Posted in Campus, Diary

Pelantikan HIMKAS

Pelantikan HIMKAS ๐Ÿ’˜ – at Aula PEMDA Subang

Hari ini merupakan hari bersejarah bagi HIMKAS (Himpunan Kabupaten Subang) karena ada pelaksanaan pelantikan pengurus. Selain itu dilanjutkan dengan kuliah umum yang dibawakan materinya oleh bapak Dadang (Dosen UIN).

Maka poin-poin penting yang saya catat ketika kuliah umum adalah sebagai berikut :

Peran Mahasiswa Terhadap Pembangunan Desa

  1. Kemampuan
  2. Kapasitas
  3. Keahlian/Kecakapan
  4. Pengetahuan/Wawasan
  5. Pengalaman
  6. Kemmapuan mengembangkan pengaruh
  7. Kemampuan menggalang solidaritas
  8. Kemampuan memecahkan masalah

Mindset Mahasiswa :

โ€œThink Globally, Act Locally, bahwa walaupun kita bertindak lokal (nasional), tetapi cara berpikirnya global (internasional)โ€

To Know โ€“ To Do โ€“ To Be

Subang merupakan kota yang strategis karena terdapat lahan pertanian paling luas, laut yang berada di kawasan kaler, tempat wisata yang beragam sampai kesenian yang bersejarah sehingga kota Subang terkenal dengan julukan Kota Nanas dan Sisingaannya.

Maka ย ini adalah program kerja pemerintah Kabupaten Subang yang menjadikan Subang semakin maju dan terdepan. Dengan penghargaan masing-masing gapura sebagai berikut:

  1. Gapura Permata (Pemerintah bermartabat)
  2. Gapura Intan (Infrastruktur berkelanjutan)
  3. Gapura Emas (Ekonomi masyarakat)
  4. Gapura Perak (Pendidikan rakyat)
  5. Gapura Serasi (Sehat, bersih dan indah)

Oleh karena itu peran kita sebagai mahasiswa selain menjadi agen perubahan (agen of change) kita harus bisa menyelesaikan segala permasalahan yang berada di desa masing-masing dan hal yang harus kita ubah untuk kemajuan masing-masing desa khususnya Kota Subang maka kita harus bisa membangun kapitalis ekonomi dan membuat ketahanan pangan tetap terjaga sampai anak cucu kita merasakannya.

 

1485609306424
Foto bersama Pak Dadang

 

See on Path

Advertisements
Posted in Diary

Thanks for todaaaay ๐Ÿ˜ – with Iqma and Yita at Curug Cileatย Subang

for the second time to this waterfall again with the prospective teachers of physical education UPI Bandung and my twin friends~

View on Path

Posted in Diary, Live

Gumuk Pasir Wediombo

Senja merapat di Wediombo

Gelapnya menjadi penanda waktu

Menutup jiwa diselimuti nafsu

 

Tak ada lagi yang peduli menjaga pantai ini

Merajut lingkungan asri tanpa melukai

Menggores senyum pada bumi

 

Mesti kubisikkan disetiap telinga

Agar mereka peduli

Menjaga dan menata

Dengan rasa cinta

 

Senja merapat di Wediombo

Ada orang menjaja kepedulian

Demi sekarung rupiah dengan dalih penataan

 

Yogyakarta, Januari 2017

See on Path