bar merupakan baris yang berfungsi untuk menampilkan rumus, memasukkan dan memperbaiki rumus yang dibuat yang akan menampilkan nilai rumus yang suatu sel sedang aktif.

44
Gambar 44 Formula Bar

Worksheet atau Spreadsheet atau Sheet adalah lembar kerja elektronik yang ditampilkan dilayar monitor. Worksheet terdiri dar 256 kolom dan 65.536 baris memuat sejumlah 4.194.304 sel. Worksheet tersebut digunakan untuk menyimpan atau mengolah data, formula, grafik, dan sebagainya.

Coloumn merupakan bagian dari Worksheet yang vertikal dan diberi nama denga huruf abjad yang berjumlah 256 kolom.

45
Gambar 45 Coloumn

Row merupakan bagian dari Worksheet yang horizontal dan diberi nomor dengan angka yang berjumlah 65.536 baris.

46
Gambar 46 Row

Cell adalah perpotongan dari kolom dan baris, misalnya sel A10 merupakan perpotongan dari kolom A dan baris ke-10.

47
Gambar 47 Cell

Pointer adalah sel aktif, tempat jatuhnya huruf-huruf, angka, formula yang kita masukkan, atau disebut juga dengan Worsheet Cursor. Misalnya tempatkan sel di A1, maka akan terlihat pada sel tersebut berbentuk segi empat (border).

48
Gambar 48 Pointer

Ada beberapa cara untuk memindahkan cells pointer. Untuk lengkapnya silahkan lihat tabel dibawah.

Tombol Fungsi
← ↑ → ↓ Pindah satu sel ke kiri, atas, kanan atau bawah
Tab Pindah satu sel ke kanan
Enter Pindah satu sel ke bawah
Shift + Tab Pindah satu sel ke kiri
Shift + Enter Pindah satu sel ke atas
Home Pindah ke kolom A pada baris yang sedang dipilih
Ctrl + Home Pindah ke sel A1 pada lembar kerja yang aktif
Ctrl + End Pindah ke posisi sel terakhir yang sedang digunakan
PgUp Pindah satu layar ke atas
PgDn Pindah satu layar ke bawah
Alt + PgUp Pindah satu layar ke kiri
Alt + PgDn Pindah satu layar ke kanan
Ctrl + PgUp Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar berikutnya
Ctrl + PgDn Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar sebelumnya

Tabel 5 Tombol-tombol memindahkan Cell Pointer

Range adalah suatu daerah pada Worksheet umumnya berbentuk segi empat yang merupakan kumpulan dari beberapa cells.

Coloumn-Width adalah lebar kolom. Masing-masing kolom pada saat keadaan awal (default) adalah sebesar 8,43. Lebar kolom ini bisa diubah sesuai yang diinginkan.

                 3.5.3 Tipe Data

Tabel berikut ini berisi daftar tipe data yang didukung di Model Data. Ketika Anda mengimpor data atau menggunakan nilai dalam rumus, sekalipun sumber data asli berisi tipe data yang berbeda, datanya dikonversi ke salah satu tipe data ini. Nilai yang dihasilkan rumus juga menggunakan tipe data ini.

  • Tipe Data Alpha Numerik/Teks

Tipe Data Alpha Numerik/Teks adalah tipe data berupa teks seperti huruf (A – Z, a – z), simbol (*, ^, $, %, #, @, dsb) dan angka (0 – 9) yang tidak akan diproses secara matematika. Data dengan tipe ini, dalam excel 2000 akan dibuat rata kiri dan selalu didahului oleh label prefiks berupa tanda kutip satu (‘) yang diberikannya secara otomatis.

Jika data yang dimasukkan adalah data angka tetapi kita ingin menganggapnya sebagai alpha numerik/teks, maka kita harus mengetik label prefiks sebelum data tersebut, seperti : ‘2001”

  • Tipe Data Numerik/Angka

Tipe Data Numerik/Angka adalah data yang terdiri dari angka (0 – 9), waktu dan tanggal yang dapat diproses secara matematika. Penulisan data dengan tipe ini tidak boleh didahului oleh label prefiks. Data numerik ini akan ditampilkan rata kanan oleh Excel 2000.

  • Tipe Data Formula

Tipe Data Formula adalah tipe data yang terdiri dari rumus-rumus, seperti perkalian, pembagian, penjumlahan serta fungsi matematika lainnya. Tipe data ini ini merupakan tipe data yang terpenting dalam Excel 2000, karena akan selalu digunakan dalam pengolahan data.

                  3.5.4 Format Sel

  • Number

Fungsi Number digunakan untuk mengatur format angka dari cell. Dalam menu Number, terdapat 12 pilihan kategori, yaitu:

Kategori Format
General Umum/Normal tanpa format (contoh : 50)
Number Angka (contoh : 50, 15.5)
Currency Mata uang (contoh : Rp.50.000)
Accounting Akuntansi/Keuangan (contoh : Rp. 50.000)
Date Tanggal (contoh : 29/10/2013)
Time Waktu (contoh : 11:00:00
Percentage Persentase (contoh : 50%)
Fraction Pecahan (contoh : ¾ , ½ )
Scientific Scientific (contoh : 3,E+01)
Text Teks (angka akan dianggap sebagai teks)
Special Format khusus
Custom Format dengan pengaturan pribadi/manual
  • Alignment

Fungsi Alignment adalah untuk mengatur perataan dari cells. Dalam Alignment terdapat 4 pengaturan, yaitu:

  1. Text Alignment

Text alignment digunakan untuk mengatur perataan teks,terdapat 2 opsi pengaturan yaitu:

Horizontal : Perataan secara horizontal

Vertical : Perataan secara vertical.

  1. Text Control

Wrap text : Menjadikan teks mengikuti ukuran lebar cell

Shrink to fit : Menjadikan teks mengecil mengikuti lebar cells.

Merge cells : Menggabungkan cells.

  1. Right-to-left

Text Direction : Mengatur arah penulisan teks.

d.Orientation
Orientation digunakan untuk mengatur derajat

kemiringan dari teks.

                  3.5.5 Perhitungan Aritmatika

Untuk melakukan operasi dasar matematika seperti penambahan, pengurangan atau perkalian.

Aritmatika Arti Contoh
+ (plus) Penjumlahan 3+3
– (minus) Pengurangan
Negatif
3–1
–1
* (bintang) Perkalian 3*3
/ (garis miring) Pembagian 3/3
% (persen) Persen 20%
^ (tanda sisipan) Pangkat 3^2

Tabel 7 Perhitungan Aritmatika

 

              3.5.6 Fungsi Bantu Statistika

  1. Max : menentukan nilai terbesar dari suatu range
  2. Min : menentukan nilai terkecil dari suatu range
  3. Sum : menentukan jumlah dari isi data yang terdapat pada satu range
  4. Count : menentukan jumlah data yang terdapat pada suatu range
  5. Average : menentukan nilai rata-rata yang terdapat pada suatu range

                 3.5.7     Fungsi Logika IF

Fungsi IF yang dalam bahasa kita berarti “jika”  merupakan  kata yang digunakan menyatakan suatu argument atau pernyataan tertentu sehingga diperoleh penjelasan yang pasti. Misal, Jika kamu mandi maka badan kamu bersih. Fungsi IF ada dua, yaitu IF Tunggal dan IF Ganda.

  • Fungsi IF Tunggal

Fungsi IF Tunggal adalah fungsi yang didalamnya terdapat 1 syarat dan terdapat 2 pilihan. Sintaksnya yaitu:

=IF(ekspresi logika,nilai benar,nilai salah) atau =IF(Logical_test,Value_if_true ,Value_if_false). Dimana:

  1. Logical_test: cell yang akan dievaluasi berdasarkan syarat percabangan yang ditentukan.
  2. Value_if_true: pernyataan atau nilai jika syarat percabangan terpenuhi.
  3. Value_if_false: pernyataan atau nilai jika syarat percabangan tidak terpenuhi.

Berikut contoh pemakaian fungsi IF Tunggal

49
Gambar 49 Fungsi IF Tunggal
  • Fungsi IF Ganda

Syarat atau kondisi pada rumus ini adalah lebih dari dua, dimana hasil pertama, kedua, ketiga dan seterusnya akan sesuai dengan syarat tersebut, sedangkan syarat terakhir tidak sesuai dengan syaratnya. Sintaksnya yaitu =IF(ekspresi logika,nilai benar,IF(ekspresi logika,nilai benar,if(…))) maksimal 8 IF. Dimana untuk tutup kurung yang terakhir disesuaikan dengan jumlah IF yang ada. Misalnya, IF yang ditulis 2 berarti tutup kurungnya ada 2.

50
Gambar 50 Hasil Rumus Logika

               3.5.8 Operator Logika

  • Fungsi Rumus Left

Fungsi rumus LEFT adalah untuk mengambil beberapa karakter text dari data di Microsoft Excel yang dimulai dari kiri. Penulisan Rumusnya adalah:

=LEFT(Nama Cell, Jumlah Karakter)

51
Gambar 51 Contoh Fungsi Rumus LEFT
  • Fungsi Rumus Right

Fungsi rumus RIGHT adalah untuk mengambil beberapa karakter text dari data di Microsoft Excel yang dimulai dari kanan. Penulisan Rumusnya adalah:

=RIGHT(Nama Cell, Jumlah Karakter)

52
Gambar 52 Contoh Fungsi Rumus RIGHT
  • Fungsi Rumus MID

Fungsi rumus MID adalah untuk mengambil beberapa karakter text dari data di Microsoft Excel yang dimulai dari tengah. Penulisan Rumusnya adalah:

=MID(Nama Cell, Nilai Awal, Jumlah Karakter)

53
Gambar 53 Contoh Rumus Fungsi MID
  • Fungsi Konjungsi (AND)

Fungsi AND digunakan apabila kedua syarat merupakan kriteria yang harus dipenuhi untuk mendapatkan nilai yang benar. Bentuk penulisannya yaitu:

=IF(AND(syarat1,syarat2),”nilai_benar”,”nilai_salah”)

54
Gambar 54 Contoh Fungsi Rumus AND
  • Fungsi Disjungsi (OR)

Fungsi OR digunakan apabila salah satu syarat adalah merupakan kriteria yang harus dipenuhi untuk mendapatkan nilai yang benar. Bentuk penulisannya yaitu:

=IF(OR(syarat1,syarat2),”nilai_benar”,”nilai_salah”)

55
Gambar 55 Contoh Rumus Fungsi OR
  • Fungsi Negasi (NOT)

Fungsi Not adalah fungsi yang menyatakan apabila kondisi SALAH maka akan bernilai TRUE. Contoh penerapannya dengan rumus:

=IF(NOT(B1=25);”BENAR”;”COBA LAGI”)

56
Gambar 56 Contoh Rumus Fungsi NOT

                  3.5.9 Count dan Countif

  • Count

Fungsi Count yaitu untuk menghitung jumlah sel yang berisi angka dan menghitung angka dalam daftar argumen. Misalnya, Anda dapat memasukkan rumus berikut untuk menghitung angka dalam rentang A1:A20:

=COUNT(A1:A20)

  • Countif

Fungsi Countif yaitu untuk menghitung jumlah sel dalam suatu rentng yang memenuhi kriteria, tunggal yang ditentukan. Misalnya, Anda dapat menghitung semua sel yang diawali huruf tertentu atau Anda dapat menghitung semua sel yang berisi angka yang lebih besar dari atau lebih kecil dari angka yang Anda tentukan.

57
Gambar 57 Contoh Rumus COUN dan COUNTIF

                       3.5.10 Vlookup dan Hlookup

Vlookup termasuk kedalam salah satu fungsi yang paling banyak digunakan dalam aplikasi Excel. Sesuai dengan nama dasarnya yaitu lookup yang bisa diartikan melihat atau mencari, maka fungsi ini akan menghasilkan suatu formula untuk mengisi data pada tabel berdasarkan data pada tabel lainnya atau tabel referensi tertentu dengan menggunakan suatu nilai kunci yang spesifik. Awalan huruf V didepan kata lookup merupakan singkatan dari kata Vertical. Istilah vertical ini merujuk pada bentuk tabel referensi yang digunakan, dimana judul kolomnya terletak dibagian atas dan data-datanya tersusun kebawah secara vertikal

Hlookup berfungsi untuk mencari nilai dibaris teratas tabel atau array nilai, lalu mengembalikan nilai dikolom yang sama dari baris yang Anda tentukan dalam tabel. Gunakan Hlookup jika nilai perbandingan terletak disebuah baris dibagian atas tabel data dan Anda ingin mencari ke beberapa baris tertentu dibawahnya. Huruf  H pada Hlookup merupakan singkatan dari “Horizontal”.

                 3.5.11 Pivot Table

Pivot Table adalah fitur pada Excel yang memudahkan Anda melihat ringkasan data berupa tabel interaktif , padat informasi dan dapat dilengkapi dengan chart. Hasil analisa dari PivotTable biasanya menjadi dasar laporan manajemen. Pada tutorial singkat ini akan ditunjukkan langkah demi langkah pembuatan dasar Pivot Table.

  • Langkah-langkah membuat PivotTable
  1. Buka sheet transasksi, seperti gambar dibawah.
58
Gambar 58 Sheet Transaksi

2. Pilih range dataA1:F43680. Bisa juga menempatkan kursor pada salah satu cell yang berisi data dan kemudian menekan tombol:

CTRL + SHIFT + *.

3. PadaRibbon, klik “Insert” dan pilih menu PivotTable à Insert PivotTable

59
Gambar 59 Pivot Table

4. Pada dialog yang muncul, pilihNew Worksheet, klik tombol OK.

60
Gambar 60 Membuat Pivot Table

5. Suatu kotak PivotTable (PivotTable Box) akan muncul padasheet  Pada kotak tersebut terdapat panel daftar field (PivotTable Field List) pada posisi sebelah kanan worksheet. Gambar di bawah ini memperlihatkan tampilan PivotTable dengan enam heading field yang berasal dari range data yang Anda pilih sebelumnya.

61
Gambar 61 Sheet Baru Pivot Table

6. Bagian bawah panel terdapat empat kotak area dimana Anda bisa masukkan field-field yang terdapat pada Field List. Fungsi dari keempat kotak tersebut adalah sebagai berikut :

Report Filter : pada kotak ini field akan digunakan sebagai filter yang mempengaruhi hasil data pada PivotTable.

Column Labels : isi data dari field akan ditempatkan pada bagian kolom sesuai urutan.

Row Labels : isi data dari field akan ditempatkan  pada bagian baris sesuai urutan.

Values : nilai field yang terdapat pada kotak akan nampak perhitungan summary dari countsumaverage.

7. Susun penempatan kombinasi fieldsebagai berikut:

Field nama_kategori pada kotak Column Labels.

Field nama_cabang pada kotak Row Labels.

Field jumlah_unit ditempatkan pada kotak Values.

8. Pada saat ditempatkan di kotak Values, nama field jumlah_unit  berubah menjadi Sum of jumlah_unit. Menunjukkan bahwa field adalah tipe perhitungan sum (penjumlahan)dari field jumlah_unit

62
Gambar 62 Field List

9. Hasil pengaturan di atas pada area PivotTable akan terlihat seperti gambar berikut:

63
Gambar 63 Data dan Jumlah

10. Berikut langkah untuk menambah kategori baru:

11. Tambahkan kembali fieldjumlah_unit ke kotak Value. Akan muncul field baru dengan namaSum of jumlah_unit2.

64
Gambar 64 Mengatur Field

12. Field baru ini memiliki hasil yang sama denganfield  Tentunya bukan ini yang kita inginkan.

13. Kembali ke areaValues,

14. Klik tombol panah bawah padafield Sum of jumlah_unit2.

15. Pilih menuValue Field Settings.

65
Gambar 65 Pengaturan Value Field

16. Rubah Summenjadi Count.  Perhatikan nama field akan berubah menjadiCount of jumlah_unit2.

66
Gambar 66 Pengubahan SUM menjadi COUNT

17. Klik OK

18. Pada area PivotTable, kita sekarang mendapatkan dua summaryyang berbeda, yakni :

nilai total unit penjualan (sum).

jumlah transaksi (count).

  • Langkah-langkah untuk membuat chart/grafik dalam PivotTable
  1. Pilih range data yang akan dibuat grafik
67
Gambar 67 Range

2. Pada menu Insert, klik ikon PivotChart

3. Sehingga akan muncul sheet baru dengan tampilan seperti pada gambar ini:

68
Gambar 68 Sheet Baru pada Pivot Table

4. Centang field yang akan dimasukkan kedalam chart dalam tabel PivotChart Field.

69
Gambar 69 Pivot Chart Field

5. Sehingga akan muncul data yang akan disortir dan grafiknya seperti pada gambar dibawah ini:

70
Gambar 70 Grafik

BAB IV

INTERNET

 

4.1 Pengertian Internet

Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem Global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Rangkaian internet yang terbesar dinamakan internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan Internet Working. Semua komputer yang terhubung ke internet dapat mengakses semua informasi yang terdapat di internet secara gratis.

Internet merupakan sebuah dunia yang tidak mempunyai penguasa. Artinya, semua orang mempunyai hak yang sama di internet. Oleh karena itu, internet merupakan dunia yang bebas dimasuki tanpa harus terikat pada peraturan-peraturan negara tertentu dan tanpa dibatasi oleh batas-batas wilayah teritorial negara tertentu juga.

4.2 Sejarah Internet

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara dan University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

4.3 Manfaat Internet

Dua komputer yang sama-sama terhubung ke internet dapat saling berhubungan satu dengan yang lain serta mempertukarkan data dan informasi. Akses dan pertukaran data dan informasi tersebut dilakukan dalam waktu yang sangat cepat. Internet menjadi salah satu pemicu globalisasi karena telah menjadikan dan menghilangkan batas-batas dunia. Internet memungkinkan siapapun dapat mengakses informasi yang tersimpan di komputer di belahan dunia lain. Internet telah membuat dua orang dari belahan bumi yang berbeda dapat berkomunikasi tanpa dibatasi oleh batas batasnegara, waktu, jarak, hukum, atau birokrasi suatu negara.

Dari kemudahan mengakses internet, terdapat banyak manfaat yang dapat diperoleh sebagai pengguna internet. Fungsi menggunakan internet adalah sebagai berikut.

  • Komunikasi Cepat

Perkembangan internet, membuat komunikasi antar individu mudah dan lebih cepat baik itu di dalam negeri maupun di luar negeri dengan biaya yang relatif murah.

  • Internet Sebagai Wahana Liburan

Internet dapat mengisi waktu kosong anda dan dapat menghibur anda dengan banyaknya media sosial seperti facebook, twitter, tumblr, musik dan bermain game.

  • Menambah Wawasan dan Pengetahuan

Dari adanya internet kita dapat berbagi wawasan dan pengetahuan di seluruh dunia. Manfaat ini sangat memudahkan pelajar dalam mencari informasi mengenai pelajarannya.

  • Mudahnya Belanja di Internet

Internet juga dapat di gunakan untuk belanja yang dikenal dengan belanja online. Belanja online memberikan kemudahan dan efisien dimana setiap orang tidak perlu keluar dan pergi tempat tujuan dalam mencari barang atau benda apapun itu yang tentunya dapat menyita waktu anda.

  • Internet Dalam Bisnis

Sekarang ini, banyak para kalangan yang mengetahui manfaat internet yang satu ini yaitu bisnis. Banyak orang yang berbisnis online yang keuntungannya bukan main banyaknya.

  • Tempat Mencari Lowongan Kerja

Dari banyak perusahaan yang menggunakan internet, membuat informasi lowongan pekerjaan lebih mudah diterbitkan dan diketahui oleh para pencari lowongan pekerjaan yang banyak didapatkan di situs-situs penyedia informasi lowongan pekerjaan.

Dengan demikian, internet menyimpan berbagai jenis informasi dengan jumlah yang tidak terbatas. Kamu  dapat mengakses informasi apa saja di internet. Jika ingin, kamu juga dapat menempatkan informasi di intemet agar dapat diakses oleh orang lain seperti membuat blog, membuat website, membuat forum dan lain sebagainya.

4.4 E-mail

Pengertian E-mail adalah Surat elektonik sebagai sarana menerima dan mengirim surat melalui jalur internet atau bisa juga diartikan surat dengan format digital (ditulis dengan menggunakan komputer atau gedget yang telah mendukung aplikasi email) dan dikirimkan melalui jaringan internet. Layanan e-mail dapat dikelompokkan dalam 2 basis, yaitu email berbasis client dan e-mail berbasis web. Untuk para pengguna e-mail berbasis client, aktifitas e-mail dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak e-mail client, contohnya Eudora atau Outlook Express. Perangkat lunak ini menyediakan fungsi-fungsi penyuntingan dan pembacaan email secara offline (tidak tersambung ke internet). Koneksi hanya diperlukan untuk melakukan pengiriman atau menerima e-mail dari mailbox.

              4.4.1 Filter

Seiring intensitas penggunaan e-mail, kita seringkali mendapati Inbox email kita penuh dengan pesan-pesan yang tidak benar-benar penting. Penuhnya inbox  kadang membuat kita tak jarang melewatkan email penting yang benar-benar kita butuhkan.

Untunglah Gmail memiliki fitur untuk menfilter email-email yang memfilter email ini akan secara otomatis memindah email yang sudah dan akan masuk berdasarkan kriteria yang sudah kita tentukan. Misalnya kita ingin e-mail pemberitahuan dari facebook tidak lagi masuk dalam folder Kotak Masuk (Inbox) kita tapi langsung masuk dalam folder Facebook yang kita buat. Filter email pada Gmail dapat melakukan tugas ini secara otomatis sehingga inbox kita tidak dipenuhi dengan pesan notifikasi dari facebook.

  • Langkah-langkah Membuat Filter
  1. Untuk membuat filter baru dapat dilakukan dengan klik “Setting” yang ada sebelah kanan bagian paling atas Gmail kita.
71
Gambar 71 Menu Settings

2. Masukkan filter yang diinginkan kemudian klik ikon search. Setelah itu pilih “Create a New Filter”

72
Gambar 72 Create a New Filter

3. Cara yang kedua yang dapat dipakai adalah dengan cara langsung dari email masuk yang ingin difilter. Pertama buka e-mail yang ingin difilter pada kotak masuk. Pada tab atau button bagian atas klik “More” kemudian pilih “Filter Message”

73
Gambar 73 button More

4. Seperti sebelumnya klik “Create a New Filter” with this search

5. Disini kita dapat mengatur apa yang akan dilakukan terhadap e-mail yang akan kita filter, seperti langsung mengarsipkannya, memberi bintang, atau mungkin langsung menghapusnya.

6. Klik “Create Filter”

  • Langkah-langkah Mengatur Filter

Untuk mengatur semua filter yang telah kita buat, caranya hampir sama dengan mengatur Label.

  1. Klik “Setting” atau pengaturan Gmail anda.
    74
    Gambar 74 Menu Settings

    2. Pilih tab “Filter”

    75
    Gambar 75 Tab Filter

     

                    4.4.2     Label

    • Langkah-langkah membuat Label
    1. Klik tab Labels
    76
    Gambar 76 Tab Labels

    2. Lalu scroll sedikit ke bawah dan anda akan menemukan pilihan Create New Label è Setelah itu akan muncul box.

    77
    Gambar 77 Create New Label

    3. Sebagai contoh saya membuat Label dengan nama: Hana Fitriani.

    4. Klik button “Create” untuk membuat Label baru.

78
Gambar 78 Contoh Label Baru

                    4.4.3 Signature

Email merupakan salah satu hal penting di internet, karena untuk menggunakan berbagai macam layanan di internet seperti Twitter maupun Facebook membutuhkan e-mail untuk registrasinya. Untuk itu penting membuat email. Pada buku ini saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat signature e-mail menggunakan Gmail.

Signature adalah sebuah template yang digunakan pada bagian akhir e-mail. Sehingga dengan kita mengatur signature e-mail, secara otomatis pada setiap akhir e-mail akan muncul signature yang sudah kita tentukan.

  • Langkah-langkah untuk membuat Signature
    1. Buka menu “Setting” lihat gambar di bawah ini.
79
Gambar 79 Menu Settings

2. Pada tab “General”, scroll ke bawah akan menemukan menu signature. Isi box yang sudah tersedia untuk membuat signature.

80
Gambar 80 Contoh Signature

3. Setelah mengisi box signature, scroll lagi kebawah dan temukan menu “Save”.

81
Gambar 81 button Save Changes

4.5 WordPress

WordPress adalah salah satu platfrom blog yang saat ini sudah mengalami banyak perkembangan sehingga bisa kita gunakan untuk membuat website untuk banyak keperluan, seperti website statis, website toko online, website profil bisnis, website properti, website kursus online, dan lain sebagainya. Jadi fungsi WordPress sudah tidak hanya sebatas blog.

                4.5.1 Jenis-jenis WordPress

WordPress terbagi kedalam 2 jenis, berikut penjelasannya:

  • WordPress Instan

WordPress Instan bisa kita dapatkan dengan cara membuat akun di WordPress.com, WordPress.com layanannya secara gratis.

  • WordPress Instal

WordPress Instal bisa kita dapatkan dengan cara mengunduh di situs WordPress.org dan menginstalnya di hosting milik sendiri (self hosted). WordPress self hosted mensyaratkan Anda harus memiliki domain dan hosting sendiri, yang tentu ada biayanya.

                  4.5.2     Macam-macam WordPress

  1. com

Merupakan situs hosting yang memberikan fasilitas kepada para penggunannya untuk menggunakan produk mereka berupa aplikasi wordpress secara gratis, ataupun berbayar jika menginginkan domain tanpa ada tambahan domain.wordpress.com. Aplikasi WordPress yang digunakan merupakan hasil dari para pengembang WordPress yang dikhususkan untuk pengembangan wordpress.com.

  • Kelebihan WordPress.com
  1. Para penggunanya dapat menggunakan aplikasi WordPress dengan gratis.
  2. Mudah dalam pemakaiannya, karena user tidak harus mengerti tentang database dan coding didalamnya.
  3. Lebih stabil, karena ada dukungan pengembang didalamnya yang siap membantu.
  • Kekurangan WordPress.com
  1. Hanya bisa menggunakan fasilitas yang sudah disediakan.
  2. Jika menggunakan fasilitas gratisnya akan menjadikan subdomain menjadi domain_anda.wordpress.com dan tidak bisa digunakan dihosting lain.
  3. Kurang fleksibel, karena pengembang tidak hanya mengurusi situs atau blog anda.
  4. org

Merupakan versi open source dari aplikasi wordpress, atau wordpress offline. Para pengguna wordpress ini bisa dengan bebas merubah dan menambah aplikasi yang sudah ada. Untuk kepentingan pengembangan maka aplikasi open source sangat dibutuhkan, dengan begitu maka aplikasi yang ada akan semakin baik.

  • Kelebihan WordPress.org
  1. Fleksibel karena pengguna dapat memodifikasi atau menambahkan fasilitas yang tidak disediakan. Berbagai tambahan aplikasi seperti themes, widget dan plugin
  2. Bebas menggunakan domain dan tempat hosting dimana saja.
  3. Bisa dijalankan di server lokal, sehingga pengguna bisa lebih leluasa dalam membuat sebuah situs dan setelah jadi baru dijalankan di server hosting.

 

  • Kekurangan WordPress.org
  1. Tidak semua pengguna bisa menggunakannya, karena dibutuhkan kemampuan dalam database dan bahasa pemrograman lainnya.
  2. Walaupun gratis tapi fasilitas yang diberikan tidak digaransi, sehingga segala sesuatu yang terjadi dengan situs tersebut menjadi tanggung jawab penggunanya.
  3. Tidak stabil, karena setiap update yang dilakukan oleh pengembang aplikasi wordpress terkadang tidak kompatibel atau cocok dengan modifikasi yang dilakukan oleh penggunanya.

                  4.5.3 Menu dan Sub Menu pada Dasboard

Jika Anda sebagai pengguna yang mengerti dengan database dan bahasa pemrograman, sebaiknya menggunakan aplikasi dari WordPress.org. kita mendapatkan keuntungan karena kita bebas memodifikasi fasilitas yang tidak disediakan oleh pengembang. Selain itu kita dapat belajar bagaimana membuat sebuah aplikasi yang handal.

Lebih baik menggunakan fasilitas aplikasi WordPress.com terlebih dulu sambil belajar menggunakan aplikasi WordPress.org dengan begitu akan banyak belajar bagaimana membuat sebuah aplikasi yang baik.

Berikut ini adalah gambaran Menu dan Submenu pada Dasboard/Dasbor :

  • DASBOR : Dasboard adalah pusat control panel blog kita.
  • HALAMAN : Halaman merupakan sebuah laman statis yang biasanya diisi dengan tulisan profil, about me dan lainnya.
  • KOMENTAR: Berisi komentar-komentar dari blog kita.

                4.5.4 Cara Membuat Akun WordPress

  • Langkah-langkah Membuat Blog di WordPress
  1. Mendaftar untuk membuat akun Gratis WordPress

Pertama yang harus kita lakukan adalah menuju web WordPress di ” https://id.wordpress.com/“ kita akan menjumpai halaman seperti gambar diatas dan klik tombol ”Buat Situs Web” maka akan mengantarkan kita pada halaman pemilihan nama domain atau blog seperti gambar dibawah ini.

82
Gambar 82 Membuat WordPress

Blog WordPress yang gratis, alamat blognya akan selalu berakhir dengan “.wordpress.com“. Nama domain yang dipilih tidak dapat diubah, sedangkan nama blog yang dipilih pada tahap ini masih dapat diubah nantinya. Maka dari itu pemilihan nama domain dalam membuat blog menggunakan WordPress harus disiapkan secara matang.

Pada halaman ini pastikan alamat atau nama blog yang dipilih masih tersedia, lihat gambar yang telah di area kotak diatas, setelah itu tinggal melanjutkan dengan klik tombol ”Buat Situs Anda dan Lanjutkan” dan kita akan diarahkan pada halaman berisi formulir untuk membuat blog sekaligus akun WordPress secara gratis seperti gambar dibawah ini.

83
Gambar 83 Mengisi Formulir

Nomor satu, merupakan tempat kita mengetik alamat atau nama blog,.

Nomor dua, merupakan tempat kita mengetik alamat email.

Nomor tiga merupakan tempat kita mengetik nama akun kita di WordPress, ini juga pastikan kalau masih tersedia.

Nomor empat, merupakan tempat kita mengetik password atau kata sandi.

2. Klik tombol ”Langkah Berikutnya“, maka kita akan diantarkan pada halaman ”Cari Alamat Kustom”seperti gambar dibawah ini. Jika kita ingin menggunakan sub-domain maka kita lewati aja pada langkah ini dengan klik tombol ”Tidak, Terima Kasih“.

84
Gambar 84 Cari Alamat Kustom

3. Setelah klik tombol tersebut kita akan diarahkan dalam sebuah halaman untuk memilih template atau tema blog kita, pada tahap ini silahkan pilih tema yang menurut kita bagus atau langsung saja memilih tema yang standar karena nantinya bisa kita ganti sesuka kita.

85
Gambar 85 Memilih Tema

4. Selanjutnya memilih paket, karena dari awal niat kita ingin yang gratis, maka langsung saja pilih paket yang gratis. Lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini.

86
Gambar 86 Pilih Gratis

5. Klik tombol ”Pilih Gratis“ maka kita akan menuju halaman dashboard di WordPress.com, pada tahap ini kita sudah selesai dalam membuat blog di WordPress untuk mengetahui panel pengaturan lebih lanjut, silahkan ikuti langkah dibawah ini. Sebelum lebih jauh silahkan anda cek email untuk melakukan proses Aktivasi.

    4.5.5 Mengenal Panel Dashboard WordPress

87
Gambar 87 Halaman Selamat Datang

Perhatikan gambar diatas, sebenarnya halaman yang ditunjukkan pada gambar diatas sudah masuk dashboard cuma saya lebih suka jika masuk langsung ke area ”Admin WP” karena lebih familiar, oke mari kita bahas nomor pada gambar diatas.

Nomor satu, merupakan tombol untuk membuat post baru.

Nomor dua, merupakan link menuju pembuatan blog baru.

Nomor tiga, merupakan link jika kita ingin melihat blog kita.

Nomor empat, merupakan link menuju ke area ”Admin WP“.

 

Daftar Pustaka

 

100
Terimakasih, semoga bermanfaat!

Tentang Penulis

Hana Fitriani, lahir di Subang 02 Februari 1997. Saat ini tinggal di Bandung, memiliki hobi dalam dunia jurnalistik. Saat ini masih menjadi mahasiswi di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dalam Jurusan Agroteknologi.  Menulis, sharing pengetahuan dan organisasi adalah hobi yang saat ini saya tekuni. Saat ini saya menjadi sekretaris angkatan bidang Keagroteknologian serta sekretaris Public Speaking di salah satu Komunitas Fakultas Sains Dan Teknologi. Kini disela-sela waktu kuliah saya menekuni dunia blog dan website untuk mengembangkan hobi juga membuat budidaya kecil, kemudian bisa menjualnya. Serta kedepannya saya ingin menjadi Penulis dan Pemilik juga Presiden Direktur Perusahaan Kelapa Sawit.

https://hanaftrni.wordpress.com/

https://hanaflove.blogspot.co.id/

Silahkan bagi teman-teman yang ingin sharing kirimkan e-mail ke hanafitriani8@gmail.com atau 082218188797

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s