Naskah Drama “Kegelisahan dan Penyebabnya”

Alex adalah seorang anak yang sangat taat dalam menganut agamanya yaitu Kristen. Hari-harinya sibuk dengan ibadah, hingga membuat dirinya fanatik dan benci dengan agama lain. Namun di suatu hari terjadi peristiwa yang mengubah hidup dan kepercayaannya.

Hana    : “Alex, kok kamu sibuk terus sih? Kok jarang bareng sama kita?”.

Alex    : “Ah nggak apa-apa, aku hanya sibuk mendekatkan diri kepada Tuhanku”.

Gina    : “Emang harus sampai segitunya, ya ? Sadar nggak sih, kamu itu udah terperangkap dalam  dunia kamu sendiri.”

Alex    : “(Marah) denger ya Gina! Kamu itu nggak tahu apa-apa tentang agamaku. Persetan dengan agamamu yang kamu anut, kamu juga Han camkan itu !!”

Kemudian Alex meninggalkan Hana dan Gina, lalu tiba-tiba…

Hana   : “Eh Gin, liat Alex jatuh…”

Gina    : “Ah bodo, emang gua pikirin”.

Hana    : “Gin, ini dia nggak gerak-gerak Giiiiin”.

Gina    : “Ah, palingan dia acting”.

Hana    : “Nggak Gina, ini serius, ini dia berdarah”.

Gina    : “Serius Han ? Yaudah ayo kita bawa dia ke Rumah Sakit”.

***

            Meskipun benturan yang di alami Alex cukup parah, namun jiwanya masih tertolong, berangsur-angsur keadaan Alex mulai membaik, namun…

Mamah Alex   : “Nak, bagaimana kondisi kamu apakah ingatan kamu sudah membaik ?”

Alex                : “Aku belum bisa ingat semuanya, mah”.

Mamah Alex   : “Ya sudah ayo nak kita ke Gereja, barang kali akan memulihkan ingatan kamu”.

Alex                  : “Oh iya mah ayo”.

Sesampainya di gereja merekapun beribadah. Namun Alex tampak kebingungan, ketika ibunya menyebut nama Tuhan. Sesampainya dirumah…

Alex                : “Mah kalau nggak salah denger, tadi mamah menyebutkan tiga nama Tuhan ya, Mah ?”.

Mamah Alex    : “Iya nak, itu Tuhan kita, Tuhan yang selama ini kamu sembah”.

***

            Pernyataan itupun membuat Alex bingung dan gelisah, sehingga ia mencari tahu apa yang menjadi kegelisahannya itu. Di depan kelas…

Hana   : “Udah baikan, Lex ?”.

Alex    : “Iya sudah kok 🙂 ”.

Gina    : “(dari kejauhan berjalan menghampiri Alex) Eh Alex, inget aku nggak, Lex ? Hehe”.

Alex    : “(sambil tersenyum) ingat kok Gin”.

Gina    : “(ketawa puas) bagus…bagus…bagus”.

Hana   : “Eh aku duluan ya, ada keperluan”.

Alex    : “Mau kemana Han ?”.

Hana   : “Mau ke Wihara untuk ibadah, emangnya kenapa Lex ?”.

Alex    : “(berfikir sejenak) aku boleh ikut nggak ?”.

Hana   : “Yakin Lex kamu mau ikut ?”.

Alex    : “Iya Han”.

Hana   : “(agak sedikit ragu) yaudah yuk”.

***

            Sesampainya di Wihara Alex pun memperhatikan dengan penuh rasa penasaran. Setelah itu mereka pun pulang…

Hana   : “Yuk Lex aku udah selesai kita pulang”.

Alex    : “Oh iya ayo”.

Karena rasa kegelisahan yang belum terjawab, Alex pun berinisiatif untuk ikut Gina beribadah.  Pada pagi harinya Alex pun menemui Gina.

Alex    : “Eh Gin, lagi ngapain ?”.

Gina    : “Kamu nggak liat, di kantin kaya gini, ya lagi makan lah”.

Alex    : “Santailah Gin, aku cuma nanya”.

Gina    : “Abis pertanyaan kamu nggak masuk akal sih, to the point aja deh, kamu ada perlu apa ?”.

Alex    : “Gini Gin, aku boleh nggak ikut kamu ibadah (sambil terbata-bata)”.

Gina    : “Hah!! Yakin? Kamu mau ikut aku ibadah ? Bukanya dulu kamu nggak peduli banget sama agama lain”.

Alex    : “Itu kan dulu, dan sekarang aku benar-benar bingung dengan keadaanku seperti ini”.

Gina    : “Oke deh Lex, besok aku jemput”.

***

            Lagi-lagi rasa kegelisahan Alex belum terjawab dan membuatnya semakin ingin tahu. Sehingga ia memutuskan untuk terus menggali rasa keingintahuannya dengan cara membaca berbagai buku keagamaan. Hingga pada suatu saat…

Mamah Alex   : “Nak, ayo kita makan dulu”.

Alex                : “Iya mah, bentar dulu”.

Mamah Alex   : “Kamu baca buku apa ? (sambil menghampiri Alex yang sedang duduk ditempat tidurnya)”.

Alex                : “Cuman baca buku-buku ringan aja kok mah”.

Mamah Alex   : “Coba mamah liat (sambil mengambil buku). Apa-apaan ini Lex, buku apa ini ? (dengan nada sedikit kesal)”.

Alex                : “Maaf mah, semenjak kejadian itu dan setelah mamah ajak aku ke Gereja, perasaan aku jadi aneh mah, aku mulai merasakan kegelisahan dalam diri aku dan setelah itu aku memutuskan untuk mencari tahu penyebab dari  kegelisahan ku ini”.

Mamah Alex   : “Tapi kenapa kamu lakukan dengan cara yang seperti ini, kamu harus tahu Alex, bahwa agama yang paling benar itu adalah agama yang di bawa oleh nenek moyang kita terdahulu. Pokoknya mamah nggak mau tahu, buku-buku ini kamu buang atau mamah sendiri yang akan membuangnya!! (semakin kesal)”.

Alex                : “Tapi mah…”

Mamah Alex : “Nggak ada tapi-tapian pokoknya buku-buku itu harus kamu buang (lalu pergi meninggalkan Alex)”.

***

            Kegelisahan Alex semakin memuncak, apalagi setelah ibunya tahu bahwa selama ini Alex mempelajari agama-agama lain. Namun pada suatu hari di kelasnya ada mahasiswa baru.

Dosen  : “Mohon perhatian semunya hari ini kita kedatangna mahasiswa baru, dia bernama Moslem. Silahkan duduk (Dosen langsung mempersilahkan duduk Moslem)”.

Alex       : “Hey, kenalin nama aku Alex (sambil mengulurkan tangannya)”.

Moslem  : “Moslem (menjawab sambil tersenyum)”.

Alex       : “Asal kamu dari mana ?”.

Moslem  : “Asal saya dari Sukabumi”.

Alex       : “Kok kamu pindah kesini ?”.

Moslem  : “Soalnya ayahku bekerja sebagai pemandu haji di kota ini”.

Alex       : “Haji itu apa lim ?”.

Moslem  : “Masa nggak tahu… Upss, maaf maksudnya haji itu salah satu ibadah dari agamaku yaitu Islam”.

Alex       : “Islam ?????????? (dengan muka yang penuh tanda tanya)”.

Moslem  : “Iya Lex itu agamaku, memangnya agama yang kamu anut apa ?”.

Alex       : “Agamaku Kristen, tapi sekarang ini aku gelisah semenjak…            (Alex menceritakan semuanya)”.

Moslem  : “Ya sudah kalau begitu, kamu mau ikut aku, Lex ?”.

Alex       : “Kemana lim ?”.

Moslem  : “Udah ikut aja nanti oke…”

Alex       : “Oke deh”.

Setelah mata kuliah selesai mereka pergi, saat dijalan Alex bertanya…

Alex       : “Jadi agama Islam yang kamu anut itu gimana Moslem ?”.

Moslem  : “Kami punya keyakinan bahwa Tuhan kami Esa, tunggal dan Dia bernama Allah SWT”.

Alex       : “Terus prinsip dari agama kamu itu bagaimana ?”.

Moslem : “Jadi prinsip Islam itu penuh dengan toleransi, kami menghormati agama lain namun kami juga tetap teguh pendirian akan apa yang kami anut. Pedoman kami adalah Al-Qur’an dan  As-Sunnah, dan kami menyembah Allah SWT yang kami imani”.

Alex       : “Oh begitu ya 🙂 (dengan kesenangan yang telah ia dengarkan)”.

            Saat mereka bercakap-cakap terdengar suara adzan dan Moslem pun pergi ke masjid, namun saat di mesjid Alex hanya memandangi Moslem dari kejauhan. Tampak wajah Alex yang semakin penasaran. Setalah Moslem sholat…

Alex      : “Eh yang kamu sembah apa lim, kok beda dengan agama-agama lain ?”

Moslem  : “Itulah cara Islam beribadah, karena kami yakin bahwa Allah itu ada dan beda dengan makhluknya”.

Alex       : “Tapi kan kamu nggak pernah liat Tuhan kamu”.

Moslem  : “Yah begitulah yang kami yakini Lex, kami selalu merasa diawasi dan dilindungi oleh Allah SWT. Tuhan yang Maha Kuasa, Maha Melihat dan Maha Mendengar”.

Alex       : “(terdiam dan merenung)”

Moslem  :”Eh malah bengong ayo kita berangkat ?”.

Alex       : “Oh iya ayo”.

***

           Mereka pun pergi, dan ternyata Moslem mengajak Alex kerumahnya, sesampainya dirumah Moslem pun menunjukan sesuatu kepada Alex.

Moslem : “Kalau kamu masih penasaran dengan apa yang aku jelaskan tadi, inilah kitab kami yang tadi aku bilang (sambil menunjukan Al-Quran). Disinilah segala sesuatu tentang   Tuhan kami, pedoman hidup dan petunjuk bagi kami untuk mencapai hidayah kehidupan yang bermanfaat”.

Alex       : “Boleh aku melihatnya ?”

Moslem  : “Oh boleh boleh…”

Alex        : “Kok tulisannya kaya gini lim, aku nggak bisa membacanya ?”.

Moslem  : “Sini aku beri tahu (sambil mengambil Al-Quran dari tangannya Alex kemudian Moslem membacakannya)”.

 

            Alex yang begitu fokus melihat dan mendengar bacaan Al-Qurannya Moslem, terlihat tetesan air mata di wajahnya yang seakan-akan tak terbendung lagi dan ketenangan pun dirasakan dalam dirinya. Dari situlah Alex mulai berfikir bahwa apa yang selama ini ia cari atas kegelisahannya itu telah terjawabkan, dan dihari selanjutnya Alex pun memutuskan untuk mengucapkan tiga kalimat syahadat…           الحمدلله رب العلمين

Selesai

 

Pemeran       Andi Muhfi Zandi                sebagai Alex

                          Depi Ipadoh                          sebagai Mamah Alex

Fhandan Bhagaskara          sebagai Moslem

Gina Amaliah                       sebagai Gina

Hana Fitriani                        sebagai  Hana

                          Umar (kakak tingkat)           sebagai Dosen

 

 

Iklan

Kunjungan Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian (BBSDLP) Bogor

Pada hari Senin tepatnya tanggal 25 April 2016, kami selaku mahasiswa/i Jurusan Agroteknologi  Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung telah melakukan kunjungan ke Balai Penelitian Tanah (Balittanah) di Jalan Tentara Pelajar No. 12 Cimanggu Bogor 16114 – Jawa Barat, Indonesia. Tujuan dari kunjungan ini adalah guna mengetahui tugas pokok dari Balittanah yaitu melaksanakan penelitian dan pengembangan sumberdaya lahan pertanian. Cara pengamatan yang digunakan adalah dengan melakukan kunjungan langsung dan kami disambut dengan baik oleh pihak petugas Balittanah untuk menerima materi masuk ke ruangan yang ada di dalam gedung Agrocinema.

Dalam ruangan tersebut kami diberikan tayangan yang berisi tentang pertanian di Indonesia, kesuksesan petani, latar belakang kesuksesan, penghasilan dan keuntungan yang dihasilkan. Proses menyimak tayangan tersebut dilakukan selama kurang lebih 1 jam. Acara tersebut dipandu oleh Dra. Rosmimik, M.Si dan Ijang Isyapuddin A.Md yang didampingi Ir. A.Kasno, M.Si, Ibrahim Adamy, SP., M.Sc dan Ir. Dedy Erfandi. Pembukaan materi dimulai dengan pernyataan ibu Dra. Rosminik, M.Si selaku pembawa acara yakni, generasi muda kita perlu dibekali dengan informasi-informasi yang benar terkait dengan program strategis Kementan, dimana teknologi Sumber Daya Lahan banyak berkontribusi dalam menunjang keberhasilan program Upsus.

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) merupakan unit kerja lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang dibentuk berdasar SK Mentan No. 37/Permentan/OT.140/3/2013, tanggal 11 Maret 2013. Lembaga ini menggantikan Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat yang merupakan pengembangan dari sebuah Laboratorium tot Vermeerdering de Kennis van den Bodem (Laboratorium untuk perluasan pengetahuan tentang tanah) yang merupakan bagian dari Laboratoria voor Inlandschen en voor Bodemonderzoekingen (Laboratoria untuk pertanian rakyat dan penyelidikan tanah) sebagai pendukung Departement van Landbouw, yang mulai difungsikan pada bulan Agustus 1905. Pada tahun 1974, lembaga yang pada waktu itu sudah bernama Lembaga Penelitian Tanah bersama lembaga-lembaga penelitian pertanian lainnya bergabung dalam satu wadah, yaitu Badan Penelitian dan Pengembangan 1991 lembaga ini mendapat mandat baru yaitu penelitian di bidang agroklimat dan pada tahun 2001 mandat itu ditambah lagi dengan lanjutan dari suatu penelitian yaitu Pertanian melalui Keppres No. 44 dan No. 45 tahun 1974.

Selama berada di dalam lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, pada tahun pengembangan sehingga namanya menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat. Selanjutnya, pada tahun 2005, lembaga ini menjadi sebuah balai besar yang menangani penelitian dan pengembangan sumberdaya lahan pertanian.

Perkembangan nama BBSDLP tahun 1905 – sekarang:

NO Nama Organisasi Tahun
1 Laboratorium tot Vermeerdering de Kennis van den Bodem 1905-1913
2 Laboratorium voor Agrogeologie en Grondonderzoek 1914-1921
3 Laboratorium voor Agrogeologie en Grondonderzoek 1922-1929
4 Bodemkundig Instituut 1930-1942
5 Dozyoobu (Balai Penjelidikan Tanah) Bodemkundig Instituut (BI) 1943-1944
6 Bodemkundig Instituut (BI) 1945-1949
7 Balai Penjelidikan Tanah (BPT) 1950-1962
8 Lembaga Penjelidikan Tanah 1962-1963
9 Lembaga Penelitian Tanah dan Pemupukan 1963-1966
10 Lembaga Penelitian Tanah (LPT) 1967-1980
11 Pusat Penelitian Tanah 1981-1990
12 Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat 1991-2001
13 Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat 2001-2005
14 Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian (BBPSLP) 2005-kini/
recently

 Visi

“Menjadi lembaga penelitian dan pengembangan sumberdaya lahan pertanian berkelas dunia dalam menghasilkan dan mengembangkan inovasi teknologi sumberdaya lahan pertanian mendukung terwujudnya sistem pertanian industrial.”

Misi

“Menghasilkan dan mengembangkan inovasi teknologi serta rekomendasi kebijakan di bidang sumberdaya lahan pertanian mendukung terwujudnya sistem pertanian industrial.

Meningkatkan kualitas sumberdaya penelitian bidang sumberdaya lahan pertanian serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemanfaatannya

Mengembangkan jaringan kerjasama nasional dan internasional dalam rangka penguasaan iptek dan peningkatan peran Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian dalam pembangunan pertanian.”

Guna mensinergikan kegiatan penelitian dan pengembangan sumberdaya lahan pertanian, sesuai dengan SK Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian No. 157/Kpts/OT.160/J/7/2006, tanggal 10 Juli 2006, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian mempunyai tugas mengkoordinasikan kegiatan penelitian dan pengembangan yang bersifat lintas sumberdaya di bidang tanah (Balai Penelitian Tanah), agroklimat dan hidrologi (Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi), lahan rawa (Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa), serta pencemaran lingkungan pertanian (Balai Penelitian Lingkungan Pertanian).

Untuk lebih jelas Badan Penelitian Tanah yaitu badan bergerak pada penelitian tanah yang bergerak di teknologi terbagi mencakup 5 aspek :

  1. Kesuburan Tanah
  2. Observasi Tanah
  3. Biologi Tanah
  4. Fisika Tanah
  5. Kimia Tanah

Ada peribahasa yang unik ketika penyampaian materi ialah singkatan dari “PAJALE BABE SATE” . Kemudian Balittanah mempunyai 5 laboratorium, yakni :

  1. Laboratorium Kimia
  2. Laboratorium Fisika
  3. Laboratorium Biologi
  4. Laboratorium Mineralogi

     Saat berjalan-jalan untuk mengetahui isi dari laboratorium-laboratorium tersebut kami hanya mengunjungi laboratorium Kimia karena, waktunya yang tidak mengizinkan sehingga tidak lama adzan dzuhur untuk melaksanakan Sholat kemudian kami makan siang.

 

Kembali ke topik tentang materi yang disampaikan oleh Bapak Ir. Dedy Erfandi tentang Fisika Tanah. Didalam materinya beliau menjelaskan Fisika Tanah yang mencakup bulk density, tekstur, partikel, konservasi serta degradasi. Menurut bapak yang berkaca mata tersebut kita harus memiliki inovasi dan dasarnya. Akhir materi ditutup dengan adanya 3 pertanyaan.

Pertanyaan pertama saudari Firda Ayu Lestari dari kelas A yang menanyakan bagaimana langkah-langkah dalam merubah lahan tambang?

Pertanyaan kedua datang dari saudara Andi Muhfi Zandi yang sama juga kelas A bertanya soal konservasi lahan sudah dilakukan berapa lama serta bagaimana cara memperbaiki lahan yang terkena limbah?

Pertanyaan ketiga yakni pertanyaan terakhir oleh saudara Khairul Razaq dari kelas B menanyakan mengapa tanaman transgenik di Indonesia masih kurang dilakukan?

Kbt tengah

BBSDLP merupakan unit kerja Eselon II b yang secara struktural adalah salah satu unit kerja di lingkup Badan Litbang Pertanian dengan yang mempunyai tugas: Melaksanakan penelitian dan pengembangan sumberdaya lahan pertanian. Untuk menyebarkan hasil penelitian yang telah diperoleh, Balittanah menerbitkan beberapa publikasi berupa jurnal, buletin, leaflet, brosur dan lain-lain. Publikasi tersebut ada yang diterbitkan sendiri maupun diterbitkan di berbagai media massa.

Dari hasil kunjungan yang telah dilakukan tersebut, kami dapat mengenal dan mengetahui Balai Besar Litbang Sumber Daya Lahan Pertanian yang disingkat BBSDLP itu, mengetahui lokasi Balai tersebut, menambah wawasan tentang ilmu pertanian. Manfaat lain yang kami dapatkan yaitu jika ingin sukses di dunia bisnis budidaya dalam pengolahan lahan kita harus fokus, sabar dan pantang menyerah. Jika dalam bidang pasar pastinya kita harus memiliki niat yang paling utama serta mempunyai rasa ingin tahu yang sangat besar, mencoba dulu dan selalu bertanya.

Akhir dari artikel kami ini sebagai mahasiswa yang berkonsentrasi dalam bidang pertanian mendapatkan amamat dari pihak Balittanah, jika ingin sukses dan memiliki manfaat yang menguntungkan serta hasil yang maksimal selama penelitian dan ketika akan sarjana, dekatilah peneliti 🙂

Bogor, 25 April 2016

Maafkan Adikmu

1470289_383054905163060_1283545985_n
Ilustrasi untuk Wisuda S1 dan ini ketika Wisuda D3

     Bandung, 21 Mei 2016

 

Maafkan adikmu.

Jika adikmu sampai saat ini hanya menjadi sosok yang masih ingusan dan polos untuk mengenal soal gaya hidup dan percintaan.

Hanya bisa bercerita hal yang tidak penting kepadamu.

Hanya menjadi beban karena selalu meminta uang tambahan kepadamu.

Hanya menjadi pengganggu waktu istirahatmu.

 

Mafkaan adikmu.

Jika adikmu yang menganggap dirimu telah berbeda.

Yang menganggap dirimu semakin sibuk.

Yang menganggap duniamu sudah tak menjadi duniaku

Yang menganggap hidupmu hanya untuk pekerjaanmu

Yang menganggap hidupmu hanya untuk teman-temanmu ataukah kekasihmu.

Yang menganggap hari istimewamu tak menjadi urusanku lagi.

Yang menganggap masalah hatimu tak berhak ku ketahui lagi.

Yang menganggap dirimu akan selalu membawakan ice cream untukku.

Tapi adikmu suatu saat nanti akan kehilangan dirimu. Kehilangan karena esok hari nanti engkau ataukah diriku yang akan memilih hidup bersama dengan seseorang yang akan melengkapi separuh agama dan kehilangan karena waktu kita semakin terbatas kesibukan ataukah dunia kita masing-masing.

Kini kita semakin beranjak dewasa, semakin menuju tua, semakin dekat dengan kematian. Bahkan kita tak akan tahu apakah dirimu ataukah diriku yang dahulu akan dipanggil oleh-Nya. Namun, usia memberi kita jarak. Membatasai kita untuk saling berbagi walau hanya sekedar menanyakan keadaan “bagaimana kabarku atau kabarmu hari ini?”

Kakak, adikmu hanya meminta. Bagilah waktumu walau hanya sekedar “makan malam bersama” dimeja setengah bundar yang biasa kita tempati tuk bercengkrama dan tertawa. Entah kita bercerita tentang dunia kita masing-masing ataukah masa depan kita seperti apa? Bisakah kita mengulang kembali masa kecil yang telah direnggut oleh waktu dan usia?

Maafkan adikmu tak menghadiri hari bersejarahmu yang kedua, semoga dalam hari bersejarhmu yang lainnya aku harus dan pasti akan mengahdirinya.

 

 

Congratulations on second graduation

for my brother get a S1

 

Tertanda,

Adikmu

Andalan

Change the name of the building on the campus UIN SGD Bandung

Sekarang saya mau membahas acara besar yang telah dilaksanakan oleh Kampus UIN SGD. Walaupun acara tersebut sudah terlewat namun info yang tersampikan belum menyeluruh tersebar secara luas untuk khalayak umum diluar sana. Acara tersebut yakni bernama Dies Natalis UIN SGD Bandung ke-48

Dalam rangka acara Dies Natalies UIN SGD Bandung ke-48 ada banyak bermacam  kegiatan. Oke kalian pasti tidak tahu kapan acara tersebut dilaksanakan dan sampai kapan acara tersebut mencapai puncaknya. Setahu saya sebagai mahasiswi di semester II Jurusan Agroteknologi, acara Dies Nataslies ke-48 dimulai pada akhir bulan Maret, yap sekitar tanggal 28, 29, 30, 31, nah acara puncak terjadi pada tanggal 8 April 2016.

Dalam acara puncak tersebut yaitu pada tanggal 8 April 2016 ada Seminar Internasional yang mengundang tamu special yaitu bapak Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin. Disini saya akan membagi sebagian hasil dari Seminar Internasional tersebut. Menurut baligo yang pernah saya baca bahwa seminar tersebut ada tamu undangan dari seluruh Rektor Universitas terkenal yang ada di Bandung, seperti ITB, UNPAD, UPI dll.

Lanjut pada topik yang akan saya bagikan yaitu tentang perubahan nama-nama gedung di UIN SGD Bandung. Seperti yang saya jelaskan tadi perubahan nama-nama gedung diatas merupakan sebagian dari isi atau hasil seminar. Karena untuk seluruh isi dari seminar tersebut saya kurang mengetahuinya, disebabkan pada hari itu saya ada jadwal kuliah. Baik langsung saja saya sebutkan gedung-gedung mana saja yang menjadi perubahan nama sebagai tanda dari Dies Natalis ke-48 ini.

Inilah perubahan nama-nama gedung di UIN SGD Bandung

  1. Gedung Aula Multi Purpose             menjadi Gedung Anwar Musaddad
  2. Gedung Aula Lama                            menjadi Gedung Abjan Soelaeman
  3. Gedung Laboratorium Terpadu      menjadi Gedung Solahudin Sanuasi
  4. Gedung Al-Jamiah                              menjadi Gedung O. Djauharudin AR
  5. Gedung Perpustakaan                       menjadi Gedung Rachmat Djatnika

Menurut informasi yang saya dapatkan bahwa perubahan nama tersebut diambil dari nama-nama Rektor UIN Bandung yang telah wafat dan ditanda tangani oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin. Hanya itu yang bisa saya sampaikan.

Semoga bermanfaat khususnya untuk mahasiswa/i UIN SGD Bandung yang belum mengetahui atas perubahan nama gedung-gedung penting di kampus dan untuk mahasiswa/i baru untuk mengenali sebelum dan sesudah perubahan nama-nama gedung di kampus UIN SGD Bandung.

Berikut gambar dari gedung-gedung di UIN SGD Bandung yang dirubah namanya.

 

 

aula baru
Gedung Anwar Musaddad

 

 

 

aula lama
Gedung Abjan Soelaeman

 

 

 

lab
Gedung Solahudin Sanusi

 

 

 

aljamiah
Gedung O. Djauharudin AR

 

 

 

perpus
Gedung Rachmat Djatnika

 

Dokumentasi Pribadi

Copyright 2016

Senang Sekali

Assalamu’alaikum Warrahmmatullahi  Wabarrakatuh.

Hello! just call me Noe 😉 I am a prospective minister of international agriculture and journalist is my hobby. Let’s share my experience by reading my blog. Maybe useful 🙂

Wassalamu’alaikum Warrahmmatullahi  Wabarrakatuh.

IMG20160301112017
First post

He has comeback

Assalamu’alaikum wr wb sebagai umat Islam tentunya kita wajib menjawab salam tersebut yaaak 🙂

Okeee langsung aja ya ini dia entah apa ini :’) puisikah? sajakah? atau curhatankah? yang jelas aku bikin ini ada sesuatu hal yang sangaaaaat istimewa baginya…

Oiyaaa aku bikin ini saat ngerjain tugas Ilmu Hadis yang suruh bikin Resume Buku Manhaj Haraki Jilid 1, so well ditemani juga sama Intan “^^)6

Aku kasih judul ini yaitu “HE HAS COMEBACK”


Untitled2

 

*hey semoga kamu membacanya!

Nafal