National Futsal Agrochampionship 2017

1506172356902

Untuk yang pertama dan terakhir kalinya saya merasa snagat beruntung dan bersyukur karena telah menjadi bagian dari acara besar “National Futsal Agrochampionship 2017” sebuah acara besar dan perdana se-Jawa Barat yang diselenggarakan oleh bidang Minat dan Bakat HIMAGI UIN Sunan Gunung Djati. Nagib selaku Ketua Pelaksana serta ada Kang Ogi selaku Ketua Bidang, mereka berdua adalah official atau peribahasa lain adalah jantungnya futsal di jurusan Agroteknologi. Pada saat hari pelaksanaan, semua para peserta/pemain dan tidak lupa kepada pemain Timnas jurusan juga para panitia mengikuti upacara pembukaan dan meramaikan acara se-Jawa Barat tersebut. Acara ini berlangsung selama 2 hari yaitu di mulai dari hari Sabtu dan berakhir pada hari Minggu tepatnya pada tanggal 16 – 17 September 2017 yang bertempat di lapang futsal Zone 73. Tema yang diusungkan adalah “Lets Play Together Fair Play Our Game” .

Sebagai acara perdana di jurusan Agroteknologi khususnya dan umumnya di fakultas Sains dan Teknologi saya sangat bangga sekali karena acara ini dilaksanakan tingkat wilayah provinsi Jawa Barat maka pialanya pun ada dari Disbudpora. Perjuangan dan hasil kerja keras para panitianya pun sangat luar biasa sekali, mulai dari Ketua Pelaksana, Sekretaris Umum, Bendahara Umum serta panitia yang lainnya juga sangat antusias mulai dari merumuskan konsep acara hingga pencairan proposal dana untuk memeriahkan dan mensukseskan acara tersebut. Ketika H-1 mereka  –panitia- sudah mulai beraksi melakukan berbagai persiapan yang matang untuk esok hari yaitu upacara pembukaan yang salah satunya adalah persiapan memasangkan baligho untuk photo booth. Mereka tidak mengenal lelah demi kesuksesan hajat besar ini. Salah satunya ialah Hasna selaku Sekretaris yang memberikan sedikit curahan hatinya bahwa “Awal-awal untuk perjuangin acara ini kayaknya cukup sulit dan sangat sulit, sampe berpikiran bahwa acara ini nggak akan landing. Tapi, karena semangat dari tim yang lain menggebu-gebu mendekati puncak acara, aku juga termotivasi buat menjadikan acara ini seru dan berkesan di masing-masing peserta maupun panitia. Pas acara landing di hari Sabtu, banyak kendala salah satunya aku yang ngaret dateng hehehe karena harus cari tali buat nametag, sampe harus naek ojek ke Zone untuk pertama kalinya bayar ojek sampe ceban. Pas udah mulai pertandingan satu satu tim main, ada kenangan ketika liat anak Faperta IPB nomer punggung 10. Pas dia sakit, pas dia break, pas dia liatin kita lagi ngobrol, pas temennya pinjem jarum dan semuanya hahaha. Seru dan ada pengalaman baru ketemu sama anak Faperta-faperta lain di univ se-nasional” jelasnya.

Upacara Pembukaan

Tepat pukul 08:30 WIB di Zone 73 lapangan 1 National Futsal Agrochampionship resmi dibuka langsung oleh Ketua Jurusan kita yakni Bapak Ir. Ahmad taofik, MP. Yang dimana beliau akan menendang bola futsal khusus warna oren yang telah disediakan oleh panitia untuk simbolis pembukaan acara ini. Sebelumnya di dalam upacara pembukaan ada beberapa sambutan mulai dari Ketua Pelaksana oleh Nagib, Ketua Bidang oleh Kang Ogi, Ketua Himpunan oleh Kang Aliza dan yang terakhir adalah Ketua Jurusan dan setelah menyelesaikan sambutannya beliau –Ketua Jurusan- menendang lalu memasukan bola tersebut ke dalam gawang maka secara resmi acara besar ini telah di buka lalu dilanjutkan dengan tepuk tangan riang gembira dari para peserta juga para panitia tersebut bergema di lapangan 1. Peserta yang mengikutinya sangat bervariasi dan dari berbagai daerah yang mewakili setiap jurusan atau intansi yang ada di Jawa Barat.

Konsep pertandingan yang digunakan yaitu sistm group, dimana menjadi ada 4 group yaitu Grup A, B, C dan D. Kick off pertama dilaksanakan pada pukul 09:00 WIB yang menempati lapangan 1 ada grup A dan tim yang akan bertanding adalah Agribisnis UNMA (Universitas Majalengka) vs Teknik Elektro UIN SGD kemudian di lapangan 2 tim yang akan bertanding yaitu Agroteknologi UNWIM (Universitas Winaya Mukti) vs Kimia UIN SGD yang berada dalam grup C tersebut. Kemudian permainan berlanjut sampai pukul 11:40 WIB yang digunakan untuk istirahat, sholat serta makan dan dilanjutkan untuk pertandingan ke-enam ada Grup D di lapangan 1 dan Grup B di lapangan 2. Untuk pembagian pemain Timnas jurusan terdapat 3 kategori yaitu, Agro A UIN, Agro B UIN dan Agro C UIN dan semuanya itu merupakan para pemain kelas atas.

Timnas Agro

Beberapa dari pemain Timnas Agro A UIN kebanyakan dari semester V yang sama dengan saya (seangkatan) tim ini mempunyai penjaga gawang/kiper andalan bernama bung Cepi Supriyadi dan di pimpin oleh seorang kapten bernama saudara Agung Robani. Menurut Agung ketika mengikuti acara ini sangat senang sekali “Sebagai pemain Agrochampionship saya cukup berpatisipasi atas kelangsungan acara ini, walau baru awal di gelar di jurusan Agroteknologi UIN SGD yang meliputi pertanin se-Jabar. Acaranya pun begitu bergengsi karena hadiah dan pesertanya pun lumayan mumpuni, berjamnya pertandingan pun lancar dan wasitnya memimpin dengan baik. Saya sebagai peserta begitu senang karena pertandingan yang mempertumkan mahasiswa se-Jabar menjadi pengulur tangan dalam silaturahim antar fakultas pertanian. Semoga acara ini dapat diselenggarakan kembali di setiap tahunnya dan mudah-mudahan peserta dan hadiahnya semkain banyak, biar makin menarik” ujar Agung yang saat ini menjabat sebagai Kosma (komanda kelas) tersebut.

Seperti yang telah dipaparkan oleh Agung bahwa acara ini selain untuk merebutkan hadiah total senilai 5 juta rupiah tersebut bermakna sebagai pengulur tangan dalam silaturahim antar fakultas pertanian khususnya dan umunya untuk semua jurusan. Selanjutnya selain hadiah yang bergengsi wasitnya pun di datangkan langsung dari Jepang berdasrkan pemaparan Ketua Pelaksana saat rapat terkahir di Sekretariat Kelas V B. Maka, mereka –wasit- memimpin pertandingan dengan sangat baik dan fokus. Babak penyisihan dilanjutkan pada hari Minggu mulai pukul 08:00 sampai dnegan final yaitu pukul 12:00 WIB dan yang masuk babak final ini ada dari Faperta IPB, Agribisnis IPB, Agroteknologi UNMA, dan Kimia UIN SGD. Kemudian yang berhasil merebut Piala Utama dan hadiah sebesar 2 juta rupiah dimenangkan oleh Faperta (Fakultas Pertanian) IPB Bogor sebagai juara 1.

Pemberian Juara 1, 2, 3 dan Top Score

Dilanjutkan kedudukan juara 2 diraih oleh Kimia UIN SGD yang mendapatkan hadiah sebesar Rp. 1.500.000,- dan juara 3 hadiah sebesar Rp. 1000.000,- dimenangkan oleh Agroteknologi UNMA (Universitas Majalengka). Selain hadiah tim ada juga hadiah khusus yaitu Top Score sebesar Rp. 300.000,- sebagai pencetak goal terbanyak. Top score ini diberikan untuk semua para pemain yang dapat mencetak goal dengan jumlah yang sangat banyak dan Top Score ini berhasil diraih dari peserta/pemain Matematika UIN SGD dan Agroteknologi UIN SGD yang masing-masing telah memasukan bola ke gawang dengan jumlah sebanyak 10 dan 11 kali. dan acara terakhir yaitu foto bareng semua panitia/crew sebagai hadiah dari jerih payah dan kenang-kenangan dari kesuksesan acara ini. Namun, saat terakhir saya tidak mengikuti sampai akhir karena ada orang tua menjenguk.

Juara 1 Faperta IPB
Juara 1 Faperta IPB Bogor
Juara 2 Kimia UIN
Juara 2 Kimia UIN SGD
Juara 3 Agroteknologi UNMA
Juara 3 Agroteknologi UNMA
 All Crew
Iklan

Potret Diri

Oleh : Dedet Setiadi

Inilah aku
Lahir dari kawah masa lalu di daratan miring
Sebelum tumbuh biji-biji salak pondoh

Matahari tak selamanya sengat. Bulan Mei awal tanam tembakau
Aku lebih suka langit yang terbakar
Lebih suka minta hujan bersama para hewan
ketimbang jadi tadah hujan buatan

Aku suka sawah. Benci hama tikus, wereng dan barisan kera
Tapi tak sanggup menolak apalagi mengutuknya
Sebab aku dan mereka selalu belajar sadar sebagai hamba

Selamatan adalah bahasaku. Mengepung-aminkan tumpeng
Adalah cara kami menampik bencana
Adalah puisi kami memuja semesta

Aku tak mengidap sakit ketinggian
Pagi sore manjat pohon kelapa. Ngobong kayu menyulap nira jadi
gula jawa
Merebus hidup bersama modin dan sesepuh desa

Bajak lembu adalah alat tulisku. Mengaduk rumus anti pestisida
Mencampur air kencing kambing dengan daunan kering
Kunfayakun tanah pun jadi subur tak ada hingga

Inilah aku
Suka piara kerbau tapi tak berarti sealur-pikir otak kerbau

 

Magelang, April 2010