Pelatihan Relawan PON

TADI PELATIHAN PPLT LHO !!

GUE SENDIRI DAH CEWEK DARI SUBANG (ntapz)

Tempat pelatihannya di Graha Perhubungan Cinunuk, lumayan sih dapet uang cepe sama makan 2x and snack-snack. Alhamdulillah

By the way gue nggak ada dokumentasinya because there is busy.

Pelatihan relawan PON 🙌 – at Gedung Graha Perhubungan

Iklan

Jalan Sehat

👟👞 – with Iqma at Gedung Sate

Sama kembaran lagi, nih. Siapa lagi kalau bukan Iqeum 🙂

Sukses ya bro kuliahnya disana. And jangan galau terus ah.

SEMANGAT FOR US!!

Bukan Dirinya

Semua umat pasti menilai seseorang hanya dari luar saja atau istilahnya fisik. Mungkinkah bahwa orang itu memiliki segudang rahasia didalamnya, terlihat manja namun anak ini pernah menjadi anggota Saka Bhayangkara, atlet dan juga yang pastinya Pramuka sejati. Ya anak itu adalah saya, merasa tersinggung dengan apa yang telah diucapkan oleh sahabat saya sendiri. Sebenarnya ini hanya hal sepele dan tidak begitu penting namun, saya sebagai remaja perempuan merasa tersentuh dan sempat amarah meluap. Cerita kita dimulai…

Ketika saya menjelajahi dunia maya yang pasti kalangan umat tentu memilikinya yaitu Facebook. Saya melihat teman saya ya bisa di bilang sahabat karena kamu sudah berteman sejak masa putih biru hingga sekarang. Masalahnya kalau libur sekolah atau semester saya selalu menawarkan ke tempat rekreasi atau dibilangnya bisa jalan-jalan dan kami suka itu. Tidak hanya saya yang begitu, dia pun selalu mengajak saya dan hanya sekedar jalan-jalan cuma-cuma. Tapi, waktunya suka tidak tepat karena mungkin jadwal saya lebih padat daripadanya sehingga kalau saya yang mengajak pasti dia selalu bisa namun giliran dia mengajak pasti tidak akan terwujud semua sebab saya jadwal lain yang lebih penting.

Dan pada saat kejadian itu, status yang melewati beranda saya baca dan saya juga kadang memilah dan memilih status yang bermutu. Melewatlah status teman saya itu dan isinya tentang dia dan temannya berenang ke tempat yang cukup terkenal, saya tidak akan menyebutkannya karena saya disini bukan untuk ajang promosi atau istilahnya iklan. Sempat ingin mengomentari statusnya namun anggap saja pura-pura acuh dan tidak melihatnya seakan tidak peduli. Tidak lama kemudian statusnya pun muncul lagi dihalaman beranda saya, niat untuk mengacuhkannnya lagi tapi saya ingin tahu kenapa dia tumben tidak mengajak saya.

Di komentarlah status tersebut, dan sudah saya translate dari bahasa Sunda ke dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar yah, karena kami kesehariannya menggunakan bahasa Sunda.

Hana    : “gak ajak-ajak nih”

Teman : “hee maaf na, emangnya mau jalan?”

Hana    : “jalan kaki?”

Teman : “dari *sensor* mulai”

Hana    : “yaelah deket lah segitu mah”

Teman : “ah kamu mah pasti gak bakalan kuat, anak manja. Jadi malu mau ngajaknya juga”

            Disini emosi saya sudah meluap-luap tak tertahankan!

Hana   : “dih menghina terus lah, anak Pramuka nih sama atlet lagi dilawan”

Teman : “subhanallah, jadi intinya berani jalan kaki? Btw atlet apa na?”

Hana    : “duh kamu dasar gak tahu”

Teman : “paling atlet congklak hehehe”

Puas lho ngehina nya yeee dasar sedeketpun kita sama teman kalau saling egois ya begitu, apalagi ini saya anggap sahabat lha. Maklum kalau kemana-mana itu saya suka bawa motor terus dia dibonceng sama saya, alasan kenapa saya dianggap gak bakalan berani buat jalan kaki, ya begitu kalau ngelihat dari sisi fisik orang gak bakalan percaya.

     Dari dulu saya memang cinta banget sama Pramuka, di SMP pun saya melanjutkannya dan suatu ketika ada gema disitulah saya mulai tak enak hati berasa tak dihargai kenapa semua anggota diikutsertakan dalam gema tersebut tetapi saya tidak? Mungkin orang mengganggap saya masih layaknya anak kecil manja yang kalau diajak kemah tidak akan betah. Tapi beranjak SMA saya tidak ambil diam, saya berusaha semaksimal mungkin karena kalau tingkat menengah atas yang akan mengikuti gema haruslah di seleksi terlebih dahulu dan tidak sembarang anggota yang bisa mengikutinya.

           Akhirnya, bulan September 2012 saya berhasil mewujudkannya untuk meletakkan kaki di Bumi Perkemahan Cadika setelah mengikuti beberapa tahap seleksi. Saya sempat heran kenapa yang ada seleksinya saya bisa ikut berkemah dan kenapa yang tidak ada seleksinya di SMP justru saya dianggap tidak ada, miris memang kenyataan hidup!

Intinya curhatan kali ini sangat bermakna bagi saya, karena apa? Karena saya masih mempunyai hak sebagai manusia yang ingin diajak dan bermusyawarah, hak sebagai anak berbakti kepada orang tua dan hak sebagai anggota yang berbakti kepada Pangkalannya.

1
Raimuna Cabang 2012
2
Raimuna Ranting 2013
3
Raimuna Madrasah 2014

 

 

Scout History of MTsN Cisalak

   mts

      MTsN Cisalak berasal dari sekolah PGA (Pendidikan Guru Agama) selama empat tahun berdiri pada tahun 1968 yang pastinya di Cisalak. Lokasinya sekarang terdapat bangunan MA Al-Husna. Itu lah sebagian dari tanahnya hasil infak dari keluarga Alm. H. Akbar dan sebagian lagi hasil kerja guru agama sekecamatan Cisalak. Kalau dulu kecamatan Cisalak tersebut mencakup 3 kecamatan seperti sekarang; Kec. Cisalak, Kec. Tanjung Siang dan Kec. Kasomalang. 

Apa hubungannya Pramuka MTsN Cisalak dengan semua itu…???

      Di PGA itu ada Pasukan Pandu yang lambangnya adalah kitri berbingkai Ka’bah. Nama pasukannya “Khalid bin Walid” dan lambing pasukannya dua buah pedang yang ditengahnya terdapat kitab suci Al-qur’an.

        Kisaran tahun 1975 kelas I di PGA hanya ada 18 orang, 10 orang laki-laki dan 8 orang perempuan. Pada tahun tersebut, Pasukan Pandu merubah menjadi “Pramuka” dengan gudep 16.32. Sementara itu ada pangkalan lain namanya SMP PGRI Cisalak nah kami sering bersaing lho dalam segala hal. Sekedar mengingat SMP PGRI itu dulunya berlokasi yang sekarang dipakai oleh di SDN Cisalak 3, jadi bukan SMP yang ada di Kapuknahun ya guys.

         Kisaran tahun 1976 diadakan gema Pramuka saat itu pasukan Khalid bin Walid juga ikut serta. Tapi, saat itu sama sekali belum memakai tenda seperti sekarang, apalagi kompor gas wkwk Tahu gak? Tendanya pakai apa? Huhuy… Prikitiwww tendanya terbuat dari ilalang di rangkai sendiri lagi, karenanya mudah terbakar hingga banyak tenda yang nyatanya terbakar. Kalian patut bersyukur menjadi Pramuka masa kini yang se-modern sekali. Apalagi saat itu masaknya memakai kayu bakar dan lokasinya juga bukan di Ranggawulung sebelah utara seperti sekarang, melainkan di sebelah selatan yang jelas lebih ekstrim dan menantang. Ditambah pada saat itu belum ada jalan dua seperti sekarang.

      Pada tahun 1977 diadakan Jambore tingkat Nasional untuk yang pertama kalinya. Letaknya di Sibolangit, Provinsi Sumatera Utara. Kecamatan Cisalak di pinta mengirikan pasukannya untuk diseleksi sejumlah 10 orang, begitupun dengan kecamatan-kecamatan yang lainnya. Tapi yang dibawa untuk mengikuti kegiatan Jambore itu hanya 30 orang. Hitung saja ya waktu itu Kabupaten Subang terbagi menjadi 23 Kecamatan, khusus SMP 1 Cisalak 10 orang.

         Mengapa ya SMP 1 Cisalak perwakilannya lebih banyak? Karena pada saat itu anu gaduhna / juragan SMP 1 Cisalak adalah Kak Kwarcab Subang namanya bapak H. Acu Samsudin, yaitu bapak Bupati Subang. Dikenal sebagai Bapak Pramuka Subang, salah satu jasa beliau adalah mendirikan CADIKA, di Indonesia Cuma ada 4 lho! Subang hebatkan?

         Sepuluh orang peserta Jambore dari 240 orang salah satunya adalah dari pasukan Khalid bin Walid, yaitu bapak Agus Gunawan, dan dari Kecamatan Cisalak itu hanya ada dua orang saja, yang satunya lagi dari SMP 1 Tanjungsiang namanya Dadang ‘saja’. Tahu gak kenapa beliau dipanggil Dadang saja? Karena, waktu beliau ditanya namanya siapa, beliau menjawab “Dadang” kemudian bapak Kwarcab kembali bertanya “Dadang apa?” dan beliau hanya menjawab “Dadang saja”.

        Sebagai salah satu cara mendapatkan nomer gudep sekaligus mengabdikan jasa anak-anak Pramuka Kabupaten Subang di setiap pangkalannya diadakan kegiatan jeritan malam yang ditempuh melalui jalan kaki dari CADIKA ke Ranggawulung jam 12 malam sendiri-sendiri lagi ukh…serem…! Mereka harus mendapatkan nomer gudep dan Lambang bagi Pangkalan regu masing-masing, dan pasukan Khalid bin Walid mendapatkan nomer gudep 11.081-11.082 dan sebagai lambangnya ialah burung Rajawali serta bunga Melati yang dapat ditemui di makam Santiong Subang.

       Sejak saat itu Pasukan Khalid bin Walid mengikuti peraturan Pramuka yang ditetapkan oleh Kwarcab. Diantaranya harus bercelana dan ber-rok pendek, untuk perempuan tidak boleh berkerudung, memakai kacu dan menggunakan Lambang yang sesuai dengan gerakan Pramuka. Akhirnya, Pramuka MTsN Cisalak dimulai pada tahun 1977 bisa kalian tepuk tangan.

          Pada tahun 1977 juga ada edaran dari Menteri Agama menyatakan siswa kelas 3 PGA boleh mengikuti ujian yang yang dinamakan ujian Tsanawiyah, dan kelas 4 PGA boleh mengikuti ujian Negara PGA 4 tahun. Maka sejak saat itu berdirilah :

Madrasah Tsanawiyah Negeri Cisalak (MTsN) dan hilanglah sekolah PGA 4 tahun.

Tahukah anda semua siswa pertama MTsN Cisalak pertama kali ada berapa? Siswa kels VII ada 9 orang, kelas VIII ada 13 orang, dab kelas IX ada 17 orang.

Kalian jika ingin tahu trik prestasi dari sekolahku tercinta ini?

  1. Selalu mengikuti kegiatan Jambore Nasional, sampai sekarang kecuali yang ke 9 di Sulawesi  Selatan. Alasannya kenapa bisa tidak berpartisipasi? Sampai saat ini saya belum menemukan jawabnnya.
  2. Selalu memimpin senam, untuk para alumni MTsN Cisalak dan juga alumni MAN Subang sudah tidak aneh dengan bapak yang bernama H. Jijib Mujiburohman. Beliau selalu memimpin senam di Ranggawulung lho, mewakili semua peserta kegiatan Gema Pramuka.

Jadi, mulai dari anak didik sampai guru selalu menjadi prang penting atau menjadi anggota bahkan panitia dalam kegiatan gerakan Pramuka dari tingkat Kwarcab sampai Kwarda. Ini salah satu peraihan 3 medali penghargaan :

  • 2 jasa penghargaan bintang 5 (Jendral Pramuka)
  • 1 jasa penghargaan bintang 2 (Kapten)

Nah, karena itu kita harus aktif dalam Pramuka? Mengapa? Sebab dengan Pramuka kita bisa banyak teman yang paling utama, tahu negeri orang, bermental baja dan dikenang sepanjang masa…

So, siapa disini yang anak Pramuka banget boleh komentar, mengkritik serta saran atau sekedar berbagi pengalaman dibawah kolom ‘comment’ tersebut 🙂

Cisalak, 6 Maret 2013

mts 4

 

 

Semarak 10th Agroteknologi

Peninjauan Kurikulum Berbasis KKNI

Narasumber 1 : Nono Carsono (n.carsono@unpad.ac.id)

  • Sikap
  • Kemampuan umum
  • Keterampilan khusus
  • Penguasaan pengetahuan
  • Belajar lebih fokus
  • Berfikir komprehensif
  • Kompeten (hard skills – soft skills)

 

Agroteknologi UNPAD à 144 SKS

Tatap muka 50 menit

Kegiatan mandiri 60 menit

Belajar : minimal 8 jam/hari dan maksimal 10 jam/hari

 

Narasumber 2 : Noor Istifadah

“Materi harus dibaca seminggu sebelum kuliah”

Memanjakan tanaman dengan bagus dan baik haruslah sesuai dengan keadaan. Memahami secara teoritis.

Cerita Akhir Juli

Ih kesel bangeeeeeeet hari ini parah parah! Nyesel dah udah nonton dulu film gak seruuu gak nyangka bin gak rameeee bikin greget ih yaaa pemainnya yaaa orang dibelakang kursi gua nendang-nendang kursi gua mulu L  kalo gak nonton dulu gak bakalan sampai jam segini lah, jam 6.28 PM masih dijalan ya Allah kesel asli gak bohong gua nih. Lu semua tahu gak? Kena macet anjay dari Lembang seperti biasa lah itu tempat rekreasi yang terkenal sama rumah The Hobbitnya itu lho. Lah lanjut macetnya di jalan Tangkuban Perahu kan parah anjay tumben-tumbenan macet yaaa iyalah ada mobil Truck mogok jelas disitu jadi maceeeeeet L Aih kirain bakalan reda tuh si macet ehhh ternyata lanjut sampai Jalan Ciater gak tahu dah itu macet gaje amat L Maceeeet ceeet ceeet sampai Jalan Cagak kan dodol yang gitu teh, bukan kota bukan apa itu di Jalan Cagak macet total dah bikin kesel hati gua asli ✌ Maklum aja lah berkembang menjadi kota mungkin orang-orang pada lewat jalan Toll yang ada di Subang itu lho! Nah sekarang gua curhat ini tuh lagi di angkutan kota alias angkot yang arah ke rumah, tapi lu tahu gak biasa angkot kampung (bukan ngehina oke guys emang fakta gua nerimain :D) lama banget ngetemnya lah gua dah gak sabar pengen sampai rumah ❤

Pokoknya gua kapok berangkat ke Bandung hari Minggu!!!

Sampai jumpa di cerita gaje gua selanjutnya wkwk

Oh iya ini gua bukan sekedar berangkat jalan-jalan biasa, nih gua habis tes wawancara buat jadi Relawan PON dan tempat tesnya di Pusat Persenjataan Infanteri jln. W. R Supratman 🙂

pon 2

pon