Pelantikan Asisten Praktikum

Hello everybody.

Alhamdulillah yang paling utama saya panjatkan rasa syukur tiada akhir kepada Allah subhana wa ta’ala. Ternyata satu tahap impianku mulai terkabul, impian dimana saat menjadi maba (mahasiswa baru) ingin rasanya seperti mereka yang duduk didepan -dekan, kajur, sekjur, asdos dan asprak- ketika hari kedua OPAK 2015 yang artinya saat itu pengenalan fakultas dan jurusan masing-masing. Hari itu aku duduk ditengah-tengah barisan teman lainnya, disana ku melihat para atasan di fakultas Sains dan Teknologi, pastinya ada Bapak Opik (Dekan). Setelah itu dipanggil lah satu persatu kajur+sekjur dari setiap jurusan, tiba saatnya jurusan Agroteknologi dikenalkan kajurnya yaitu Bapak Taufik dan sekjurnya Ibu Liberty. Nah setelah itu dipanggilah para dosen/asdosnya yang salah satunya membuat saya terinspirasi ingin seperti orang-orang dipanggil adalah Teh Fika, beliau inspirator saya, beliau semangat saya, jujur saya katakan.

Entah kenapa hanya kepada Teh Fika, waktu itu saya hanya menulis nama kajur, sekjur dan Teh Fika yang nama lengkapnya itu Frieska Mega Wahyuni. Sampai detik ini saya masih terinspirasi olehnya, dari pertemuan di aula lama pertama kenal sampai di praktikum selalu jadi panutan. Mungkin waktu itu jika asdosnya yang hadir bukan Teh Fika mungkin saya tidak akan sampai begini, bisa jadi saya terinspirasi oleh asdos semuanya. Inilah takdir-Mu yang selalu membuat saya terkagum-kagum.

Sejak dahulu saya selalu ingin menjadi atau mempunyai suatu kegiatan/organisasi penting seperti OSIS, MTsN dan MA saya sangat aktif mengikuti OSIS karena entah kenapa saya selalu semangat dengan organisasi apalagi OSIS. Kesannya itu punya banyak pengalaman, itu saja sih paling utama karena yang selebihnya seperti ilmu, kepemimpinan, relasi, keberanian, itu sekedar bonus. Niat dan dan semangat yang kuat bisa mencapai titik tersebut, di MTsN menjadi kabid 10 dan di MA menjadi sekbid 6. Senang? Lebih dari senang, guys.

Nah, ini dia bahasan paling utamanya, tadi hanya pembuka kenapa saya begini dan sangat menyukai kesibukan yang dimana teman-teman lainnya spesifiknya temen deket saya selalu memilih untuk di zona nyaman, sekolah hanya sekolah, belajar hanya sampai pukul 1, untuk kuliah seperti istilah ‘kupu-kupu’, pasti udah tau kepanjanganya yakkkkk. Pokoknya hari Jumat saya senang, titik.

Tidak akan menyangka sampai dititik ini – pengukuhan asisten – mulai dari pendaftaran, pengumpulan dokumen, wawancara, sampai dimasukan ke grup calon asisten yang dimana saya sudah diterima dan lulus di perekrutan dan anggota asisten praktikum.

Iklan

Dibilang mirip (lagi) kating?

SELAMAT ISRA MI’RAJ 1439 HIJRIYYAH

Sebenarnya mau cerita 2 hari yang lalu pada tanggal 12, tapi berhubung ada waktu snatainya sekarang 😦 sorry guys…

Cerita hari Kamis tanggal 12 itu ada presentasi Kuljar, tentang sterilisasi eksplan. Nah disitu aku jadi moderator ya, ketika presentasi baru mau dimulai, eh si Ibu bilang gini :

aduh jadi inget Karina presentasi kaya gini, uh mengingatkan 4 tahun yang lalu, Karina Nabila jadi inget saya.

Lalu aku hanya tersenyum HE HE HE HE

Aku tahu kok maksud ibu itu siapa 🙂 Tahu bangeeeet. Ibu salah nama belakangnya, harusnya Maibilillah bukan Nabila 😀 dan aku juga tahu kok kalau teteh itu sudah menikah dan aku mah belum 😀 karena aku masih imut-imut semester 6. Sempat juga minta pertemanan di Facebook belum di konfirmasi saja ternyata, kayanya sih. Eh husnudzon lah apa susahnya sih Han. Okay, jadi intinya aku mirip dari mananya? Guys anyone know? Sudah ada dua dosen lho yang bilang gituuu 😉

#sebulanlagipuasa #semangathana #belajarsabardanikhlas

 

Awal April-ku

Alhamdulillah ini sudah bulan April 🙂

Aku semakin tua dan entah berapa banyak amal baik/buruk yang terus bertambah? Hamba mohon supaya aku semakin melakukan kebaikan, Aamiin. Kemaren, aku ke Bogor dan dipertemukan dengan Mang Didi di Esha Flora dengan izin Allah Sang Maha Creator Terbaik sepanjang Masa. Beliau bercerita banyak walaupun waktunya yang singkat. Hal yang aku garis bawahi dari cerita Mang Didi adalah selalu menghidupkan serta istiqomahkan sholat-sholat sunnah seperti Duha dan Tahajud. Menurut beliau bahwa Sholat Duha itu jalan untuk membuka pintu-pintu di akhirat mana yang akan kita pilih dan bisa sesuka hati, karena sudah terbuka semua pintunya dengan Duha. Yaitu maksud pintu itu adalah Pintu Rezeki.

Subhanallah sekali aku mendengarnya yang semakin yakin dan percaya pada kekuatan Sholat Duha tersebut. Aku ingin terus bersama Al-Qur’an untuk terus menghafal. Pokoknya aku harus bisa menghafal Al-Qur’an sampai akhir. Aku ingin mempersembahkan sebuah Mahkota untuk kedua orang tuaku. Karena kalian tak pernah absen menyebut namaku dalam untaian do’a-do’a yang dipanjatkan untuk selalu mendo’akanku yang terbaik. Ma, terima kasih tak terhingga. Pak, maafkan jika masih belum sempurna hijabku.